
di mansion keluarga Andrea
mereka semua sedang bermain piknik di halaman sementara para pria bekerja
"aunty cantik kapan aunty cantik kasih adik kembar untuk kita ?".tanya indah
"hmm kita mau adik awalnya kita pengin perempuan dari aunty cantik tapi laki laki juga enggak apa apa lumayan buat taruhan iya kan indah ? ".ucap esme
indah mengganguk
semua melirik
Monica menunduk
"hmm sayang liat deh Dede bayinya senyum ".ucap Alyssa memperlihatkan anaknya Abraham
indah dan esme menoleh ke baby Abraham
Deborah mengelus bahu Monica dan tersenyum padanya
"aku tahu perasaanmu Monica aku berharap semoga kau mendapatkan jodoh yang terbaik untukmu ".batin Deborah
Rita yang mendengar itu kasihan pada anak perempuannya dia tahu anak perempuan satu satunya itu masih sulit menerima laki laki dalam hidupnya karena masa lalunya
"ibu tahu trauma dirimu tentang laki laki Monica ibu harap kau bisa bahagia ".ucap batin Rita
sementara Monica bermain dengan Mario
Deborah menimang anaknya Haidar
disitu ada Hussein
Hussein datang karena Imran menitipkannya pada Deborah dan Alyssa sebentar keluarga Andrea tak keberatan justru mereka senang ada banyak anak kecil
"hai ".ucapnya
esme dan indah melirik dan menghampirinya
"hai Hussein kau disini ?".tanya indah
"tentu donk ".ucap Hussein tersenyum smirk
"kau bawakan kami sesuatu ?".ucap esme
Hussein tersenyum
dia memberikan paper bag berisi cokelat dan es krim yang banyak
"simpan ini dalam kulkas kau akan makan saat buka nanti ".ucap Hussein
indah dan esme memeluk Hussein
"wah menang banyak aku ".batin Hussein
keluarga Andrea yang melihat itu tertawa
•••
sementara itu di markas the black blood fathers
semua anggotanya berkumpul
terkecuali Hassan
Tristan ikut bergabung dia resmi menjadi bagian dari the black blood fathers
"jadi ini pekerjaan kalian ?".ucap Tristan
"iya kakak kami melakukan perdagangan beberapa barang buatan kami kebanyakan kami lewat jalur udara dan lautan agar tak di ketahui ".ucap Stefan
"aku suka kerja sama kalian rupanya kalian sangat hebat ".ucap Tristan
"tentu kami hebat kami semua bersatu ".ucap Archie
"dan kami kuat karena kita bersama ".ucap Hector
Tristan tersenyum
mereka berdiskusi tentang perdagangan dan tugas tugas anak anak buah mereka
Tristan mengeluarkan saran nya yang sangat jenius untuk bisa mengecoh polisi mereka membuat jebakan di dekat area wilayah jalur perdagangan milik mereka
"kami suka idemu ".ucap Edward
"aku rasa Hassan juga harus tahu karena bagaimanapun dia juga bagian dari kita ".ucapnya
Murat dan Imran menggeleng
"jangan ".ucap keduanya
"kenapa ?".tanya Hector
"biarkan mereka sendiri dulu aku dan Murat tidak ingin menganggu Ayla dan Hassan hari ini mereka sedang berada di rumah sakit untuk pendaftaran operasi Ayla jangan biarkan mereka kepikiran ".ucap Imran
"itu benar ada baiknya seperti itu kita liburkan saja dulu Hassan ".ucap Murat
"baiklah karena kau bagian dari kami berjanjilah pada kami bahwa kau tidak akan menjadi penghianat ".ucap dominico
"jika kau berkhianat kami bisa lakukan yang tidak tidak denganmu ".ucap Adam
"kau tahu aturanya bukan ?".ucap Gabriel
Tristan melirik Stefan
"i know ".ucapnya
•••
Hassan dan Ayla di rumah sakit
mereka membuat janji operasi miom di temani Layla dan si kembar Hakan dan Minda
Ayla berbaring diatas ranjang rumah sakit dan berada di ruangan premium
"kau yang kuat ya ".ucap Hassan membelai istrinya
Ayla tersenyum
"aku pasti kuat ".ucapnya
Layla membelai rambut putrinya
"mama yakin kamu kuat mama akan doain kamu ".ucap Layla
Hassan di perbolehkan menemani Ayla untuk operasi
dokter datang dan mengatakan ini waktunya untuk operasi
Ayla dibawa menggunakan ranjang ke ruangan operasi
Layla pulang untuk mengurus si kembar Hakan dan Minda
Ayla melakukan operasi
•••
sementara itu Luci datang menghampiri Haya Lee di rumah sakit bersama Miranda dia tak sengaja berpas pasan dengan Ferhat Ferhat mengabaikannya dan seakan tak mengenalinya tatapannya terasa dingin
"kenapa dia seperti itu ?".batin Luci
haya menghampirinya
"ada apa Luci ?".tanyanya
__ADS_1
Luci tersenyum
"tidak .tidak ada ".ucapnya
haya mengerti sebenarnya
mereka ke bangsal anak
disitu ada dokter Miranda bermain dengan anak anak
Luci datang untuk menjadi sukarelawan juga
"oh jadi kau Luci ?".tanya Miranda
"iya ".ucap Luci
Miranda tersenyum
"ternyata gadis ini yang dicintai Ferhat ".batin Miranda
"jadi apa alasanmu menjadi sukarelawan ?".tanya haya
"alasanku adalah ....
