
Flashback Murat :
Murat segera pergi dari tempat itu bersama adam dan gabriel hari sudah mulai gelap mereka menaiki mobil dan sampai disebuah Club malam yang sangat mewah mereka menghampiri seorang pria yang sedang meminum red wine bersama para gadis yang berada di sampingnya pria itu juga sedang menelpon dengan bulu halus di rahangnya dan mata hitam pekat
pria itu melihat murat dan terus meminum red wine nya sambil tersenyum
murat ke arahnya seorang diri
dia bertepuk tangan dan tersenyum
POK POK POK
para wanita lansung meninggalkanya
"murat kawanku kau nak apa !".ucap pria itu dan tersenyum
mereka segera berpelukkan
"aku tak nak apa apa aku hanya butuh sikit bantuan kau imran !".
ya pria itu adalah imran teman baik murat dan sesama mafia besar di Malaysia yang menolong murat dari penyekapan dominico di panti asuhan dulu dia datang bersama hassan
imran melihat dominico dari jauh
"murat kau tengok tuh ada dominico !".ucap imran
murat tersenyum
"aku yang ajak dia kemari !".
"Hah !".ucap imran dengan heran
murat menceritakan segalanya pada imran dan mengerti sekarang karena dia sudah berkawan lama dengannya
Dominico menuju ke arah mereka
"kau sudah selesai meyankinkan dia cepatlah sedikit waktu kita tidak banyak !".ucap dominico
"oh jadi kau masih tak ada rasa syukur ya !".ucap imran
" imran aku minta bantuan kau kau kan kenal dekat dengan keluarga andrea apa kau tahu dimana keluarga tuh sekarang !".
"jujur aku tak tahu dimana keluarga tuh sekarang tapi aku tahu semua tempat tempat milik mereka dan tempat persembunyiaan mereka !".
"tunjukkan pada kami !".ucap adam
" aku akan bantu kau semua bersiaplah ikut aku !".ucap imran
imran dan seluruh anak buahnya bangkit dari tempat duduknya dan keluar dari club dan menuju markas mereka yang besar
murat serta dominico adam dan gabriel lansung masuk markas imran
"aku dah selidiki dia dia punya gudang kosong di daerah perkebunan milik mereka kat puncak !".ucap imran
imran melempar pistol pada dominico
"sebaiknya kau dan adik adik kau simpan tu untuk jaga jaga !".ucap imran
"wow aku suka pistolmu !".ucap dominico
"Pistol C24 keluaran terbaru !".ucap gabriel
"wow adikmu pandai rupanya !".ucap imran
"oh ya aku lupa sepertinya mereka sengaja mengundang kita !".ucap imran
"Maksud kau !".ucap murat
imran tersenyum dan meminta murat melihat laptopnya yang terdapat pesan Video yang dikirimkan Hector Dan Morgan
💻 : aku tahu kalian pasti meminta bantuan imran untuk melancak kami Kami berada di Gedung yang berada di perkebunan milik kami di puncak kami tunggu kalian !".ucap morgan Dan Hector
__ADS_1
"apa kau ingin jebak kami !".ucap dominico menodongkan pistol pada kepala imran
sementara imran hanya tersenyum
"buat apa aku jebak kau hah kenapa aku beri kau pistol !".ucap imran dan tersenyum
mereka segera keluar dari markas dan bertemu anak buah imran dan anak buah murat dan dominico yang sudah berkumpul bersama
"dengar semuanya hari ini kita bersatu !".teriak dominico pada anak buahnya
"kita harus lakukan perkerjaan ini dengan benar !".teriak murat
" kalian semua ikuti kata kami mengerti !".teriak imran
"mengerti tuan !".teriak para anak buah
dengan segera mereka keluar dari markas imran dan menaiki mobil menuju tempat persembunyiaan hector mereka masuk secara mengendap endap dan mengepung seluruh anak buah keluarga andrea dan melawan mereka satu persatu
hector morgan monica dan ed dan rita tahu bahwa mereka dikepung tapi mereka hanya diam saja toh itu hanya anak buah burhan yang sudah di peras
"aku sangat tidak sabar menunggu dia di siksa !".ucap monica
"apa kau ada kata terakhir suamiku !".ucap rita
"kalian tidak akan bisa mengambil apa yang kumiliki !".teriak burhan
seluruh orang terkekeh dengan perkataan burhan
"Aku sudah mengumpulkan bukti bukti kejahatanmu dan aku sudah merekam perkataanmu !".ucap edward
"kau mau tahu ayah kami sudah curiga padamu selama berberapa hari ini dan kami menaruh perekam di pakaian yang kau kenakkan ibu yang menaruhnya kemarin perekam suara kecil walaupun terkadang tidak jelas untungnya kami bisa memperjelasnya !".ucap hector
"Dan oh iya seluruh kepemilikanmu sudah kami ubah atas nama ibu dan kami !".ucap morgan
"kurang ajar kalian !".
