Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Keluarga


__ADS_3

Keesokan Harinya


di mansion keluarga Andrea


Deborah mengelus perutnya yang besar


dan duduk di kursi dia menulis sesuatu di kertas


"apa yang kau tulis ?".tanya Hector


dia menyilangkan tangan menyampingkan tubuhnya dan bersandar di dinding


Deborah melihat ke arahnya


"well aku menulis sesuatu ".ucap Deborah


bayi Deborah menendang keras


Deborah merigis


Hector mendekatinya


"kau kenapa ?".panik Hector


Deborah tersenyum


"tidak anak kita hanya menendang saja ".ucap Deborah


"kau mau coba ?".tanya Deborah


Hector memegang perut Deborah


Dug


Dug


Dug


Hector terkejut anaknya menendang keras


"berapa lama lagi ia akan lahir ?".ucap Hector


"2 Minggu lagi ".ucap Deborah tersenyum


sementara itu di tempat Alyssa dan Edward


Alyssa membereskan perlengkapan untuk anaknya


Edward datang


"heh kamu ?".ucap Alyssa


Edward tersenyum dan kearahnya


"bagus enggak aku udh siapin pakaian pakaian ini buat anak kita ".ucap Alyssa


Edward melihat pakaian pakaian itu


"ini bagus kapan sih ia lahir ?".tanya edward


"aku yakin bulan depan ia pasti lahir ".ucap alyssa


di mansion Alessio


Isabella bermain dengan putri kecilnya dellalita yang kian hari makin lucu dan manja bersama mawar dan melati berserta anak anak mereka ikut photoshoot bayi yang begitu menggemaskan


dominico Adam dan Gabriel menemani istri istri mereka merayu bayi bayi mereka


"lucu kan ?".bisik Isabella pada dominico


"lucu donk anak aku gitu loh ".ucap dominico


bayi bayi itu terlihat menggemaskan di foto maklum waktu itu pas baru lahir belum bisa di foto sekarang mereka memotretnya


...Ammar Adam Alessio...



...Aaron Adam Alessio...



...Lilira Dammar Alessio...



...Gala Gabriel Alessio...



...Licira Gabriela Alessio...



...Dellalita Abdullah Alessio...



Adam menghibur anak anaknya bersama mawar


dan anak anak tersenyum kepada mereka para photografer memotretnya


Adam memeluk mawar dari samping dan saling tersenyum bersamaan


"nambah anak yuk ".bisik Adam


"enggak akhhhh ".ketus mawar


Adam tersenyum smirk


anak anak Gabriel dan melati anteng dan cekikikan


"anak anak mama sayang ".ucap melati


"anak anak papa sayang juga donk ".ucap Gabriel

__ADS_1


mereka membuat anak anak mereka saling tercekikikan


Daniel dan Nicolas bermain bersama dellalita membuat wajah menggemaskan


"dedek lihat sini deh kak Nico jadi badut ".ucap Nicolas


membuat wajah badut


dellalita cekikikan


"dedek lihat deh kakak bikin senyum sikopat ".ucap Daniel


tersenyum sikopat


dellalita tiba tiba menangis


Isabella datang dan menenangkanya


sekarang waktunya foto keluarga


"minus 1 orang ".ucap dominico


Murat datang bersama Layla dan anak anak mereka serta Hassan dan Ayla dan Hussein


si kembar Hakan dan Minda memakai pakaian casual hitam



"hei hei keponakkanku ".ucap Isabella membawa dellalita


menuju Layla yang membawa Minda


"did we mis something ?".tanya Murat membawa Hakan


"of course not ".ucap dominico


"saatnya kita foto keluarga aku harap keluarga ini akan selalu ramai ".ucap Layla


Hassan dan Ayla saling melirik


"tentu akan ramai iya kan Ayla ?".tanya Isabella


Ayla tersenyum


"iya Tante ".ucap Ayla


mereka semua belum tahu tentang penyakit miom Ayla baik Hassan maupun Ayla belum cerita pada keluarga mereka


"aku tidak sabar menunggu kau kerepotan menjadi ayah Hassan ".ucap Adam


"tentu aku tidak akan kerepotan mengurus anak anak ".ucap Hassan


"kami akan tunggu kabar dari kalian ".ucap Gabriel


Ayla bersedih dalam hatinya


"Hussein kau disini ?".tanya Daniel


"iya aku ikut kak Hassan katanya papip sibuk ".ucap Hussein


Daniel menyumpal mulut Nicolas


dominico bicara pada anak anak


"sayang kamu gak boleh ngomong gitu dia juga saudara kamu ".ucap dominico


Nicolas sadar ia salah bicara


"maaf Hussein ".ucap Nicolas


dia dan Daniel memeluk Hussein erat


saatnya foto keluarga semua berkumpul dan foto bersama


Cekrek


Cekrek


Cekrek


Hassan bermain bersama anak anak dan si kembar Daniel dan Nicolas


Ayla melihatnya merasa bersalah tidak bisa memberikan keturunan pada Hassan justru jika ia hamil yang ada ia bisa keguguran