Tristan datang
anak anak meliriknya tajam
"hai kids ".ucap Tristan
haya berbalik
"dia lagi mau apa dia kesini ?".tanya batin haya
Miranda tersenyum melihat tatapan haya pada Tristan
"pak kau disini ?".tanya haya
"tentu ".ucap Tristan
haya memutar matanya malas
"om mau apa kesini ?".tanya anak anak
"kenapa anda kemari tuan ? ".ucap Luci
"aku kesini untuk bertemu anak anak dan seorang gadis yang mata empat ".ucap Tristan menyindir
haya mengumpat kesal dalam hatinya tangannya terkepal
dia berdehem
"maaf siapa gadis mata empat maksudmu tuan ?".tanya haya
Atmajaya datang
dia masuk
"anak anak perkenalkan pemilik rumah sakit ini Tristan ".ucap Atmajaya
anak anak membuka mulutnya
"dia juga akan menjadi sukarelawan untuk kalian ".ucap Atmajaya
anak anak kembali membuka mulutnya lebar
Tristan tersenyum smirk
semua kebingungan kenapa atmajaya menjual rumah sakit pada Tristan
Ferhat datang dia tak melirik Luci dia diam
"kenapa rasanya tidak enak di diamkan saja ".batin Luci
Atmajaya menjelaskan kenapa ia menjual rumah sakitnya pada Tristan
Atmajaya mengatakan dia sengaja menjual rumah sakitnya karena dia sudah membangun baru rumah sakit yang lebih besar untuk para pasien dan anak anak
"seharusnya kau bilang pada kami dulu ayah ".ucap Miranda
Atmajaya menghampiri putrinya
"maafkan aku nak aku tahu kau kecewa dan marah tapi kau tahu kan pekerjaan yang lain ayah dan siapa dia serta the black blood fathers ".ucap atmajaya
Miranda telah tahu the black blood fathers adalah kumpulan organisasi mafia selama ini ia pura pura tidak tahu
"im sorry dad i forget about that ".ucap Miranda
"i need your help ".ucap atmajaya
"what ".ucap Miranda
tringg
Rita datang membuka pintu
"selamat datang Jay , Miranda ".ucap Rita
mereka masuk
Miranda ikut ayahnya karena atmajaya meminta padanya menemaninya makan malam dengan keluarga Andrea atmajaya mengatakan baik haya maupun Ferhat tak bisa ikut
"anak anak laki lakiku belum kembali maaf membuatmu menunggu ".ucap Rita
"tidak apa apa ".ucap atmajaya
"apa ayah ingin menikah lagi dengan ibu Rita ".batin Miranda
Andrea Brothers datang dan mengucapkan salam
Deborah dan Alyssa menyambut suaminya
esmeralda ke arah papanya Morgan menggendongnya
"Jay why u in here ?".ucap Morgan menggendong esme
"Morgan ".tegur Rita
"sorry ".ucapnya
Imran datang menjemput Hussein
"aku akan pulang ".ucap Imran
"kenapa kau tidak ikut dengan kami saja bergabung ?".ucap Hector
semua setuju
Monica membulatkan mata
mereka di meja makan bersama Monica mengambil beberapa piringnya dan mengambil berbagai takjil dan air
"macam tak betul je Monica ni ".batin Imran keherenan
lalu Monica pergi menaiki tangga
semua orang mengerti
tiba saatnya buka semua makan bersama
anak anak & menantu Rita serta Imran keheranan melihat Rita bersenda gurau dengan atmajaya
"firasatku tidak enak nih ".batin Edward
__ADS_1
"apa ibu akan menikah lagi ? ".batin Hector
"apa dia akan menjadi ayahku ? ".batin Morgan
"apa mereka akan menjadi saudaraku dan Ferhat serta haya aku rasa begitu ".batin Miranda
Miranda melihat sambal dan Pete kol serta jengkol dia ingin mengambilnya tapi disaat yang sama Morgan juga ingin mengambilnya tangan mereka saling menumpuk mereka saling menatap
"buatmu saja ".ucap Miranda
"tidak buatmu ".ucap Morgan
"tidak buatmu saja ".ucap Miranda
