
Dengan masih memegang pinggang isabella matanya terus berhadapan dengan mata indah hitam pekat isabella isabella sadar dam melepaskan penganggan tangan dominico di pinggangnya
"terima kasih ".ucap isabella dengan gugup sambil berdiri
"well tidak apa apa !".ucap dominico
si kembar yang melihat papa dan mamanya yang romantis tersenyum
"om papa ,om papa mama kita cantik kan kenapa om papa gak sama mama ?".ucap daniel dengan polos
DEG
mendengar itu isabella terkejut
"sayang kalian makan dulu aja ya mama mau ke toilet dulu !".ucap isabella dengan buru buru ke toilet
isabella segera ke toilet dia sangat terkejut dengan si kembar apa mungkin ini saatnya bicara pada si kembar mengenai dominico dia sangat takut dan grogi
sementara itu dominico yang melihat isabella gugup dan takut merasa serba salah
si kembar segera melirik dan tersenyum seperti merencanakan sesuatu
"om papa kita boleh enggak panggil om papa papa ?".ucap nicolas dengan polosnya
DEG
Dominico yang mendengar itu terkejut dan merasa bahagia
"Boleh sayang kalian panggil papa !".ucap dominico kemudian memeluk anak anaknya
"om papa kita udah tahu kalau om papa papa kita sebab selama ini kita cari tahu kita juga yang udh bobol informasi soal papa buat cari tahu papa !".ucap daniel
Dominico tersenyum melihat anak anaknya dan terus memeluk anak anaknya
"papa gak marah kan ?".
"enggak sayang papa gak marah sama kalian papa bangga !".ucap dominico
sementara itu isabella benar benar gugup dia tidak tahu harus bagaimana dia mencoba menjernihkan pikiranya dengan terus membasuh wajahnya di wastafel tiba tiba
CEKLEK
pintu terbuka dominico lansung masuk dan mengunci kamar mandinya
isabella syok dan memundurkan langkahnya
__ADS_1
"Kau mau apa kau !".
"tenanglah !".
"kau bilang aku bisa tenang bagaimana si kembar !".
dominico mendekati isabella
"tenanglah mereka bersama murat murat disini !".ucap dominico
"tidak menjauhlah dariku aku ingin bersama si kembar !".ucap isabella mencoba untuk pergi dan membuka pintu
tapi pintu itu di tahan oleh tangan dominico yang berada di belakangnya dia segera berbalik dan berhadapan dengan dominico yang sangat dekat dari wajahnya
"mau apa kau menjauh dariku !".ucap isabella
"dengarkan aku isabella aku mohon maafkan aku aku tahu aku salah aku mohon maafkan aku apa saat kita menjadi suami istri kamu sudah mencintai aku ?".ucap dominico
isabella meneteskan air mata dan menjawab
"bagaimana aku bisa memaafkanmu kau sudah sangat kasar padaku dan kau mau tahu jawaban dari pertanyaanmu tanyakan pada hati kecilmu itu apakah selama aku menjadi istrimu aku pernah tidak mencintaimu aku berusaha dominico agar kau bisa mencintaiku aku belajar untuk mencintaimu sejak aku menjadi istrimu aku berusaha mendapat perlakuan cinta darimu tapi apa balasannya !".ucap isabella sambil menangis
mendengar itu dominico sangatlah bersalah
isabella berbalik namun pintunya tetap tidak bisa terbuka karena masih ditahan oleh dominico
"mungkin aku sudah memaafkanmu tapi aku mohon menjaulah dariku !".ucap isabella
dominico segera membalik tubuh isabella
"mau apa kau !".ucap isabella
dominico semakin mendekat dan menahan tubuh isabella dengan tubuhnya dan tinggal beberapa cm darinya
"apa kau tahu selama ini aku merasa bersalah apa kau tahu aku juga merasakan perasaan untuk mencintaimu saat itu aku sudah mulai menyukaimu sejak aku merawatmu ketika sakit dan sehabis menyiksamu seharian aku merasa bersalah tapi perasaan itu selalu aku tepis karena aku masih salah paham karena dendam yang dibuat oleh ayahku dan sekarang aku akan terus mencintaimu karena kamu adalah ibu dari anak anakku !".ucap dominico
"apa itu saja aktingmu !".ucap isabella
dominico yang malas berdebat segera menarik tengkuk isabella mencium bibirnya dengan lembur
PLAKKK.tamparan dari isabella untuk dominico
isabella mencoba untuk kabur tapi lengannya dicegat
"jangan kurang ajar kau pergi menjauhlah dariku !".
__ADS_1
isabella membuka pintu dan menuju anak anaknya yang terlihat bersama murat dan layla dia sangat senang melihat murat tertawa dengan layla
dominico sadar dia telah lakukan kesalahan pasti isabella sangat trauma ketika ia memperkosanya dulu dia menyusul isabella yang berada di depanya dia melihat isabella tersenyum melihat murat dan layla tertawa bersama dan bahagia bersama si kembar dia tersenyum
"kau bahagia melihat dia bahagia bukan ?".ucap isabella
"tentu !".ucap dominico
"baiklah kalau kau mau saudaramu bahagia persatukan dia !".ucap isabella
isabella sengaja menyuruh dominico agar bisa mempersatukan murat dan layla dan sebenarnya dia sudah terbawa suasana kejadian yang tadi baru saja ia lakukan dengan dominico tapi dia menepis perasaan itu
dia segera ke anak anaknya dan duduk bersama layla
"hey kakak ".ucap isabella
layla tersenyum
"hai dimana dominico ?".ucap layla
"entah mungkin dia di toilet ".ucap isabella
dominico segera duduk bersama mereka dan bergabung mereka makan bersama disana juga ada adam dan gabriel yang baru saja tiba
"hey om kembar ganteng !".ucap daniel
adam dan gabriel segera menyusul mereka
"hai wah kalian makan lamien !".ucap gabriel
"wah om mau pesen ah eitsss bukanya itu pedes banget ya ?" .ucap adam
"iya donk kita suka om pesen aja ini semua papa murat dan papa dominico yang bayar ".
DEG
Isabella terkejut dengan perkataan Anak anaknya dan kembali tersedak
"UHUK UHUK......."
murat segera mengambilkan air pada isabella dan isabella meminumnya
"kau kenapa ?".ucap layla
"gak gak apa apa kok !".ucap isabella dan kembali makan
__ADS_1
sementara itu murat mengerti kenapa isabella bisa tersedak tapi itu tidak apa yang penting sekarang adalah bagaimana mengatasi solusi permasalahan hidup mereka