Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : kekhawatiran seorang ayah


__ADS_3

Para the black blood father's serta simon memutuskan untuk pulang secara lansung ke indonesia karena khawatir pada anak anak mereka


waktunya memakan 7 jam dan mereka berangkat malam bisa besok pagi mereka tiba di indonesia


dominico , murat dan morgan serta hector dan archielleo panik apa yang akan terjadi pada anak anak mereka di sekolah besok


•••


7 jam kemudian


ini pukul 6 pagi di indonesia


para orang tua bocah bocah kodok tokcer tertidur di jet pribadi mereka


mereka semua telah sampai di indonesia dan lansung ke mansion mereka naik mobil


"anak anak ".ucap dominico


si kembar tengah sarapan


dominico datang dan memeluk mereka


"kalian gak apa apa kan !".tanya panik dominico


"papa papa kenapa kok panik gitu ".ucap si kembar


dominico kembali memeluk si kembar


isabella curiga dengan sikap dominico


"papa kita sekolah dulu ya udah terlambat ada ulangan di sekolah ".ucap si kembar


"biar papa dan mama antar ya ".ucap dominico


"tapi mas kamu kan baru pulang ".lirih isabella


"tidak apa apa biar aku saja yang antar ".ucap dom paniknya


isabella menitipkan dellalita pada suster dan ikut


•••


sesampainya di sekolah anak anak pamit disitu ada indah dan esme serta aland datang dan ke kelas bersama


morgan dan hector serta aland ngotot untuk mengantar anak anak mereka sekolah sama seperti dominico karena mereka sangat panik


mereka menitipkan banyak anak anak buah mengawasi dan melindungi anak anak mereka


kemudian mereka pergi


di dalam mobil


"mas ada apa sih ?".tanya isabella


dominico tidak ingin isabella panik dan syok serta banyak pikiran


"aku gak apa apa ".ucap dominico


isabella tahu dominico menyembunyikan sesuatu darinya


"aku tahu kau bohong padaku bilang sama aku ada apa ?".minta isabella


dominico mengatakan ia hanya khawatir pada si kembar itu saja


•••


di sekolah


kelompok kodok tokcer menghampiri diki yang sedang menghibur doni


"dik don kalian kenapa ?".tanya indah


"iya nih muka kalian asem amat kalau diliat ".ucap aland


"kenapa sih kalian kepo jangan ganggu aku sedang sebal nih ".ketus doni


esmeralda menghampiri doni


"kamu sebel kenapa ?".tanya esmeralda


"biarkan mereka tahu doni ini juga demi keselamatanmu ".ucap diki


"tidak ah nanti lukaku tambah parah ".ucap doni


diki memperlihatkan tangan doni yang terluka lebam


kelompok kodok tokcer terkejut


"don tangan kamu kenapa ?".panik daniel


"apa ibumu memperlakukanmu seperti itu ".ucap nicolas


esme menyumpal mulut nicolas dengan tangannya


doni hanya menangis


"aku benci orang tuaku ayahku membuangku hanya karena aku penyakitan dan ibuku menyiksaku hanya untuk itu ".ucap doni menangis


diki menenangkanya


"aku ada ide daripada kau hidup dengan ibumu yang itu lebih baik kau ikut kami saja bibi kami punya panti asuhan kau bisa tinggal disana ".ucap daniel


"benarkah kalau seperti itu lebih baik ".ucap doni antusias

__ADS_1


mereka semua mengganguk dan sepakat membantu doni


saat istirahat tiba saatnya mereka akan mengerjai mata mata mereka


seorang pria ob menaruh kue yang sudah diberi racun yang biasa kodok tokcer beli


tanpa pria itu sadari aksinya terekam oleh si kembar


"dia akan mencelakai kita kita harus mengerjainya ".ucap daniel


daniel dan nicolas menyimpan rekaman itu


para kodok tokcer datang mereka pura pura mengambil kue itu dan duduk di meja


rekaman video itu tersebar


"anak anak jangan !".teriak guru


para kodok tokcer belum memakanya


ob itu pergi tapi pas akan pergi dia dihadang oleh anak buah bocah bocah itu dan menghanjarnya tanpa ampun


"katakan siapa yang menyuruhmu !".bentak ron anak buah dominico


pria itu tersenyum dan mengeluarkan sesuatu dari kantongnya dan meminumnya


ia memuntahkan darah dan busa lalu meninggal


"sialan !".bentak ron


seluruh anak buah bocah bocah itu memberitahukan pada bos mereka


saat pulang sekolah orang tua bocah bocah itu datang dan menjemput mereka


"kalian gak apa apa ?".ucap para pria itu


"gak apa apa kok papa ".ucap bocah bocah itu


mereka memeluk anak anak mereka dan pergi


doni melihat hal itu menangis pasalnya ia tidak dapat cinta seperti itu diki menenangkanya


