Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Rain


__ADS_3

beberapa hari kemudian


hari berganti hari malam berganti pagi pagi berganti malam


keadaan sudah lebih baik


di mansion keluarga Andrea


para keluarga Andrea sedang berkumpul di mansion mereka bermain bersama anak anak


Hector bersama Deborah di sofa bermain dengan anak mereka Haidar


sementara Edward dia menimang anaknya bersama Alyssa


Morgan menggendong anaknya Mario yang semakin aktif


Alyssa dan Deborah melirik


"ayo Debbie ".ucap Alyssa bangkit dari sofa


begitu pula Deborah


"kalian mau kemana ?".tanya Edward


"kita akan keluar sebentar aku titip Abraham ya ".ucap Alyssa


"loh terus anak ini gimana ?".tanya Hector


"waktu itu kan udh aku ajarin urus aja liat di YouTube juga gampang ".ucap Deborah


"ayolah kita hanya sebentar saja ".ucap Alyssa


Alyssa dan Deborah pergi


Morgan tahu Hector dan Edward akan kerepotan ia menjauh membawa Mario keluar agar tidak mau repot membatu adik adiknya


"kau akan kemana kakak ?".tanya Hector


"aku akan keluar sebentar membawa Mario naik mobil ".ucap Morgan pergi membawa Mario


dirumah itu hanya ada Edward dan Hector Monica di butik sementara para gadis kecil di sekolah Rita sedang Arisan


Haidar menangis


"cup cup sayang susu ya ".ucap Hector dia memberi 1 botol asi perah milik Deborah


Haidar menyusu


sekarang bayi Abraham yang nangis


"aduh cup cup sayang mau apa ?".ucap Edward


"cilukba ".ucap Edward melakukan cilukba


Abraham tertawa


tiba saatnya mengganti popok dan memandikan Edward dan Hector kerepotan sangat mengurus bayi mereka dengan hati hati dan perlahan untungya ada YouTube mereka ikuti cara YouTube


pada saat membuka Pampers


Currrrr


anak anak mereka mengencingi mereka


mereka meringis


dari luar Deborah dan Alyssa tertawa melihat itu mereka sengaja mengerjai suami mereka


•••


di tempat Rita Arisan Rita Arisan di hotel


Rita habis dari toilet tak sengaja menabrak seseorang


"kau !".pekik Rita


"hai Rita ".ucap Atmajaya tersenyum


"kau disini untuk apa ?".tanya Rita


" aku disini bisnis kenapa memangnya ".ucap Atmajaya


"tidak ada tidak apa bagaimana anak anakmu ? ".ucap rita


"yeah mereka baik kebetulan ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu ".ucap Rita


"ada apa ?".tanya Atmajaya


Rita tersenyum


•••


Morgan bersama Mario ke sekolah anak anak untuk menjemput indah dan esme


"tuan Morgan ".ucap guru esme


"ya ada apa ?".ucap Morgan


"boleh kami bicara sebentar ".ucap guru esme


mereka berbincang


guru esme memberitahukan perihal pengembangan esme di sekolah yang menurun tiba tiba dalam pelajaran ia bagus tapi akhir akhir ini ia tak bersemangat dan tidak bisa mengontrol emosinya


guru esme mengatakan esme hari ini membuat masalah dia bertengkar dengan teman perempuannya dan menjambak rambut perempuan itu


Morgan terkejut ada apa dengan esme


esme dan indah datang Morgan menyambutnya dan menjemput mereka


"tadi disekolah kalian belajar apa ?".tanya Morgan menyetir


esme hanya diam


Morgan bingung bagaimana menangani sikap anaknya


"esme apa ada masalah ?".tanya Morgan


"enggak ada pah ".ketus esme


Morgan punya rencana


"papa mau ke Tante dokter kalian mau ikut ".ucap Morgan


esme tersenyum


begitupula Morgan


mereka bertemu Miranda di taman


Miranda dan Morgan berbincang


"saya butuh batuan anda ".ucap Morgan


"apa tuan ?".tanya Miranda


"saya butuh seorang sikolog anak untuk esme apa anda punya kenalan ".ucap Morgan


Miranda mengerti


"aku punya banyak kenalan sikolog anak aku akan membantumu ".ucap Miranda

__ADS_1


dia dan Morgan tersenyum bersamaan


"yes rencanaku berhasil aku tinggal tunggu rencana dengan oma ".batin esme dia bermain bersama indah


