
para the black blood fathers mengikuti Tristan diam diam dan mengetahui segalanya kemudian menolongnya
Amora Kini berada di kantor polisi
"jadi iblis itu ibumu ".ucap archielleo tanpa menoleh ke Tristan
archielleo memandang Amora di ruang interogasi
Tristan menghembuskan nafasnya
"bukan.dia bukan ibuku ".ucap Tristan
Ceklek
pintu ruangan interogasi di buka Tristan masuk
dia duduk di hadapan Amora
Plakkkk
Lagi dan lagi Amora menampar anaknya
Tristan mengedipkan matanya
"anak laknat kau durhaka kau !".bentak Amora
Tristan menatap ibunya
"aku terima apapun yang kau katakan tapi tidakkah kau pikir siapa yang lebih laknat !".ucap Tristan
Amora merasa tersakiti di katakan seperti itu oleh anaknya sendiri
"kau mau kejutan ibu ?".tanya Tristan
Ceklek
pintu terbuka menampakkan langkah kaki seorang pria yang ternyata Stefan
__ADS_1
"halo nyonya Paola atau saya harus panggil ibu ".ucap Stefan
Tristan berdiri dari bangkunya
"kejutan .ibu ".ucap Tristan
Amora melihat Stefan yang mirip dengan Tristan
"kau !".tekan Amora menghampiri Stefan
Tristan menghalanginya
"mulai sekarang Stefan adikku ibu tidak perlu ikut campur selama ini aku cari dia rupanya ibu gagalkan misiku mencarinya kenapa Bu !".bentak Tristan
"Tristan takkkah kau ingat bahwa dia adalah anak haram ayahmu tidakkah kau ....
"Diam !".bentak Tristan pada ibunya sendiri
"Ayahku selingkuh karena kesalahanmu sendiri dia adikku dia juga anakmu takkah kau sadar ibu kau itu egois dan manja takkah kau sadar ibu kau tidak pernah ada untuk aku kau hanya membesarkan aku dengan egomu dan bukan dengan cinta aku selalu menuruti keinginanmu sekarang aku sudah dewasa aku tahu mana yang salah dan mana yang benar ".ucap Tristan menunjuk wajah ibunya sendiri
Amora merasakan sesak di hatinya apa yang dikatakan Tristan benar dan beginikah rasanya dibentak anak sendiri
Amora merasa sakit luar biasa di bentak oleh anak sendiri dan sang anak mengatakan akan meninggalkannya
"Tristan sudahlah jangan seperti itu pada ibumu ".bisik Stefan
dia tahu pasti Amora tersakiti di bentak oleh anaknya sendiri
"aku minta maaf Steve aku gagal menjadi kakak untukmu bahkan aku tidak bisa melindungi calon keponakkanku ".ucap Tristan
"aku tahu kau kecewa dan marah padanya tapi jangan benci dia aku akui aku marah pada dia karena dia membunuh anakku tapi aku memaafkannya karena dia ibumu ".ucap Stefan
Stefan takut pesaudaraanya yang baru ia jalin dengan Tristan hancur karena hal ini walaupun dia sebenarnya sangatlah marah karena yang membunuh anaknya adalah ibu tirinya
Amora linglung dia akan jatuh Stefan dan Tristan dengan cegat menangkap tubuhnya dan mereka dudukkan dia di kursi
para the black blood fathers memperhatikan itu dari luar lewat cermin 2 arah
__ADS_1
archielleo melihat itu sebenarnya kurang setuju dengan cara Tristan membentak ibunya
"jangan sentuh aku ".pinta Amora pada Stefan
Tristan dan Stefan melirik Stefan mengganguk dia menjauh
"kau tahu ibu kau tidak pernah bisa berubah ".ucap Tristan
" aku akan tinggalkan kau ".ucap Tristan
Stefan dan Tristan keluar ruangan
berat itulah yang dirasakan Tristan sebenarnya ia menyembunyikanya
"aku maafkan dia aku harap persaudaraan kita tak hilang ".ucap Stefan
Tristan tersenyum tulus
Sofia membuka matanya dan sadar dia mencari Stefan Stefan disampingnya tersenyum Sofia menangis dia ingat perutnya terbentur dia sudah menebak dia pasti keguguran
"i lose him ?".ucap sofia menangis
"him ?".lirih Stefan
"safar ".ucap Sofia mengelus perutnya
Stefan menenangkannya dan memeluknya
•••
keesokan harinya
semua menyambut kembali kehadiran Stefan dan Sofia di mansion Archie Ayla dan Monica menyemangati Sofia Sofia tersenyum pada mereka
Tristan datang Sofia tersenyum dia juga telah tahu siapa Tristan Stefan dan Archielleo sudah menjelaskan padanya apapun yang terjadi ini memang tiada kaitanya dengan Tristan
semua berkumpul
__ADS_1
sementara itu Amora merasakan jeruji besi dan kesakitan kesakitan karena di benci oleh anaknya sendiri dan dilupakan oleh Tristan anaknya seperti inikah jauh dari anak ketika ia sering meninggalkan Tristan dulu tidak seperti ini tapi ketika Tristan meninggalkan dia untuk menjauh darinya rasanya sakit dia sekarang merasakan sakitnya di pisahkan dengan anak dia tahu itu salah dia seperti menyesal mungkin ini karma untuknya memisahkan anak dari ibunya bahkan anak itu belum lahir di dunia ini