Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
pertolongan ipar


__ADS_3

keesokan harinya di bandara malaisya adam dan gabriel tengah berjalan ke pesawat yang mereka pesan


"kau sudah mendapatkan cctv 20 tahun lalu".ucap adam


"sudah bang aku tinggal perjelas saja lantas buku harianya?".ucap gabriel


"ada bersamaku kita hanya perlu mencari kunci untuk membuka gemboknya buku ini di gembok ?".ucap adam


tak lama mereka masuk dalam pesawat yang mereka pesan dan menaruh barang barang diatas mereka dan duduk bersebelahan


"bang ada informasi dari anak buah kita dirumah ."ucap gabriel


"apa katakan cepat !".ucap adam


"bang ada salah satu anak buah kita yang berhasil kabur ternyata dia anak buah murat."ucap gabriel


"positive thinking saja munkin murat hanya ingin tahu kabar adiknya lalu?".ucap adam


"kau tidak terkejut bang ?".ucap gabriel


"tak aku tidak terkejut kalau kita punya adik perempuan kita juga akan menyuruh anak buah kita untuk mematainya ".ucap adam


"baiklah aku ngerti.satu lagi kakak dominico sekarang sedang bersama wanita lain bersama isabella ." ucap gabriel


"apa ! ternyata kalau kita pergi dia mencari kesampatan dalam kesempitan agar tidak menggangu jiwa cassanova nya itu. lantas bagaimana isabella ?".tanya adam


"bang soal isabella dia lagi disiksa kakak dominico bang ".ucap gabriel dengan gugup


"apaan tadi kamu bilang apa hah ?".ucap adam dengan terkejut


"dia disiksa bang budeg deh."ucap gabriel


adam kemudian segera menampar pelan pipi gabriel


"AWWW".ucap gabriel

__ADS_1


"ada nyamuk tadi ".ucap adam


"ayoo bang kita tolongin isabella kasihan dia kayaknya sakit".ucap gabriel


"ya sudah habis ini kita lansung ke rumah aku tidak betah melihat perempuan kesakitan seperti itu".ucap adam


"apa kakak dominico lupa ya apa yang diajarkan ibu linda dan kakak layla dulu dulu ibu linda ibu kita juga kita juga dia mengajarkan pada kita untuk tetap menghargai dan menghormati perempuan sebab perempuan itu yang memberi kehidupan entah kenapa ibu linda seperti menahan tangisan bila mengajarkan kita dulu" .ucap gabriel pada adam


"mungkin dia memang lupa dia sudah mengubur dalam dalam masa lalunya dia dulu ceria tapi sekarang pemarah ".ucap adam sambil menatap jendela


pesawat yang dinaiki oleh adam dan gabriel terbang menuju indonesia


sementara itu isabella dengan wajah yang lesu dan pucat merintih kedinginan di kolam sedangkan dominico tengah tidur di samping tubuh mathilda mathilda membangunkan dominico dan dominico segera terbangun oleh suara rintihan yang ia rasa dengar di telinganya


"suara apa itu sayang ".ucap dominic


"bukan suara apa apa sayang sudahlah lupakan ".ucap mathilda


"semalam kau kenapa ke ruanganya ?".tanya dominico


"lain kali kalau kau mau bertemu dia katakan padaku !".ucap dominico


mendengar itu mathilda memutar malas matanya itu


"aku akan pulang tapi sebelum itu aku butuh uang ".ucap mathilda


"dan aku tahu kau butuh apa".ucap dominic yang segera menarik pinggang mathilda dan mencium bibir dan leher mathilda mereka kemudian segera melakukan hubungan terlarang mereka lagi hingga siang hari yang hujan tiada hentinya


setelah selesai dominico menulis cek pada mathilda dan mathilda pun pergi meninggalkan ruangan dan mansion milik dominico baru saja mathilda pergi adam dan gabriel mendobrak pintu menyuruh anak buah dominico menaruh tas mereka di kamar mereka segera ke kolam melihat isabella yang sudah pucat dan lemas mereka membuka rantai di tangan isabella dan melihat luka puntung rokok di telapak tangan isabella mereka menarik dan membopong isabella ke kamarnya


"astaga apa yang kakak perbuat padanya ".ucap gabriel


"kasihan dia".ucap adam


adam menyuruh pelayan wanita disana untuk mengganti baju yang dikenakkan isabella dan mengompres kepalanya mereka berdua turun ke ruangan bawah menyuruh anak buahnya membersihkan ruangan yang basah dan memasakan makanan untuk isabella dan mereka memanggil dokter

__ADS_1


dominico yang sedang menghirup nikotin teringat sesuatu ia bangun karena apa dan sekarang hujan


dia benar benar lupa dengan isabella


"**** astaga aku lupa".ucap dominico


ia segera memakai pakaian rumahnya dan menuruni tangga dan dicegat oleh si kembar beda identik adam dan gabriel


"kau mau kemana ?".ucap adam


"mau nyiksa lagi iya ?".ucap gabriel


"minggir aku tidak ada urusan dengan kalian berdua".ucap dominico


dominico segera berjalan ke kolam


"dia tidak disitu dia di ruanganya ".ucap adam


mereka bertiga segera ke ruangan isabella dan melihat isabella lemas pucat dan lesuh


"bagaimana dok ".ucap dominico


"dia sangat lemah dia butuh istirahat ".ucap dokter dan pergi meninggalkan mereka berempat dan meresepkan obat


"bagaimana kakak kau bersalah atau kau senang ?".ucap adam


"diamlah kau ".ucap dominico


adam dan gabriel meninggalkan isabella berdua dengan dominico namun dengan pengawasan dari luar ruangan isabella


dominico yang sebenarnya merasa bersalah merasa tidak enak pada isabella saat melihat wajah isabella dia duduk disamping isabella dan menyelimutinya kemudian mengelus keningnya


dia benar benar merasa bersalah karena emosi dan lupa bahwa ia menghukum isabella berlebihan dia memeriksa suhu tubuh isabella yang bertuliskan 40 drajat dia panik karena adam dan gabriel menebus obat cukup lama


isabella mengiggau dingin di tubuhnya dan dia ingin minum air putih biasa dominico segera memberikan air putih perlahan lewat sedotan isabella tertidur lagi

__ADS_1


isabella memeluk dada dominico dia mengira itu guling dia tertidur nyenyak disana


__ADS_2