
beberapa hari kemudian
hari berganti hari malam berganti pagi pagi berganti malam
keadaan sudah lebih baik
di mansion keluarga Andrea
para keluarga Andrea sedang berkumpul di mansion mereka bermain bersama anak anak
Hector bersama Deborah di sofa bermain dengan anak mereka Haidar
sementara Edward dia menimang anaknya bersama Alyssa
Morgan menggendong anaknya Mario yang semakin aktif
Alyssa dan Deborah melirik
"ayo Debbie ".ucap Alyssa bangkit dari sofa
begitu pula Deborah
"kalian mau kemana ?".tanya Edward
"kita akan keluar sebentar aku titip Abraham ya ".ucap Alyssa
"loh terus anak ini gimana ?".tanya Hector
"waktu itu kan udh aku ajarin urus aja liat di YouTube juga gampang ".ucap Deborah
"ayolah kita hanya sebentar saja ".ucap Alyssa
Alyssa dan Deborah pergi
Morgan tahu Hector dan Edward akan kerepotan ia menjauh membawa Mario keluar agar tidak mau repot membatu adik adiknya
"kau akan kemana kakak ?".tanya Hector
"aku akan keluar sebentar membawa Mario naik mobil ".ucap Morgan pergi membawa Mario
dirumah itu hanya ada Edward dan Hector Monica di butik sementara para gadis kecil di sekolah Rita sedang Arisan
Haidar menangis
"cup cup sayang susu ya ".ucap Hector dia memberi 1 botol asi perah milik Deborah
Haidar menyusu
sekarang bayi Abraham yang nangis
"aduh cup cup sayang mau apa ?".ucap Edward
"cilukba ".ucap Edward melakukan cilukba
Abraham tertawa
tiba saatnya mengganti popok dan memandikan Edward dan Hector kerepotan sangat mengurus bayi mereka dengan hati hati dan perlahan untungya ada YouTube mereka ikuti cara YouTube
pada saat membuka Pampers
Currrrr
anak anak mereka mengencingi mereka
mereka meringis
dari luar Deborah dan Alyssa tertawa melihat itu mereka sengaja mengerjai suami mereka
•••
di tempat Rita Arisan Rita Arisan di hotel
Rita habis dari toilet tak sengaja menabrak seseorang
"kau !".pekik Rita
"hai Rita ".ucap Atmajaya tersenyum
"kau disini untuk apa ?".tanya Rita
" aku disini bisnis kenapa memangnya ".ucap Atmajaya
"tidak ada tidak apa bagaimana anak anakmu ? ".ucap rita
"yeah mereka baik kebetulan ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu ".ucap Rita
"ada apa ?".tanya Atmajaya
Rita tersenyum
•••
Morgan bersama Mario ke sekolah anak anak untuk menjemput indah dan esme
"tuan Morgan ".ucap guru esme
"ya ada apa ?".ucap Morgan
"boleh kami bicara sebentar ".ucap guru esme
mereka berbincang
guru esme memberitahukan perihal pengembangan esme di sekolah yang menurun tiba tiba dalam pelajaran ia bagus tapi akhir akhir ini ia tak bersemangat dan tidak bisa mengontrol emosinya
guru esme mengatakan esme hari ini membuat masalah dia bertengkar dengan teman perempuannya dan menjambak rambut perempuan itu
Morgan terkejut ada apa dengan esme
esme dan indah datang Morgan menyambutnya dan menjemput mereka
"tadi disekolah kalian belajar apa ?".tanya Morgan menyetir
esme hanya diam
Morgan bingung bagaimana menangani sikap anaknya
"esme apa ada masalah ?".tanya Morgan
"enggak ada pah ".ketus esme
Morgan punya rencana
"papa mau ke Tante dokter kalian mau ikut ".ucap Morgan
esme tersenyum
begitupula Morgan
mereka bertemu Miranda di taman
Miranda dan Morgan berbincang
"saya butuh batuan anda ".ucap Morgan
"apa tuan ?".tanya Miranda
"saya butuh seorang sikolog anak untuk esme apa anda punya kenalan ".ucap Morgan
Miranda mengerti
"aku punya banyak kenalan sikolog anak aku akan membantumu ".ucap Miranda
__ADS_1
dia dan Morgan tersenyum bersamaan
"yes rencanaku berhasil aku tinggal tunggu rencana dengan oma ".batin esme dia bermain bersama indah
••••
Monica sedang bersama teman teman tausiyahnya di mesjid setelah dari butik ia kesana mendengarkan tausiyah dari ustazah itulah acaranya
selesai ceramah Monica berniat untuk turun dari mesjid ia tak sengaja berpas pasan dengan Imran
"mas Imran ".ucap Monica
"hai Monica ".ucap Imran tersenyum
"dimana Hussein ?".tanya Monica
