
...KHUSUS 18 + BOCIL MINGGIR ...
...( KIDU KUAT MENTAL DAN PSIKIS )...
•••
di belahan dunia lain tepatnya di Amsterdam , Belanda
terdapat seorang pria bertudung berjalan di sebuah gang sempit malam hari seseorang melewatinya dan memberikannya ia kunci diam diam dia masuk ke sebuah rumah dan pria itu mengotak Atik komputer di sana terdapat beberapa data The Black Blood Father's dan catatan tindakan kriminal mereka entah apa yang dilakukan pria itu ia mengotak Atik komputer miliknya dan data data The Black Blood Father's
•••
Imran sedang bersama Monica saat ini Monica datang mengunjunginya di sampingnya ada Hussein
📞 : aku tahu dari Hussein dan Ayla mereka menceritakannya padaku .Monica
Imran tersenyum
📞 : papip apa ada orang yang jahat sama papip di sana ? .Hussein
Imran dan monica melirik Imran tersenyum
📞 : it's okay Hussein papip baik baik aja .Imran
📞 : aku titip dia ya bersama Ayla
📞 : kau tenang saja kakak kakakku dan yang lain sedang berusaha membebaskan mu aku yakin kau tidak mungkin melakukan itu.Monica
Imran tersenyum
📞 : terima kasih . Imran
Monica mengeluarkan sesuatu dari tasnya
📞 : ambil ini anggap ini hadiah dariku
ia memberikan amplop tebal Imran tersenyum smirk dia bertatap mata dengan Monica
•••
para polisi dan pemerintah yang menghadiri pemakaman Atmajaya di kumpulkan secara paksa oleh anak anak buah The Black Blood Father's di tempat markas rahasia mereka
para The Black Blood Father's menghirup nikotin sambil duduk di hadapan mereka semua
Murat melempar berkas ke meja dengan kasar dan duduk
"ambil itu !".titah Murat
"sepertinya kau sudah lupa janji kita sebelumnya ".ucap Dominic
"dalam perjanjian itu kalian berjanji tidak akan mencampuri segala urusan kami ".ucap Morgan menghirup nikotin
"mari kita lihat apa yang terjadi jika seseorang berkhianat pada kami !".ancam Hector
para anak buah The Black Blood Father's menodongkan senjata ke kepala mereka semua
"mau apa kalian !".hardik pemerintah di depan mereka
anak buah the Black Blood Father's menekan tombol pistol dan bersiap menembak kepala itu hingga ketakutan
"kenapa kalian takut ?".tanya Archielleo
dia terkekeh
"hanya seorang pengecut jika ia takut akan kematian ".ucap Archielleo
__ADS_1
"yah mereka memang seorang pengecut karena berani mencari masalah dengan kita tapi takut akan balasannya ".ucap Stefan tersenyum smirk
"sepertinya kami tidak melihat anggota yang lain dimana Adam , Gabriel , Hassan dan anggota baru kalian ?".tanya petinggi pemerintah di sana
Pria pria di depan mereka tersenyum smirk
•••
Adam dan Gabriel serta Tristan tengah berpencar Gabriel tengah berada di kantor pemerintahan dia menyamar menggunakan topi dan menyamar sebagai office boy
sementara Tristan ia berada di sebuah hotel ia menyamar sebagai keamanan
sementara Adam berada di tempat pemijatan
"like our plan ".ucap tristan menekan bluetooth di kupingnya
Adam dan Gabriel mengatakan iya
Tristan berjalan ke ruangan staff room
"maaf tuan khusus ..."
