Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
Pertemuan kakak dan adik


__ADS_3

malam hari di Dubai , Emirates Arab


terdapat seorang pria di mansion mewah sedang mengingat masa lalu yang kelam tentang pembunuhan orang tuanya ya itulah dia pria itu adalah murat abdullah


("ayah ibu apa kalian tenang disana." ) bathin laki laki tersebut


tak lama anak buahnya datang


"boss semua sudah di bisa dicoba".ucap anak buah murat


tak lama murat segera pergi ke tanah lapang dan melihat para pria yang ternyata adalah orang suruhan dominic


"jadi mereka orangnya".ucap murat sambil memakai sarung tangan plastik elastis dan mengambil pisau bedah


"ampun tuan ." ucap pria botak yang diikat tangan dan kakinya


"kami hanya disuruh oleh tuan dominic alessio"


ucap pria muda yang tangan dan kakinya diikat juga


"katakan apa maumu!".ucap anak buah murat


"kami hanya ingin menyampaikan bahwa tuan dominic mengirim file ini tuan ".ucao pria botak


tak lama anak buah dom segera memutar file tersebut yang ternyata berisi video pemerkosaan isabella


..."kenapa kau terkejut murat ?"...


...aku sangat yakin akan hal tersebut...


...adikmu ternyata cantik juga ya ?...


...aku sudah buat dia menderita...


...dan ini baru awal akan kubuat dia menderita...


...seperti kau membuat kakakku layla dulu...


...bye "...


.Ucap Dominic di video sambil melambaikan tangan dan tersenyum


"bajingan!", "brengsek".ucap murat sambil memberikan bogem mentah pada anak buah dominic dia kemudian mencungkil mata para anak buah dominic lalu merobek mulut para anak buah dominic dan menembak kepalanya hingga tubuhnya penuh darah


"bersihkan sampai tak ada yang tersisa sedikit pun !"


"aku akan ke Amerika sekarang !"


.ucap Murat ke anak buahnya dengan sangat marah


murat segera membersihkan diri dan membawa seluruh pakaianya untuk ke Amerika dia segera langsung ke mobil dan menuju ke jet pribadinya untuk pulang ke negara ibunya tersebut

__ADS_1


sebelumnya di Amerika murat lansung bergegas memaanggil anak buahnya untuk mencari tahu alamat milik bunda ratna lewat mata matanya di Amerika


"adikku isabella maafkan kakakmu yang tidak pernah bisa menjagamu ini semua salahku ?"


"aku janji akan membalaskan dendamu !"


ucap bathin murat


pagi hari yang dipenuhi dari hujan isabella yang hanya bisa terdiam tidak ada keceriaan di wajah kecilnya itu dengan terpaksa ia harus bangun dalam keaadan yang sangat tidaklah beruntung


dia turun dari kamarnya dan hanya ada suara garpu dan sendok bunda ratna hanya diam saja melihat isabella karena bingung akan sikap isabella


"kak bela kenapa?".Melati


"iya nih bunda juga kenapa sih ?"


"kok diem aja?" .ucap mawar


"enggak kok kakak gk apa apa".ucap isabella


suara ketukan di pintu terdengar jelas akan kehadiran seseorang tak lama pun bunda ratna membuka pintunya dan terkejut melihat Murat


"halo bibi?".ucap murat sambil mencium tangan ratna


"astaga murat itu kamu nak kamu sudah tua sekarang".ucap ratna sambil diiringi air mata


mereka bertemu dengan saling haru


"murat kita harus bicara dengan isabella mengenai dirimu nak .ucap ratna


"bibi ada yang ingin aku bicarakan dengan bibi mengenai isabella!" .ucap murat dengan serius pada ratna


belum sempat murat bercerita isabella sudah datang diantara mereka


"bunda aku berangkat ya?".ucap isabella


melihat isabella murat menangis adik yang selau ia gendong saat bayi ternyata tumbuh menjadi wanita cantik persis ibu mereka


isabella yang melihat murat seperti pernah mengenal di suatu tempat


"maaf Uncle siapa dan kenapa Uncle nangis?". ucap isabella


"nak ada sesuatu yang akan aku katakan kemarilah nak ".ucap ratna sambil menyuruh isabella agar duduk


nak ini kakakmu nak ".ucap bunda ratna


"apa !".ucap isabella dengan terkejut


"aku kakakmu ". Ucapnya


Isabella tertawa ia bangkit dari sofa

__ADS_1


"tidak mungkin ia kakakku jika ia kakakku dia selalu ada untukku". Ucap Isabella


"lagian uncle tidak tahu apa yang aku sukai dan tidak sukai


Nyesss


Perkataan Isabella menusuk hati Murat benar adanya seperti itu dia tak pernah ada untuk Isabella


"dengarkan aku nak dia memang betul kakakmu sebab aku ini bunda yang mengasuhmu dulu aku ini teman mamamu dan karyawan ayahmu dulu ".ucap ratna


" bunda pasti bohong kalau ini kakakku kalau dia kakakku kenapa dia tak pernah ada buat aku ".ucap isabella


"dimana dia waktu aku nangis waktu aku jatuh


waktu aku ingin cerita ".ucap isabella menatap wajah Murat


Sekali lagi Murat diam tertampar


"isabella dengarkan ini semua demi kebaikanmu adikku untuk melindungimu dari musuh yang membunuh ayah dan ibu di depan mata mu itu aku terpaksa membuangmu maafkan aku isabella ".ucap murat pada isabella


"apa maksudnya bunda !".ucap isabella dengan terkejut


"nak kakakmu sengaja menitipkanmu padaku sebab dia ingin melindungimu dari pembunuh orang tuamu dulu di malaisya dan dia justru selama ini membiayai seluruh hidupmu sejak kau bersamaku".ucap ratna


Isabella benar benar tak percaya ini semua


"jadi kakak selama ini lindungin aku dan bertanggung jawab sama hidup aku".ucap isabella


Murat mendekatinya


"selama ini aku selalu ingin punya saudara kandung dan ternyata aku punya".ucap isabella


" aku kakakkmu aku menyayangimu maafkan aku ".lirih Murat


Mereka berepelukkan


akhirnya setelah sekian lama isabella akhirnya menemukan kakaknya keluarga aslinya namun itu hanya sesaat saat isabella tiba tiba pinsan dan lansung dibawa kerumah sakit oleh murat dan di baringkan di brangkar


dokter kemudian memeriksa seluruh tubuh isabella


"apa ada keluarga isabella ?".ucap dokter


"saya kakaknya dok " .ucap murat


"ikut ke ruangan saya pak!".ucap dokter


setelah sampai diruangan mereka pun lansung duduk


"ada apa dok ?".ucap murat


"begini pak kami melakukan pemeriksaan pada tubuh isabella dan kami menemukan tanda tanda pemerkosaan yang sangat brutal bahkan mungkin pelakunya menyentuhnya melebihi 1 kali dan kami juga mengetahui bahwa isabella mengalami stress dan trauma berlebih ".ucap dokter

__ADS_1


mendengar hal itu murat menjadi geram dan bersumpah akan menghancurkan dominic dia pun segera keluar dari rumah sakit dan menelpon anak buahnya


__ADS_2