"disini Tante ".ucap Hussein
anak anak kecil menghampiri Imran dan Hussein
"om om kesini lagi om mau kasih hadiah lagi ya ".antusias salah satu anak kecil disitu
"aku dan papip kesini untuk bermain bersama kalian ".ucap Hussein
"mas Imran mau apa kesini ?".tanya Monica
"Tante enggak tahu om ganteng ini suka kesini lihatin Tante dan menyumbangkan uang untuk kami ".ucap salah satu anak disana
Monica terkejut begitu pula Imran apa benar Imran melihatnya tadi atau sering itulah batin Monica
Imran menelan salivanya
memang benar ia sering melihat Monica dari jauh ikut mendengarkan tausiyah setiap kali melihat Monica dia merasa tenang
Monica tersenyum dan mengelus kepala kepala anak anak itu
begitupula Imran
"rupanya dia sangat baik menjadi donatur untuk mesjid ini dan penyumbang untuk anak anak ini dia juga mendidik Hussein dengan baik dan benar ".batin Monica
Imran tersenyum padanya dan anak anaj
ini adalah rencana Hussein mendekati Monica dan Imran dia tersenyum smirk
"aku akan pastikan aku punya mamim dan punya adik perempuan ".ucap batin Hussein
•••
Hassan sedang menemani ayla
dia senang penyakit miom Ayla sembuh kalau Ayla melakukan prosedur operasi
"kau dengar itu Ayla kau bisa sembuh kalau kau ikut operasi ".ucap Hassan
Ayla tersenyum
ia dan Hassan berpelukkan
"aku yakin kita pasti bisa punya anak ".ucap Ayla
Hassan memeluknya lagi
Ayla melepaskan pelukkan dan menatap netra suaminya
"kita harus beritahu papa dan mama dulu serta papip ".ucapnya
"aku yakin dia akan mendukung kita ".ucap Hassan
dia dan Ayla tersenyum bahagia
•••
haya Lee berjalan membawa belanjaan buah buahan dia kerepotan dia berusaha memberhentikan taksi
"Kau !".pekik haya
Tristan tersenyum
"tidak usah pak ".tolak haya
"tak apa kau membantuku hari itu aku melihatmu dan membantumu ".ucap Tristan
haya setuju ia juga mengejar waktu sebenarnya
dia naik mobil Tristan
"dimana Ferhat ?".tanya Tristan
"dia..dia...sibuk ".ucap haya
Tristan tersenyum ia tahu haya berbohong
Ferhat ternyata bersama Luci
"ayolah Luci terimalah cintaku ".ucap Ferhat memegang kedua tangan Luci
"apa kau gila kita baru kenal beberapa kali aku akui terima kasih sudah menolongku tapi mohon maaf aku bahkan tidak menaruh perasaan padamu usia kita juga berbeda aku bahkan lebih tua 2 tahun darimu ".ucap Luci
TARRRRRRRRR
hancur hati Ferhat mendengar itu
"baiklah kalau kau tidak bisa menerima cintaku biar aku saja yang pendam ini sendiri ".ucap Ferhat
Ferhat mundur dan prgi hujan datang dia rela air hujan membasahi tubuhnya rasanya tidaklah sakit seperti hatinya yang patah hati banyak mobil memberikan klason padanya ia seakan tuli dia menyebrang begitu saja dan lambat
Luci menariknya
"apa kau ingin mati hah ! ".umpat Luci
Ferhat hanya diam padanya dia menepis tangan Luci
"terima kasih menolongku ".ucap Ferhat tersenyum
dia melewatinya dan ke mobilnya menaiki mobil
suasana hujan tiba tiba di tempat mobil yang dikendarai Tristan
"waw hujan ".ucap haya
"u like rain ?".tanya Tristan
"yeah kenapa apa kau kepo ".ucap haya
Tristan memanyunkan bibirnya
"boleh aku pegang ini ?".tanya haya memegang tombol radio
"ok ".ucap Tristan
lagu Westlife diputar berjudul Queen Of my Heart
haya senang lagunya diputar dia bernyanyi
Tristan menahan tawanya mendengar haya menyanyi begitu pales
dia memegang kemudi
sementara di mansion Stefan Sofia ke kamarnya ia memegang kaus kaki bayi khusus ia beli untuk anaknya nanti dia menciumnya
dia berdiri dari balkon melihat hujan dan meneteskan air mata
__ADS_1
ceklek
Stefan datang membawa Alina
"mas ".lirih Sofia
dia menghapus air matanya
dia melihat Alina
Stefan berjalan kearahnya membawa Alina
Sofia senang ada Alina dia mengambil Alina dari Stefan
"aku pinjam dia dari Archie dan dia memperbolehkannya ".ucap Stefan mengelus kepala Alina
"lihatlah diluar hujan ".ucap Stefan
dia tahu Sofia tadi sedang bersedih
"mas aku...
