Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
penyerangan yang berakhir penderitaan


__ADS_3

isabella terbangun dari ranjangnya dan kembali menahan rasa sakit yang meremukan badanya dia menyandarkan badanya itu pada sandaran kasur sambil menangis dan menutupi dirinya dengan selimut dan melihat dominic sedang menghirup nikotin dengan telanjang dada yang memperlihatkan dada bidangnya dan perutnya yang bagaikan roti sobek dan menatapnya dengan geram dan jijik


"bangsat kamu!".teriak isabella


"bajingan kamu!".teriak isabella


"aku sumpahin kamu menderita seumur hidup!".ucap isabella


bukannya marah dominic merasa senang di maki maki oleh isabella


"terserah mau aku apa yang jelas apa yang aku mau harus aku dapatkan!".ucap dominic dengan santai sambil menghirup nikotin

__ADS_1


isabella marah bukan main dan terus memaki dom dom pun tahu isabella memakinya karena apa dan merasa senang di maki maki isabella


"pakailah pakaianmu sebelum aku robek lagi".ucap dominic


dengan terpaksa isabella menerima pakaian tersebut dan masuk kamar mandi


tak lama terdengarlah suara peluru yang mengagetkan dominico dan seluruh isi rumah


"dominico keluarlah kau kita perang saat ini juga aku membawa sesuatu yang akan mengagetkanmu!".teriak murat dari bawah mansion nya.


dan melempar pisau itu tepat di leher anak buah murat dan mengambil pistol di punggunya menembaki anak buah murat sambil melemparkan pisau sementara gabriel mengambil pistol yang ia sembunyikan di pinggulnya dan menembak anak buah murat satu persatu hingga tewas

__ADS_1


dan dengan cepat murat ingin menembak gabriel tapi tanganya ditembak oleh dominic yang selalu menyimpan pistolnya di jasnya hingga pistolnya terpental dan dom pun menembak murat ke area hatinya adam dan gabriel segera melakukan aksi bela dirinya dan anak buah dominic pun segera mengepung dari belakang


dominic yang melihat hal ini merasa sangat senang setelah menang adam dan gabriel lansung bergegas ke dominic dengan santainya dan pergi ke kamar mereka masing masing untuk membersihkan darah yang membasahi tubuh mereka dominic kemudian menyuruh anak buahnya membawa murat yang sekarat dan membersihkan mansionya sampai tidak ada yang tersisa dan masuk kamar melihat isabella dan menyeretnya dan lansung membiusnya dengan suntikan lalu menggendongnya layaknya karung beras dan membawa kabur isabella dalam mobil menuju rumah panti nya terlihat ada murat yang sekarat bersama anak anak panti


mawar dan melati dan bunda ratna yang sedang ditodongkan pistol oleh anak buah dom


"tanda tangan disini ini perjanjian bahwa kalau kau mau kakakmu selamat dan seluruh anak anak disini maka menikahlah denganku !".


"dan sesuai yang tertara disini kau tidak akan melanjutkan pendidikanmu dan kau hanya menuruti apa kataku!".ucap dominic dengan tegas dan marah


"jangan isabella kau akan menderita seumur hidupmu".ucap murat

__ADS_1


"berisik kamu satu peluru lagi nyawamu pergi!".ucap dominic sambil menodongkan pistol yang membuat anak anak takut


sambil melihat anak anak panti dan murat yang sekarat dengan terpaksa ia harus menanda tangani surat tersebut dengan cairan bening yang selalu membasahi pipinya terus menerus disinilah siksaan hidupnya dimulai


__ADS_2