
di mansion dominico dominico tertidur di ruangannya sinar matahari membangunkanya dia hanya melihat guling disampingnya dia kemudian ke kamar mandi dan membersihkan diri dan keluar memakai pakaianya dan hendak turun ke bawah dia melewati ruangan isabella tanpa menoleh
tiba tiba layla datang dan menepuk pundak dom dari belakang
"dom kau buru buru sekali ".ucap layla
"aku ada meeting di kantor adam dan gabriel sudah kesana terlebih dahulu ".ucap dom dan memegang pipi saudara kembarnya
"aku pamit ya kak ".ucap dominico dan segera meninggalkan layla
layla yang melihat itu sebenarnya curiga
1 minggu kemudian
sementara itu isabella yang berada di kamarnya sedang bicara dengan murat murat membelikan mangga manis untuk adiknya itu
" wah wangi banget kakak tahu saja aku sedang ingin sekali ".ucap isabella
"pasti tentu saja aku kan kakakmu".ucap murat
tiba tiba ia merasa mual dan pusing dan ia lansung bergegas ke kamar mandi
HUEKKK ,HUEKKK
murat panik dan segera menyusul isabella
"isabella sayang apa kau masuk angin ?".ucap murat
"tidak aku tidak apa apa aku hanya mual ".ucap isabella
"isabella apa kau sudah datang bulan ?".ucap murat
DEG DEG DEG
isabella mendengar itu terkejut pasalnya ia sudah telat datang bulan
"kakak aku belum datang bulan ".ucap isabella
DEG
murat terkejut mendengar itu ia segera menyuruh isabella menunggu di kamarnya dan turun menyuruh pelayanya membeli testpack
disisi lain anak buah murat sedang diikat dan babak belur mulutnya disumpal dengan kain dan terdapat kamera yang memperlihatkan wanita dan anak kecil yang ketakutan yang ternyata keluarga dari anak buah murat tersebut terdapat seorang wanita menodongkan pistol kearahnya dan dia kelilingi anak anak buahnya
__ADS_1
"ikuti perintahku baik baik bilang pada murat bahwa layla telah di pindahkan ke luar negeri dan katakan padanya kalau dominico masih seorang cassanova dan soal gadis remaja itu bilang padanya kalau itu anak pelayan !".ucap wanita itu
"baik baik akan saya katakan tapi jangan sakiti keluarga saya ".ucap anak buah murat
"kau tahu aturanya ".ucap wanita itu
"cepat lakukan waktumu hanya hari ini atau kau akan melihat keluargamu mati mengenaskan ".ucap wanita itu
wanita itu berbalik dan ternyata ia adalah ibu morgan dan Hector yang sudah sembuh tapi masih dillapisi dendam kesumat dia tidak ingin murat nanti bersatu dengan musuhnya Baik Morgan ,Hector dan Ed tidak mengetahui ibunya sembuh mereka hanya mengetahui ibu mereka sudah bisa bicara kemarin dia sangat ingin membalaskan dendam Monica putri satu satunya itu
sementara itu di malam hari Dominico tengah berada di klub malam dan meminum red wine di area premium
dia terus terbayang rasa bersalahnya pada isabella dan terus meminum red wine dia terus terbayang wajah cantik tidur isabella
"kenapa kenapa aku memikirkan dirinya kenapa kenapa apa aku merindukan dia ? ".batin dominico
tiba tiba seseorang memeluknya dari belakang
"sayang aku kangen ".ucap perempuan itu yang ternyata mathilda
dominico mencengkram tangan mathilda dan melepaskan pelukkanya itu
"kau mau apa aku kemari hah !".ucap dominico
"sayang aku mohon maafkan aku ".ucap mathilda dengan pura pura menangis
"sayang maafkan aku saat itu aku mabuk ".ucap mathilda dengan wajah memelas dan segera memeluk dominico
"lepaskan pelukkanmu dariku ****** ".ucap dominico
di bar yang sama ada hassan yang habis bertemu kekasihnya yang lainnya dia melihat dominico dan mendengarkan kejadian itu untuk memberikanya pada murat
"sayang kau bisa benci padaku tapi tidak dengan anak yang aku kandung dia anakmu".ucap mathilda
mendengar itu hassan dan dominico terkejut
"tidak kau pasti bohong kau kan wanita malam tidak mungkin dia annaku !".ucap dominico
PLAKKK. suara tamparan dari mathilda untuk dom dan mathilda segera melempar surat pada wajah dominico
"ini ambil baca itu !".ucap mathilda
dominico membuka dan membaca surat itu dan terkejut
__ADS_1
" 1 minggu kau ingat satu hari saat sebelum kau bilang kau bangkrut kita melakukan apa .ini anakmu ".ucap mathilda
mendengar itu dominico terkejut dan syok lalu segera duduk di sofa
hassan yang melihat itu terkejut dan segera pergi dari klub ke mansion murat dengan geram
disisi lain isabella tengah mencoba alat tes kehamilan itu dia sedang duduk di toilet dan membuka hasil alat tes itu dia menangis mengetahui dirinya hamil anak dominico
murat yang mendengar isabella menangis panik
TOK TOK TOK
"isabella keluarlah kau kenapa ?".ucap murat
isabell keluar sambil menangis dan memeluk murat
"kakak bagaimana ini kenapa anak ini harus ada di tubuhku kenapa kenapa ".ucap isabella sambil memukul punggung murat
"stt hei kau tidak boleh seperti itu anak ini anakmu anggap saja ini malaikat buatmu diluar sana masih banyak yang ingin anak tapi mereka tidak bisa kau tidak boleh seperti itu".ucap murat sambil memeluk
isabella terus menangis dan mengatakan ingin sendiri di kamarnya murat segera meninggalkanya
tiba tiba hassan datang ke mansion murat dengan buru buru
"ayah ada sesuatu yang harus katakan".ucap hassan
"ada apa ?".ucap murat
belum sempat bercerita anak buah murat datang dengan tidak ada luka memar di wajahnya
"bos aku sudah menyelidiki semuanya boss tuan dominico ternyata masih memiliki jiwa cassanova dan saudarinya yang koma juga ia telah pindahkan keluar negeri dia juga berencana pindah keluar negeri dan soal anak remaja itu ternyata itu anak pelayanya ".ucap anak buah murat
murat geram dan melempar gelas hingga pecah
"ayah ini juga soal dominico ".ucap hassan
"katakan cepat !".ucap murat
"ayah tadi ke klub menemui kekasihku tanpa sengaja aku melihatnya dengan wanita simpananya dan apa wanita itu hamil tapi dominico membantah itu anaknya ".ucap hassan dengan terburu buru
"apa !".ucap murat
murat yang mendegar itu marah besar dan sangat mendendam pada dominico karena merusak kehidupan isabella dia berfikir dominnico juga tidak akan bertanggung jawab atas kehamilan isabella dan menggangap itu bukan anaknya
__ADS_1
"kau pergilah sekarang urusamu sudah selesai !".teriak murat pada anak buahnya
anak buahnya segera pergi dan meninggalkan murat menuju ibu morgan dan hector