Stefan mengelus kepalanya
"tidak usah bicarakan aku ikhlas anak itu pergi apapun yang terjadi kita akan selalu bersama selamanya mau seberapa lama pun kita menunggu dan sabar aku akan tetap bersama kamu kamu adalah istri yang segalanya untuk aku dan aku mencintai kamu lebih dari apapun ".ucap Stefan
mereka berpelukkan dan melihat hujan di balkon
•••
Edward dan Hector sangat lelah mengurus anak anak mereka hingga tertidur
"aduhh lelahnya ".keluh Edward
"syutt mereka baru tidur jangan berisik ".ucap Hector menutup mulutnya dengan 1 jari
Deborah dan Alyssa datang tersenyum pada mereka dan memeluknya
"dari mana kalian lama sekali ?".tanya Hector
"kenapa it's okay right ".ucap Deborah
Deborah dan Alyssa melihat anak anak mereka tertidur
"well itu sudah bagus ".ucap Alyssa
mereka semua melihat baby Haidar dan Abraham yang tertidur pulas dan menggemaskan
•••
Miranda bermain dengan esme dan indah dia sekalian mengetes sifat esme sebentar
"well dia punya sifat keras kepala dan tidak sabaran rupanya ".ucap Miranda
Morgan terkekeh
"dia mirip denganku ".ucap Morgan tersenyum
"boleh aku gendong dia ".ucap Miranda
Morgan memberikan Mario pada Miranda
Mario sangat anteng dan tenang dia lansung tidur dalam dekapan Miranda
"he is sleep ?".ucap Morgan
suasana mendung dan gerimis
"ayoo ke mobil pah ".ucap esme
Morgan melepas jasnya dan memberikannya Pada Miranda Morgan melindungi Miranda yang membawa Mario mereka masuk ke dalam mobil
"kita kerumah om bawa Tante dokter ".ucap indah
Morgan berfikir
"tidak apa kalian kerumah kalian dulu aku bisa pesan taksi online disana kasihan anak anak ".ucap Miranda
Mario masih tertidur di dekapan Miranda
jalanan macet Morgan dan Miranda terjebak
esme dan indah tertidur di belakang
"maaf membuatmu menunggu ".ucap Morgan
"tidak apa jalanannya kan memang macet ".ucap Miranda dengan senyum
radio berganti musik
lagu Sherina cinta pertama dan terakhir
menambah kecanggungan diantara mereka
"apa kau suka lagu ini ?".tanya Morgan
Miranda tersenyum
"ini lagu kesukaanku ".ucapnya
•••
Monica bersama anak anak pengajian dan Hussein serta Imran di mesjid mereka menampung air hujan dengan kedua tangan mereka
"Tante suka main hujan ?".tanya anak anak pengajian
Monica menoleh tersenyum
"yeah Tante suka dulu ".ucap Monica
mereka menampungi air hujan
air tampungan Monica penuh
"sudah penuh aku buang saja ".ucap Monica
Byurr dia membuangnya ke samping tapi air itu mengenai tepat wajah Imran disampingnya
"aduh gawat aku ".batin Monica
"upss sorry ".lirih Monica
Imran menatapnya dia tertawa begitu pula anak anak lain
Monica menghembuskan nafasnya pelan
"selamat ".batinnya
Imran tersenyum padanya
•••
"jadi bagaimana kau setuju rencanaku Jay ?".tanya Rita
Atmajaya menyilangkan tangan dan bersandar di kursinya
"well aku akan coba jika itu cocok kita lanjutkan ?".ucap atmajaya
Rita tersenyum
salah satu teman arisan Rita melihat Rita dengan atmajaya
__ADS_1
"itukan jeng Rita kok sama pria apa dia mau nikah lagi ?".gumam teman arisan nya