••••


Monica sedang bersama teman teman tausiyahnya di mesjid setelah dari butik ia kesana mendengarkan tausiyah dari ustazah itulah acaranya


selesai ceramah Monica berniat untuk turun dari mesjid ia tak sengaja berpas pasan dengan Imran


"mas Imran ".ucap Monica


"hai Monica ".ucap Imran tersenyum


"dimana Hussein ?".tanya Monica


"disini Tante ".ucap Hussein


anak anak kecil menghampiri Imran dan Hussein


"om om kesini lagi om mau kasih hadiah lagi ya ".antusias salah satu anak kecil disitu


"aku dan papip kesini untuk bermain bersama kalian ".ucap Hussein


"mas Imran mau apa kesini ?".tanya Monica


"Tante enggak tahu om ganteng ini suka kesini lihatin Tante dan menyumbangkan uang untuk kami ".ucap salah satu anak disana


Monica terkejut begitu pula Imran apa benar Imran melihatnya tadi atau sering itulah batin Monica


Imran menelan salivanya


memang benar ia sering melihat Monica dari jauh ikut mendengarkan tausiyah setiap kali melihat Monica dia merasa tenang


Monica tersenyum dan mengelus kepala kepala anak anak itu


begitupula Imran


"rupanya dia sangat baik menjadi donatur untuk mesjid ini dan penyumbang untuk anak anak ini dia juga mendidik Hussein dengan baik dan benar ".batin Monica


Imran tersenyum padanya dan anak anaj


ini adalah rencana Hussein mendekati Monica dan Imran dia tersenyum smirk


"aku akan pastikan aku punya mamim dan punya adik perempuan ".ucap batin Hussein


•••


Hassan sedang menemani ayla


dia senang penyakit miom Ayla sembuh kalau Ayla melakukan prosedur operasi


"kau dengar itu Ayla kau bisa sembuh kalau kau ikut operasi ".ucap Hassan


Ayla tersenyum


ia dan Hassan berpelukkan


"aku yakin kita pasti bisa punya anak ".ucap Ayla


Hassan memeluknya lagi


Ayla melepaskan pelukkan dan menatap netra suaminya


"kita harus beritahu papa dan mama dulu serta papip ".ucapnya


"aku yakin dia akan mendukung kita ".ucap Hassan


dia dan Ayla tersenyum bahagia


•••


haya Lee berjalan membawa belanjaan buah buahan dia kerepotan dia berusaha memberhentikan taksi


"Kau !".pekik haya


Tristan tersenyum


"tidak usah pak ".tolak haya


"tak apa kau membantuku hari itu aku melihatmu dan membantumu ".ucap Tristan


haya setuju ia juga mengejar waktu sebenarnya


dia naik mobil Tristan


"dimana Ferhat ?".tanya Tristan


"dia..dia...sibuk ".ucap haya


Tristan tersenyum ia tahu haya berbohong


Ferhat ternyata bersama Luci


"ayolah Luci terimalah cintaku ".ucap Ferhat memegang kedua tangan Luci


"apa kau gila kita baru kenal beberapa kali aku akui terima kasih sudah menolongku tapi mohon maaf aku bahkan tidak menaruh perasaan padamu usia kita juga berbeda aku bahkan lebih tua 2 tahun darimu ".ucap Luci


TARRRRRRRRR


hancur hati Ferhat mendengar itu


"baiklah kalau kau tidak bisa menerima cintaku biar aku saja yang pendam ini sendiri ".ucap Ferhat


Ferhat mundur dan prgi hujan datang dia rela air hujan membasahi tubuhnya rasanya tidaklah sakit seperti hatinya yang patah hati banyak mobil memberikan klason padanya ia seakan tuli dia menyebrang begitu saja dan lambat


Luci menariknya


"apa kau ingin mati hah ! ".umpat Luci


Ferhat hanya diam padanya dia menepis tangan Luci


"terima kasih menolongku ".ucap Ferhat tersenyum


dia melewatinya dan ke mobilnya menaiki mobil


suasana hujan tiba tiba di tempat mobil yang dikendarai Tristan


"waw hujan ".ucap haya


"u like rain ?".tanya Tristan


"yeah kenapa apa kau kepo ".ucap haya


Tristan memanyunkan bibirnya


"boleh aku pegang ini ?".tanya haya memegang tombol radio


"ok ".ucap Tristan


lagu Westlife diputar berjudul Queen Of my Heart


haya senang lagunya diputar dia bernyanyi


Tristan menahan tawanya mendengar haya menyanyi begitu pales


dia memegang kemudi


sementara di mansion Stefan Sofia ke kamarnya ia memegang kaus kaki bayi khusus ia beli untuk anaknya nanti dia menciumnya


dia berdiri dari balkon melihat hujan dan meneteskan air mata

__ADS_1


ceklek


Stefan datang membawa Alina


"mas ".lirih Sofia


dia menghapus air matanya


dia melihat Alina


Stefan berjalan kearahnya membawa Alina


Sofia senang ada Alina dia mengambil Alina dari Stefan


"aku pinjam dia dari Archie dan dia memperbolehkannya ".ucap Stefan mengelus kepala Alina


