Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Masa Lalu Tristan Dan Stefan


__ADS_3

mereka sadar dari lamunan mereka


"euhmm maaf ".ucap Stefan


"tidak apa apa ".ucap Tristan tersenyum


"tuan anda tidak apa apa ? ".tanya Luci di sampingnya


"oh tidak apa apa ".ucap Tristan


"kau pria yang hari itu aku tabrakkan di klub ".ucap Stefan


"oh kau pria yang hari itu di ...


ucapan Tristan terpotong melihat Sofia


Stefan tersenyum dan tertawa


"iya iya itu aku ".ucap Stefan


"wah wah kalian saling kenal ".ucap Sofia


"ini istriku Sofia ".ucap Stefan


"oh perkenalkan namaku Tristan ".ucap Tristan menjabat tangan pada Stefan


"Stefan ".ucap steve


"seperti aku tidak asing dengan nama itu ".gumam Tristan


"so should i call u Steve ".ucap Tristan


"yeah that's my Nickname ".ucap Stefan


"kalian berdua sangat mirip ".ucap Sofia


Stefan mencubit lengan Sofia


Sofia meringis


Stefan dan Sofia pergi


Tristan berbisik pada Luci disampingnya


"cari tahu soal dia apapun itu ".ucap Tristan


"baik tuan ".ucap Luci


Tristan pernasaran kenapa pria itu mirip dengan dia


•••


seorang wanita mengelus foto seorang pria di sebuah mansion sambil duduk di sofa dia adalah Amora


"kenapa kau mengkhianati aku ".


dia mencengkram foto itu dan meneteskan air mata


dia menutup matanya mengingat masa lalu


plakkkk


seorang wanita muda menampar seorang pria


wanita itu marah karena pembantunya menjadi pelakor dalam rumah tangganya


"tega kamu ! ".bentak seorang wanita pada seorang pria


"aku yang tega kamu yang tega kamu enggak urus Tristan dengan benar kamu lebih mementingkan sosialita kamu dan belanja shopping dan karier kamu , kamu enggak urus Tristan tapi apa dia yang urus Tristan dan aku sadar kamu bukan ibu yang baik dia jauh lebih baik dari kamu ".bentak pria itu yang tak lain suami wanita itu menunjuk wanita di sampingnya


ya wanita itu adalah Amora dan pria itu suaminya Leon Al Rashid


Amora dulu tak pernah mengurus Tristan dia lebih asik dengan dunianya yang bersosialita


"apa salahnya sih aku shopping , sosialita dan berkarier perempuan seperti itu ".ucap Amora


Leon mengusap kepalanya dengan kedua tanganya


"kamu salah perempuan gak boleh seperti itu dia boleh berkarier tapi dia juga harus urus anak dan suaminya itu kewajiban dan gak bisa kasih perhatian ke Tristan waktu dia sakit kamu gak ada tapi Soraya selalu kasih perhatian sama dia dan kamu tuh gak pikirin perasaan aku kamu itu lebih fokus sama dunia kamu sendiri setiap hari aku lihat Soraya yang selalu bersikap keibuan untuk Tristan dan aku mulai merasa dia yang lebih pantas untuk menjadi ibu dan aku jatuh cinta karena sifatnya itu ".ucap Leon tegas


Amora tidak terima dan menampar Soraya dan menjambaknya


"kurang ajar kamu licik kamu ".bentak Amora


"ampun Bu ampun ".ucap Soraya


Leon menampar Soraya keras

__ADS_1


"awas kamu ".bentak Soraya


"aku jatuh cinta sama Soraya aku akan bawa Tristan dan membawanya ke kehidupan yang baru ".ucap Leon


"enggak bisa kamu enggak bisa bawa dia dari aku ".bentak Amora


Amora ke kamar membawa Tristan kecil dan meracuni pikiranya saat itu usia Tristan 6 tahun


"ayah kamu itu sudah tega mengkhianati kita dia enggak sayang lagi sama kamu ".ucap amora


percaya dengan ucapan Amora Tristan kecil benci pada ayahnya dan percaya pada Amora


Amora membawa pergi Tristan kecil


Amora juga anak seorang mafia mereka menikah berdasarkan kerja sama


Leon terpaksa merubah identitasnya agar tak di kejar oleh anak anak buah ayah Amora yang mengejarnya dia kabur bersama Soraya ke Rusia tapi masih bekerja sebagai mafia dan menyuruh anak buahnya mengawasi Tristan


namun ibarat bangkai mau di buang sejauh apapun pasti tercium juga ayah Amora menyuruh pembunuh bayaran membunuh Tristan dan Soraya dan menyuruh membuang bayi Stefan ke panti asuhan yang jauh


hak kepemilikan Leon jatuh ke tangan Tristan dan Stefan Tristan tahu ia punya adik dia menerimanya karena mau bagaimanapun dia sodaranya dia berusaha mencari Stefan tapi selalu di gagalkan oleh amora


Flashback off


"aku takkan biarkan ia bertemu dengan anak harammu itu ".


