
...♟️perpecahan itu tidak menyenangkan ♟️...
•••
Di Mansion Andrea
Hector menenangkan anaknya bersama Indah di kamar bayi Haidar menangis
"dimana deborah ?".tanya Hector menggendong Haidar pada suster
"papa mamim katanya pergi sebentar ke supermarket sama aunty Alyssa ".ucap Indah
Hector menenangkan anaknya
Edward melihat anaknya yang tertidur di ranjang
"dimana Alyssa ?".tanya Edward pada baby sitter
"tuan nyonya Alyssa bilang dia pergi ke supermarket ".ucap baby sitter
di kamar Mario
Esmeralda bermain bersama Mario dan Rita Morgan menghampiri mereka dan memeluk anak perempuannya
"papa , papa dari mana ?".tanya Esmeralda
"papa habis kerja sayang ".ucap Morgan
Rita menggendong Mario
"ibu ".lirih Morgan berdiri dari tekukkan lututnya
"kau dari mana saja sih ?".tanya Rita
"aku sedang urusi pekerjaan sebentar tadi di kantor ".ucap Morgan berbohong
Rita tersenyum
"dimana Miranda ?".tanya Morgan
"papa Tante dokter pergi tadi sama Tante Deborah dan Alyssa ".ucap Esme
"loh kemana ?".tanya Morgan
esmeralda mengangkat bahu
Morgan mencurigai ada sesuatu yang di sembunyikan para wanita
Deborah datang ke ruangan anaknya
"kamu dari mana ?".tanya Hector
"aku dari klinik sama supermarket ".ucap Deborah
"untuk apa ?".tanya Hector
"aku sedang akan masa subur saat ini dan aku membeli perlengkapan Haidar yang sudah mau habis dan aku klinik untuk membeli pil pencegah kehamilan ".ucap Deborah dengan senyum
Hector tersenyum dan terkekeh
"kau ini tidak apa kau tidak menggunakan pil aku akan terus memberimu benih setiap hari ".goda Hector
Deborah memukul dada suaminya
Alyssa datang ke kamar melihat anaknya dan Edward
"kau dari mana ?".tanya Ed
"aku dari luar bersama Deborah ke klinik dan ke supermarket ".ucapnya
"oh ".ucap Ed dengan senyum
•••
mereka kemudian ke kantor mereka
Morgan dan Hector serta Ed berada di kantor mereka Morgan sedang di kursi kebesarannya Hector dan Ed di sisinya seorang pria masuk bersama anak buahnya dan duduk
"Monica bilang kau memberikan tawaran padanya ?".tanya Morgan
"ku dengar kalian bertobat namun dengan cepat kalian kembali ".ucap Albert
"katakan pada kami apa tujuanmu ?".tanya Hector
"aku tahu kalian bekerja sama dengan para mafia lain dan membangun sebuah alisiansi ".ucap Albert
__ADS_1
"lantas apa masalahmu ?".tanya Edward
Morgan terlihat risih dengan kehadirannya namun ia tetap tenang
"aku tahu apa yang ada di pikiranmu .jangan pernah kau bermain main dengan kami sebab kami adalah orang yang sangat sibuk dan hebat dalam bisnis kami ".ucap Morgan
"aku tahu kalian sangat kuat aku ingin bekerja sama dengan kelompok kalian sebagai rasa terima kasihku aku akan menikahi adik kalian ".ucap Albert
Morgan terdiam
"kau berbicara dengan salah dan orang yang salah ".ucap Edward
"aku rasa waktumu sudah habis kau harus pergi sekarang ".ucap Hector dengan halus tapi seakan mengusir
Albert mengancam halus
"ketika seseorang membalas dendam karena di remehkan dia akan membasmi terhadap seseorang yang membuatnya dendam hingga ke akar akarnya ".ucap Albert
"kau harus pergi sekarang ".tekan Edward
"aku akan pergi ".ucap Albert
dia pergi dengan anak buahnya
Morgan mengelus dagunya
•••
Tristan di mansionnya ia masih bersama Stefan dan Archielleo
"coba kalian pikirkan siapa saja diantara kita yang tahu kita terhubung ketika dia kita terhubung dia tahu bagaimana memikirkancara memisahkan kita ".ucap Tristan
"dengan masa lalu kita ".ucap Archie
"aku tahu maksudmu seseorang diantara kita ada yang berkhianat ".ucap Stefan
"kenapa kau berfikir seperti itu ?".tanya Archie
Stefan mengangkat bahu
"itu baru tebakkanku saja aku takut ini benar ".ucapnya
TOK
TOK
TOK
"tuan ada polisi di depan ".ucap anak buah Tristan
mereka bertiga terkejut melirik
polisi kemudian masuk dan berbincang dengan Tristan
Stefan dan Archie mendengarkan dari jauh
pelayan menyediakan teh
"ada apa tujuan kalian kemari ?".tanya Tristan