"sudalah kan sebentar lagi kamu pindah dari mana kamu ".ucap diki


doni menghapus air matanya


Tita ibu kandung doni datang dan menyeret anaknya ke mobil dan mencengkram lengan doni


"tante jangan kasar donk !".sewot diki


"biarin !".ucap tita


dia menyeret doni ke mobilnya dan pergi


dia pergi ke jemputanya


sesampainya di mansion si kembar mengganti bajunya dan makan bersama


•••


di tempat lain


sudah 2 hari ini ayla dan monica di rumah sakit hanya diam


ayla bersama layla dan murat dan adik kembarnya.


"liat nih adik adik kamu hakan dan minda ".ucap layla


ayla senang dengan anak kecil dan mencubit pipi gembul hakan dan minda


murat datang


"sayang papamu bawa fortune cookies kesukaanmu makan ya ".ucap murat


ayla tetap bersikap seperti orang asing hanya mengganguk dan diam


murat berusaha sebaik mungkin dan mencoba mendekatkan diri pada anaknya


hassan datang


ayla hanya diam


hassan tersenyum padanya entah kenapa senyuman itu terasa hangat dilihat ayla


"ayla aku kemari membawa ini padamu ".ucap hassan memberi buku


ayla menerimanya


"1001 malam ".ucap ayla


murat bersyukur ayla mulai bicara


"aku belikan ini untukmu aku harap kau menyukainya ".ucap hassan


"ehmm baiklah terima kasih ya ".ucap ayla


"dan terima kasih fortune cookiesnya pah ".


mendengar itu murat memeluk ayla


ayla memeluk murat dan layla


keluarga alessio datang bersama anak anak

__ADS_1


"ini istri om adam dan gabriel dan anak anak om ?".tanya ayla pada adam dan gabriel


"iya anak om kembar tiga ini mawar istri om dan ini melati istri om gabriel dan anak om juga kembar


".ucap adam dan gabriel


mereka mengenalkan istri dan anak anak mereka


"ini siapa ?".tanya ayla menunjuk isabella


"ini adeknya papamu sayang ini bibimu dan anak kembar besar itu sepupumu dan yang ia gendong itu sepupumu juga ".ucap murat


mawar melati dan isabella berusaha mendekati diri dengan ayla ayla meresponya dengan baik


•••


di bangsal lain


monica masih di rumah sakit karena mental dan traumanya juga


"makan ya sedikit saja !".ucap rita membujuk anaknya


monica hanya diam dan meneteskan air mata


morgan hector dan edward datang membawa anak anak dan deborah , alyssa


"aunty cantik !".ucap anak anak


monica hanya tersenyum


"aunty cantik kok senyum aja cium kita donk ".ucap indah


morgan dan hector serta edward melirik dan menghembuskan nafas mereka


monica tersenyum pada mereka dan mencium anak anak itu


semua orang bersyukur monica merespon


"aunty cantik sakit ?".tanya esme


"aunty kesakitan ?".tanya indah


monica memegang pipi anak anak itu


"tante enggak apa apa sayang tante baik baik aja ".ucap monica


sementara itu morgan ponselnya berdering


dia mengangkatnya dan menjauh


📞 : bagus kalau kau sudah dapatkan dia masukkan dia dalam markas dan kandang sherkan .morgan


dari jauh morgan dan hector melirik morgan mengganguk padanya


hector berbisik pada edward edward mengganguk setuju


di tempat ayla


si kembar merasa kasihan dengan hassan


hassan keluar dari ruangan ayla


si kembar menghampirinya


"bang hassan !".ucap keduanya


hassan meliriknya


"ada apa ?".ucap hassan


"bang hassan ingat kan kita ada sesuatu buat bang hassan ".ucap si kembar


hassan berdehem dan membuat dirinya sejajar dengan bocah bocah itu


si kembar membisikkan sesuatu padanya


mata hassan membulat sempurna


dominico dan isabella ke arah mereka


"mama kita sama bang hassan dulu ya sebentar saja ke rumahnya papa imran doank ".ucap daniel


"iya mah ya boleh ya mah pah ".bujuk nicolas


isabella dan dominico melirik


"sayang jangan ya nanti kalian repotin lagi !".ucap isabella


"gak apa apa bella mereka tidak akan merepotkan aku ".ucap hassan


"tumben biasanya kalian bertiga suka berdebat ".ucap dominico


si kembar berbisik padanya


"ya sudah sana ".ucap dominico


"mas ".protes isabella


dominico membisikkan sesuatu pada isabella


"ya sudah kalian hati hati ".ucap isabella


si kembar kegirangan

__ADS_1


__ADS_2