"lihatlah diluar hujan ".ucap Stefan


dia tahu Sofia tadi sedang bersedih


"mas aku...


Stefan mengelus kepalanya


"tidak usah bicarakan aku ikhlas anak itu pergi apapun yang terjadi kita akan selalu bersama selamanya mau seberapa lama pun kita menunggu dan sabar aku akan tetap bersama kamu kamu adalah istri yang segalanya untuk aku dan aku mencintai kamu lebih dari apapun ".ucap Stefan


mereka berpelukkan dan melihat hujan di balkon


•••


Edward dan Hector sangat lelah mengurus anak anak mereka hingga tertidur


"aduhh lelahnya ".keluh Edward


"syutt mereka baru tidur jangan berisik ".ucap Hector menutup mulutnya dengan 1 jari


Deborah dan Alyssa datang tersenyum pada mereka dan memeluknya


"dari mana kalian lama sekali ?".tanya Hector


"kenapa it's okay right ".ucap Deborah


Deborah dan Alyssa melihat anak anak mereka tertidur


"well itu sudah bagus ".ucap Alyssa


mereka semua melihat baby Haidar dan Abraham yang tertidur pulas dan menggemaskan


•••


Miranda bermain dengan esme dan indah dia sekalian mengetes sifat esme sebentar


"well dia punya sifat keras kepala dan tidak sabaran rupanya ".ucap Miranda


Morgan terkekeh


"dia mirip denganku ".ucap Morgan tersenyum


"boleh aku gendong dia ".ucap Miranda


Morgan memberikan Mario pada Miranda


Mario sangat anteng dan tenang dia lansung tidur dalam dekapan Miranda


"he is sleep ?".ucap Morgan


suasana mendung dan gerimis


"ayoo ke mobil pah ".ucap esme


Morgan melepas jasnya dan memberikannya Pada Miranda Morgan melindungi Miranda yang membawa Mario mereka masuk ke dalam mobil


"kita kerumah om bawa Tante dokter ".ucap indah


Morgan berfikir


"tidak apa kalian kerumah kalian dulu aku bisa pesan taksi online disana kasihan anak anak ".ucap Miranda


Mario masih tertidur di dekapan Miranda


jalanan macet Morgan dan Miranda terjebak


esme dan indah tertidur di belakang


"maaf membuatmu menunggu ".ucap Morgan


"tidak apa jalanannya kan memang macet ".ucap Miranda dengan senyum


radio berganti musik


lagu Sherina cinta pertama dan terakhir


menambah kecanggungan diantara mereka


"apa kau suka lagu ini ?".tanya Morgan


Miranda tersenyum


"ini lagu kesukaanku ".ucapnya


•••


Monica bersama anak anak pengajian dan Hussein serta Imran di mesjid mereka menampung air hujan dengan kedua tangan mereka


"Tante suka main hujan ?".tanya anak anak pengajian


Monica menoleh tersenyum


"yeah Tante suka dulu ".ucap Monica


mereka menampungi air hujan


air tampungan Monica penuh


"sudah penuh aku buang saja ".ucap Monica


Byurr dia membuangnya ke samping tapi air itu mengenai tepat wajah Imran disampingnya


"aduh gawat aku ".batin Monica


"upss sorry ".lirih Monica


Imran menatapnya dia tertawa begitu pula anak anak lain


Monica menghembuskan nafasnya pelan


"selamat ".batinnya


Imran tersenyum padanya


•••


"jadi bagaimana kau setuju rencanaku Jay ?".tanya Rita


Atmajaya menyilangkan tangan dan bersandar di kursinya


"well aku akan coba jika itu cocok kita lanjutkan ?".ucap atmajaya


Rita tersenyum


salah satu teman arisan Rita melihat Rita dengan atmajaya

__ADS_1


"itukan jeng Rita kok sama pria apa dia mau nikah lagi ?".gumam teman arisan nya


__ADS_2