"seperti yang kau tahu ibumu Amora sudah di penjarakan saat ini , aku kemari ingin memberi tahumu sesuatu aku harap kau bisa sabar kami menemukannya siang ini pada saat ia makan siang dia mengalami keracunan parah dan dia telah berpulang ke pada Tuhan nya ".ucap polisi
Tristan hanya diam membisu
Archie dan Stefan terkejut
Tristan melihat Amora di rumah sakit yang mati dengan keadaan sangat pucat
"ibu " .lirih Tristan
dia mengecup tangan ibunya
polisi berbicara dengan Stefan dan Archie
"bagaimana bisa ia mati keracunan ?".tanya Stefan
"kami sudah cari tahu bukan hanya Amora saja yang keracunan tapi beberapa narapidana semua sudah kami selidiki koki yang memasaknya bunuh diri dengan racun yang sama . sebelumnya kami interogasi dia habis habisan dia mengatakan sesuatu sebelum mulutnya mengeluarkan busa ".ucap polisi
"racun ".lirih Archie
polisi memberikan tes lab nama dan jenis racun itu
Stefan dan Archie membacanya
"apa yang ia katakan ?".ucap Stefan
__ADS_1
"Dominico Alessio ".ucap polisi
Dominico sedang berdiri dia berada di atas dataran tinggi dataran tinggi itu terletak di di samping pantai miliknya karena di bawah dataran tinggi itu laut ia menghirup nikotin ganja dengan santai
Tristan datang dengan mobilnya ia turun dari mobilnya
Dominico memberi makan ikan ikan yang ada di bawahnya
"ambil ini ?".ucap Dominico menawarkan makanan ikan
Tristan mengambilnya dan memberi makan ikan
"kau tahu perdagangan kita meningkat luas setelah ada aku ".ucap Tristan
Dominico tersenyum sambil memberi makan ikan
"beberapa hari lalu aku mendapat kabar senjata buatan organisasi mu di jual keluar negeri dan di beli oleh seorang pemuda kemudian pemuda itu dia melakukan pembunuhan massal yang menewaskan 22 nyawa anak anak di Texas ".ucap Tristan memberi makan ikan
"polisi mencurigai aku bukan ?".tanya Dominco memberi makan ikan
"hari ini aku mendapat kabar dari penjara ibuku , ibuku dan narapidana lain tewas keracunan kemungkinan mereka sengaja di racuni koki yang membuat makanan itu di interogasi dia mati tiba tiba saat di interogasi karena meracuni dirinya sendiri saat di interogasi koki itu menyebut satu nama ".ucap Tristan ia melihat wajah Dominico
"namamu ".ucap Tristan
Dominico tersenyum padanya
•••
Hassan dan Simon berjalan beriringan di sebuah kantor Simon dan Hassan mendobrak sebuah pintu terlihat seorang pria tidur dengan wanita
Simon tersenyum smirk
"we need your help ".ucap Simon
•••
Imran berada di sel tahanan saat ini ia berbicara lewat dinding kaca dan bertelepon dengan Murat saat Imran di bawa polisi Ayla datang ke mansion melihatnya ia menenangkan Hussein sementara Hassan pergi memberitahu Murat dan kemudian pergi lagi
📞 : Mane Hassan dan macem Mane Hussein ? .Imran
📞 : Hassan ade kau jangan risau .Murat
📞 : aku titip dia orang .Imran
📞 : kau jangan risau pasal tu , orang orang kita belum tahu kau masuk lokap .Murat
📞 : aku kena jebak .Imran
📞 : aku tahu lah , aku akan cakap dengan yang lain kita orang pasti bisa selamatkan kau !".ucap Murat
polisi penjaga memperhatikan mereka
•••
Atmajaya dan Ferhat menaiki mobil mereka masuk melewati terowongan dan gang jalanan saat itu sepi
"dimana Miranda ?".tanya Atmajaya menyetir
"bukankah dia di rumah sakit ?".ucap Ferhat
"tidak.dia hanya sebentar di rumah sakit ".ucap Atmajaya
"aku rasa dia juga pergi dengan Haya dan Luci ".ucap Ferhat
"ayah merasa ada sesuatu yang di sembunyikan para gadis , ayah baru menebaknya saja sikap mereka menjadi sangat sibuk saat ini ".ucap Atmajaya
tiba tiba
BRAKKKK
mobil mereka di tabrak dari belakang
"siapa yang mencari masalah dengan kita !".ucap Ferhat
mereka berdua keluar
2 orang menodongkan pistol dan sebilah pisau pada mereka Atmajaya di todongkan pistol Ferhat di todongkan pisau mereka tenang dan melawan balik dengan bela diri Ferhat memilintir tangan pria itu ke belakang hingga pisau itu te
terjatuh dan membuat pria itu pingsan dan lehernya patah
tiba tiba
DUARRRRRR
"ayah ".lirih Ferhat
__ADS_1