"aku ingin seorang anak berikanlah aku kesabaran ya Allah supaya aku bisa membahagiakan suamiku ".gumam Ayla


•••


di mansion Andrea


dokter Miranda sedang menjenguk mario dan tiba tiba esmeralda masuk angin


"setelah suntik usahakan bayi harus nyaman terus tertidur pulas ".ucap dokter Miranda pada Morgan


"terima kasih dok ".ucap Morgan


Mario tersenyum pada Miranda dan habis di mandikan suster


Miranda juga tersenyum padanya



"baiklah saya akan periksa esme ".ucap dokter Miranda


esme di kamarnya


menggigil


dia tidur dan bermimpi berada di ruangan serba putih


terlihat Miranda ibu kandung esme di sebuah kursi esme menghampirinya dan di pangku olehnya


"mama aku sakit " adu esme


Miranda mengelus rambut esme

__ADS_1


"sayang kamu kalau sakit harus kuat makan yang banyak ya jangan jajan Mulu makan sayur dan minum obat oh ya ada dokter loh yang obatin kamu ".ucap Miranda mama kandung esme


cahaya terpantul datang


dokter Miranda datang dengan senyum


"sayang cantik ayo diobati dulu ".ucap dokter Miranda


"Tante dokter ".lirih Esmeralda


dia melihat ibunya


"go head nak dia baik dia sayang sama anak anak kamu jangan nakal ya sama dia ".ucap Miranda mama kandung esme


Esmeralda menurut dan ikut dokter masuk cahaya meninggalkan Miranda mamanya dengan senyuman yang bersamaan


Esmeralda terbangun dari mimpinya melihat dokter Miranda yang memeriksanya


"Tante dokter ".lirih esme


"ya sayang , ada apa ?".tanya Miranda


esme tersenyum


"enggak apa apa apa aku perlu di suntik ?".tanya esme


Miranda tersenyum


"enggak sayang kamu kamu enggak perlu disuntik cukup makan yang banyak aja dan istirahat ya ".ucap dokter Miranda


Rita datang mengambil mario dari Morgan


"kau antar dia ".ucap Rita


Morgan mengganguk dan mengantarkan Miranda ke bawah


"jadi tidak ada yang serius dengan esme dok ?".tanya Morgan sambil berjalan


"tidak ada pak apa esme punya alergi sesuatu ?".ucap miranda


"tidak tidak ada ".ucap Morgan dengan senyum


Miranda tergelincir di tangga dan hampir terjatuh dengan sigap Morgan menangkap tubuhnya dari belakang Miranda selamat


netra mereka saling menatap dalam


mata Morgan begitu pekat dan indah sementara mata Miranda begitu lentik dan bewarna kecoklatan


mereka sadar dan bersikap biasa saja


di kamar esme


"Oma aku mau dokter Miranda jadi mama aku ".lirih esme


Rita tersenyum smirk


di butik Monica


Monica sudah hampir selesai membuat baju untuk Alina anak archielleo dengan sangat cantik


disitu ada archielleo dan anak anaknya serta Stefan dan Sofia di butik mall milik Monica


mencoba baju mereka buatan Monica


Alina memakai dress ulang tahunnya yang sangat cantik dan tersenyum


...Alina Kathy Salvatore...



"untuk dasinya sepertinya hitam akan bagus karena baju kalian serba putih ".ucap Monica


"kecuali untuk Alina ".ucapnya kembali


"terima kasih ya Monica ".ucap Archie


Imran sedang di mall bertemu dengan kliennya


"baik saya suka itu saya akan menjalin kerja sama dengan kalian ".ucap Imran penuh penekanan


Imran berjalan mengelilingi mall ia ingin ke butik Monica dia melihat Monica membantu Archie memakai kan dasi


rasanya seperti tidak enak dan tak mau melihatnya dirinya belum sadar ia jatuh cinta dengan Monica


"kenapa rasanya sakit ".gumam Imran


ia teringat gelang Monica yang jatuh ia selalu bawa tapi selalu lupa memberikanya dia memasukkan ya kedalam kantong dia sudah memperbaiki gelang itu dan menambah manik maniknya berupa rumah kecil dan dan nada


dia pergi


Stefan tahu ada Imran dia mengerti


"hmm rupanya permasalahan cintanya sangatlah buruk ".gumam Stefan


"sayang aku ingin makan nasi goreng kambing kita ke restoran yuk ".ucap Sofia


"ayook aku juga laper and anything for my child ".ucap Steve


Sofia dan Stefan pamit sebentar dengan Archie


"kakak aku dan Steve pergi sebentar ya ".ucap Sofia


"hati hati nanti aku menyusul ".ucap Archie


Sofia pergi bersama Stefan


mereka membeli Boba sebentar dan berjalan bersama Stefan lagi lagi tak sengaja ia menabrak seseorang yang sedang bicara dengan seorang wanita


"oh maaf ".ucap keduanya


yang ternyata ia tabrak adalah Tristan


Sofia menatap keduanya


"kalian sangat mirip ".ucap Sofia

__ADS_1


mereka saling melirik


__ADS_2