Bugh
Krekk
dia membuat leher pria itu patah dan pingsan
dia mencuri pakaian staff itu dan menyembunyikan staff itu dia menyamar sebagai staff memakai masker
sementara itu Gabriel ke ruangan data data sekedar membersihkan
"maaf tuan tapi anda tidak boleh ke sini ".ucap penjaga di sana
"aku tahu ".ucapnya
BUGH
seseorang berusaha melawannya ia menjambak orang itu dengan keras dan menjedutkanya ke meja dengan keras hingga orang orang itu terkapar seketika ia segera ke komputer dan memasukan chip kedalam komputer
"kenak kau berdebah ".ucapnya
sementara itu Adam keluar dari pemandian sauna ia tersenyum smirk meninggalkan tempat itu ada pria yang masih di sana pria itu terbangun karena merasa keracunan oksigen ia sesak nafas
Tristan sedang menyamar ia masuk ke ruangan sebagai ob malas sekali sebenarnya ia harus menyamar seperti ini tapi ini harus ia lakukan ia membawa sampanye ke dalam kamar ia melihat seorang pria yang tengah berendam di bath up dan menutup mata dia menenggelamkan kepala pria itu hingga tewas karena tak bisa bisa bernafas
beberapa anak buah pria itu menodongkan pistol padanya ia angkat tangan
"how dare u ".ucapnya
ia melihat botol sampanye di samping bathup
para anak buah pria itu berjalan ke arahnya ia memukul salah satu kepala anak buah itu dengan botol kaca sampanye hingga pecah
PRANGGGG
DUARRRRRR
salah satu anak buah pria itu ingin menembaknya namun dengan cepat ia menyampingkan tubuhnya dan melempar pecahan ganggang kaca itu yang sangat runcing ke tenggorokan milik pria itu hingga tewas
•••
"sebaiknya kalian lihat ponsel kalian ".ucap Edward
"mungkin itu penting !".ucap Edward
__ADS_1
mereka melihat ponsel mereka bergetar betapa terkejutnya mereka melihat menteri besar terbunuh karena tenggelam dan rekaman berupa isi video anak petinggi pemerintah di sana yang kehabisan nafas karena keracunan uap sauna dan bukti mereka melakukan penggelapan dana besar
"kalian pasti tahu hukumannya bukan ? hukuman untuk seorang pengkhianat lebih tinggi hukumannya lebih dari apapun karena ketika seseorang berkhianat tidak ada kata maaf yang tersisa ".ucap Archielleo
Simon dan Hassan di belakangnya
para anak buah the Black Blood Father's menodongkan pistol ke arah mereka Hassan ke dan Simon ke arah mereka
"letakkan kedua tangan kalian di atas meja !".titah Morgan
para anak buah the Black Blood Father's menaruh tangan para pemerintah , menteri dan para penjabat serta petinggi di sana dengan paksa
anak buah mereka mengambilkan paku Hassan dan Simon memegang palu
"maaf ".ucap Simon
BUGH
dia dan Hassan memalu tangan tangan pria di sana dan menusuknya dengan paku
BUGH
"ahh......" rintis pria itu keras
"dengan tangan ini kalian semua tandai surat perjanjian itu dan dengan tangan ini kalian menamakan hak hak orang lain ".ucap Hassan
BUGH
"AHHHHH.....".rintis pria itu
"ampun ampun bebaskan anakku hukum aku !".ucap petinggi pemerintah di sana
"ingat baik baik jika kalian bermain kembali dengan kami kami tidak segan segan memberi kata ampun sekalipun !".ancam Stefan dengan tegas
"PAHAM !".hardik Murat
"baik.keinginan kalian akan di kabulkan !".ucap Dominic
BUGH
Simon dan Hassan kembali memaku tangan mereka dengan keras
•••
Imran melihat isi dari amplop yang di berikan Monica isinya berupa surat dari dari keluarga pihak Handoko dan Diki Handoko bahwa ia merasa yakin bahwa Imran bukanlah pelakunya dan ia akan bersaksi di pengadilan
Imran tersenyum smirk dan melipat surat itu
•••
keesokan harinya
hari sidang pertama Imran
semua datang melihat sidang Imran
Diki melakukan face time dan di sambungkan oleh proyektor
"saya bersaksi hakim paman Imran tidak melakunya hari itu ".tutur Diki
pengacara dan pembela yang menangani kasus Imran adalah orang yang di bayar oleh Hassan dan Simon dia tersenyum dia memberi beberapa bukti dan usulannya yang hebat sementara petinggi jaksa lainnya hanya diam mereka tak bisa buat apa apa karena sudah di ancam
"berdasarkan bukti dan saksi dengan ini kami menyatakan saudara Imran Al Farooq dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari tuntutan hukum !".ucap Hakim
TOK
__ADS_1
Imran bebas para the Black Blood Father's menyambutnya dan memeluknya