mereka saling berdebat
Rita dan Atmajaya berdehem
"kenapa sih papa ?".tanya esme
"enggak enggak apa apa sayang ".ucap Morgan
"om kok om suka jengkol sama pete padahal kan itu dimasak sama Oma buat tamu dan Tante Miranda ".ucap ceplos indah
Deborah dan Hector menahan tawa
"tau nih ".ucap esme
"wah wah ada yang suka jengkol dan Pete rupanya ".sindir Hector
dia tahu kakaknya dulu tidak suka itu
"doyan darimana ?".sindir Edward
Atmajaya dan Rita bangun bersama
dan membunyikan gelas dan sendok
"kalian pasti bingung kenapa kita bertemu dan berbicang disini ".ucap atmajaya
"di pertemuan ini kita ingin beritahukan bahwa kami telah bekerja sama dalam membangun rumah sakit baru untuk semua pasien dan menjadi sukarelawan sama seperti dokter Miranda dan Haya ".ucap Rita
"dan kedatangan aku dan anakku kemari karena ingin merayakan ini bersama ".ucap atmajaya
Atmajaya da Rita saling menatap tersenyum
"firasatku mengatakan ada sesuatu yang tidak beres ".bisik Deborah pada Hector
"aku rasa ibumu mendapat kebahagiaan lagi ".bisik Alyssa pada Edward
"kakak sepertinya ibu bahagia sekali ?".bisik Hector
semua melihat Rita dan Atmajaya bersenda gurau
semua bersulang
Monica makan diatas rooftop
dengan lahapnya dan memandang bulan dan bintang
anak anak menghampirinya
"hai Hussein , Esme , Indah kalian disini ?".tanya Monica
"aku mau disini Tante soalnya papip sama om om lagi ngobrol di bawah ".ucap Hussein
"iya Tante bahas apaan gak tahu ".ucap esme
"Tante kita boleh kan ?".ucap indah
Monica mengedipkan matanya
dan ikut makan dengannya
anak anak bercerita bahwa Atmajaya dan Rita sangatlah serasi
Monica bersedekap Dada
"wuaduuh perasaanku tidak enak ini tapi bagus sih ibu mendapatkan kebahagiaanya ".batin monica
Miranda bermain dengan para bayi dia menimang Mario yang rewel dan kemudian lansung tenang di pegangnya
"anak ini lagi butuh perhatian jadi dia rewel ".ucap Miranda
semua tersenyum padanya Morgan ingin mengambil Mario tapi Mario malah nangis tidak mau dia memberikanya pada Miranda lagi dan lansung diam
"kenapa dia ?".tanya Morgan
"mungkin dia takut padamu ".ucap ceplos Miranda
semua tertawa
"ibu sudah memutuskan ibu akan ikut menjadi sukarelawan dan pergi ke tempat pengungsian dan organisasi Indonesia berkebun dengan Jay dan anaknya Miranda ".ucap Rita
semua terdiam
"euhmm ibu itu kami takut akan bahaya Bu ?".ucap Edward
"bagaimana sesuatu terjadi pada ibu ?".ucap Hector
Rita melihat Morgan
"Morgan u need rest right kalian semua kalau mau ikut silakan Morgan ibu minta tolong untuk temani ibu ya ".ucap Rita
Morgan tidak bisa menolak
•••
Monica dan anak anak selesai makan ia memakai niqabnya
anak anak berniat membuang kertas di tangan mereka
tapi dengan sigap Monica merebutnya
"loh kok dibuang ?".ucap Monica
Monica melihat kertas itu
"nilai agama kalian bagus kok ".ucapnya lagi
anak anak berniat membuang kertas ulangan
"enggak nilai kita gak bagus 98 salah satu doank biasanya 100 ".ucap indah
"loh enggak apa apa ".ucap Monica
Imran datang menyilangkan tangan
"papip ".ucap Hussein
Monica melihatnya
anak anak menghampirinya
"papip denger tadi kalian mau buang kertas ya ?".ucap Imran membungkukkan tubuhnya
rupanya ia sudah dengar percakapan tadi
"papa Imran bisa bantu kita ?".ucapnya
"aunty bantuin kita juga ya ".ucap esme
Monica tersenyum
__ADS_1