tiba tiba ada langkah kaki pria disana
Morgan Dan Hector serta ED berbalik
ternyata dominico murat adam serta gabriel datang sendiri ke hadapan mereka
Flashback End
Dominico dan murat berniat memberi Hector bogem mentah tapi tangan mereka dicegat oleh 2 wanita yang muncul dari samping mereka
"Monica ?".ucap murat
"Bibi Rita ?".ucap dominico
imran segera datang ke tempat mereka
"sudahlah hentikkan ini bukan kesalahan anak anakku justru musuh yang sebenarnya ada di hadapanmu saat ini !".ucap rita
dominico melepaskan tanganya dari rita
"OMONG KOSONG KAU MELINDUNGI PUTRA PUTRAMU BUKAN !".ucap dominico
"TIDAK !".bentak monica
"Kak nico dengarkan penjelasan kami dulu justru yang bersalah adalah ayah kami burhan aku adalah korbanya dan saksi kejahatanya !".ucap monica
"monica ?".ucap murat
"bukankah adikmu sudah meninggal karena tewas di mansion dominico !".ucap murat
Deg
dominico adam serta gabriel terkejut
"apa maksudmu !".ucap adam
__ADS_1
"Apa yang sedang terjadi !".ucap gabriel memegang kerah kemeja hector morgan menolong hector
"biar aku jelaskan !".ucap ed dari jauh
dia segera menyalakan bukti bukti kejahatan burhan dan kebenaran mengenai Mereka bahwa ayah mereka lah yang bejat dan mereka tidak ikut campur disitu monica juga memberi tahu tentang kematian palsunya bagaimana ayahnya menyekapnya dan menyiksanya bahkan kemudian memperlihatkan bekas pecutan di kakinya dia juga memberi tahu dominico bahwa mathilda menjatuhkan kepalanya saat ingin berpamitan denganya hingga berdarah di mansion yang lama
Dominico Mendesah kasar
"ya tuhan jadi yang dia bunuh adalah kau itu sebabnya kalian ( morgan dan hector )
memutuskan persahabatan kita dan kenapa anak buahku untuk menyelidiki kalian selalu kembali tak selamat !".ucap dominico
"sekarang kau mengerti saat itu kami dibodohi oleh akting pria brengsek ini dan untuk siksaanya kami serahkan pada kalian !".ucap morgan
murat dan dominico melirik rita
"lakukan saja nak dia bukan suamiku lagi aku tidak sudi punya suami seperti dirinya !".
murat dominico adam dan gabriel melihat burhan yang terikat di kursinya
"harus kita apakan dia ya !".ucap murat
"hey pria bejat apa ada kata terakhirmu !".ucap dominico
"kalian pengecut !".ucap burhan
tak lama imran tepuk tangan dan anak buahnya datang membawa tas besar berisi alat bedah dan mempersiapkan pisau bedah dan sarung tangan plastik
sementara keluarga andrea tidak memperdulikanya dan hanya diam melihatnya saja
murat dan dominico memakai sarung tangan pelastik sementara adam menyuntikan kaki burhan dengan suntikkan yang membuat ia lumpuh total seketika dan menyuruh anak buahnya memasukkan dalam rendaman kaki dengan kak
"anggap saja ini terapi terakhir !"
sementara gabriel memotong kabel listrik yang ada disana
"mau apa kalian hah kalian semua pengecut bunuh aku sekarang !".
"lansung membunuhmu tidak akan seru tapi menyiksamu akan lebih seru !".
dominico dan murat mulai menyiksa burhan dan merobek kulit wajahnya yang mengerut
"astaga sakit sekali !".teriak burhan
"tenang saja ini baru permulaan wajahmu sudah mulai menua kau perlu operasi plastik untuk tampan !".ucap murat kemudian merobek mulut burhan dan berhenti bersama dominico
"mulai kejutan satunya !".perintah dominico pada adik adiknya
adam dan daniel mengangguk
mereka menyalakan saklar listrik bersama dan itu membuat tubuh burhan tersetrum listrik karena gabriel telah menaruh kabel listrik di tepi wadah air yang merendam kaki burhan hingga tubuhnya gosong
sementara keluarga andrea hanya diam dan puas dalam hati mereka
"hentikan !".teriak dominico
adam serta gabriel menghentikkan aksi mereka
dominico mendekati wajahnya ke arah wajah burhan yang sudah tidak karuan
selang beberapa menit dominico menusuk jantung burhan perlahan
"ini adalah balasan bagimu yang sudah sangat jahat bejat !".ucap dominico menghentikan aksinya
"dan ini adalah balasan bagimu yang sudah bermain main dengan amarahku !".ucap murat yang menekankan tusukkan di jantung burhan cukup dalam dan menarik dari jantung ke ginjal dengan cara menyerong sekaligus di tekan
burhan pun tewas mengenaskan
sementara imran adam dan gabriel tersenyum melihat kesadisan temannya dan kakaknya
"terima kasih kau sudah membunuhnya !".ucap monica
__ADS_1
dominico dan murat saling meliriknya
"tidak apa apa ini memang balasan untuknya !".