"kalau perlu kubunuh anak harammu itu Leon ".


Amora telah tahu keberadaan Stefan disini


dia membanting foto itu hingga pecah


•••


haya Lee dan Ferhat sedang pergi ke mall mereka sudah mengakhiri kontrak pekerjaan mereka dengan the black blood fathers


"jadi apa rencanamu ?".tanya Ferhat


"kenapa kau kepo ?".tanya haya


"aku tanya betul !".ucap Ferhat


"ok ok rencanaku aku akan bekerja biasa di kantor ".ucap haya


"kau perlu ubah gayamu jangan gunakkan kacamata pink itu kau dikira kekanak Kanakan nanti ".ucap Ferhat


"malang sekali nasibmu ".ucap Ferhat


Ferhat melihat Luci yang sedang memesan makanan


dia tersenyum


"astaga itu jodohku di bar ".ucap Ferhat


haya yang sedang minum


"siapa ?".tanya haya


dia menoleh kebelakang celikukkan


dia melihat Luci


"Luci ".lirih haya


Luci mirik haya dia tersenyum dan kearah mereka


Ferhat berdegup kencang dia yakin Luci kearahnya karena ingin menyapanya


dugaanya salah


"hei haya ".ucap Luci


dia pelukkan dengan haya


"waw kacamatamu bagus ".ucap Luci


"kacamataku rusak karena lelaki sombong dan genit hari itu di klub ".ucap haya


Luci melihat Ferhat


"Ferhat kan ?".tanya Luci


Ferhat bingung jawab apa


haya mengerti


"dia tidak apa dia hanya sedang sakit gondokkan ".ucap haya

__ADS_1


"kalian saling kenal ?".ucap Luci


"ya iya kita kenal kita teman satu kerja dulu dan masih teman sampai sekarang ".ucap Ferhat tiba tiba berdiri dari kursinya mendekati Luci


"oh ".ucap Luci


"bolekah aku meminta nomormu ?".ucap Ferhat tanpa basa basi


haya tertawa dalam hatinya


Luci memberikan nomornya


"kau kesini sendiri ?".tanya Ferhat


"tidak aku bersama bossku ".ucap Luci


Tristan sedang bertemu dengan seseorang di sebuah toko dan meminta Luci untuk ditinggalkan ke bawah


•••


part Tristan


"kau sudah membuat apa yang aku mau ".ucap Tristan


penjaga toko itu menarik buku di belakangnya ruangan itu terbuka ternyata ruangan rahasia tristan masuk kedalamnya


bersama penjaga toko itu


"dimana barang itu ?".tanya Tristan


penjaga toko itu memberi berlian paling langka pada Stefan


"semuanya aman ini juga Aman ".ucap penjaga toko itu


"bagus.aku suka kinerjamu ".ucap Tristan


satu tangan disembunyikan penjaga toko itu dia menyembunyikan palu untuk memukul kepala Tristan


ketika ia akan memukul kepala Tristan


DUARRRR


anak buah Tristan dari samping menembak kepala pria itu


Tristan tersenyum smirk dia tahu akan di jebak dia sudah memikirkan sebelumnya dan instingnya tak pernah salah


"urus dia ".ucap Tristan pada anak buahnya


Tristan pergi dari tempat itu


dia ke bawah melihat Luci dan Haya serta Ferhat


"itukan wanita Rabun itu ".gumam Tristan


haya melihat Tristan


"itukan pak sombong itu mau buat apa dia disini ".gumam haya


Tristan ke arahnya


"mati aku mau diapain ".gumam haya


luci menunduk melihat bossnya


"aku permisi dulu ya ".ucap Luci


"ini bossmu ?".tanya haya


Luci berkedip


Tristan tersenyum padanya seakan tidak mengenalnya


"hmm menyebalkan bagaimana bisa Luci betah dengan boss seperti dia ".gumam haya


"ayo kita pergi Luci ".ucap Tristan


dia pergi dengan Luci


Tristan menginjak kaki haya dengan sengaja


haya tak pernah bisa pakai heels jadi dia pakai sepatu triplek


"awww sikilku kepedek ".ringis haya


Ferhat panik dan membantunya


"wis tua somplak "umpat haya tak sengaja

__ADS_1


untungnya Tristan tak kembali


__ADS_2