
Di markas the black blood fathers
"tuan semua barang barang kita yang telah di curi telah di kembalikan ".ucap Ferhat
"Hah ".
para the black blood fathers terperengah bersamaan dan keluar ruangan
mereka pergi ke luar melihat berbagai box dagangan mereka berisi tanaman ganja narkoba ,kokain ,senjata ilegal dan beberapa dagangan mereka yang lain
"tuan tuan semua ini di kembalikan dengan sendirinya armada kapal yang membawa ini hanya di suruh mengantarkannya saja kami sudah periksa semuanya aman dan tidak ada yang hilang atau jebakan apapun ".ucap Ferhat
"ini sangat aneh ,kalian sudah periksa semuanya ?".tanya Archie
"sudah tuan ".ucap para anak buah bersamaan
Adam dan Gabriel memeriksa kotak kotak box itu
"semuanya aman kakak tidak ada jebakkan atau pun bom disini ".ucap Adam
"ini sangat aneh ".gumam dominico
"aku rasa musuh Chico Bing lah yang melakukan ini ".ucap Imran
" kenapa kau cakap macam tuh ?".tanya Murat
"sebab dia ingin Chico Bing mati dengan mengalami kerugian atau ingin mengembalikan yang bukan haknya ".ucap Stefan
"sepertinya seperti itu ".ucap Morgan
"kita harus cari tahu ".ucap Hector
"setahuku aku pernah dengar ada satu mafia yang sangat misterius disana nama kelompok mafia itu Wolfgang itu adalah salah satu mafia paling di takuti dan terbesar di Romania dan musuh dari the Bing ketua mafia itu sangatlah misterius karena ia tak pernah menunjukkan diri hanya the Bing yang tahu soal ketua mafia itu ".ucap Edward
"itu berarti ketua wolfgang lah bisa jadi yang membunuh Chico Bing karena Chico Bing tahu rahasianya dan musuhnya ".ucap dominico
"Wolfgang pasti tahu kita kita harus hati hati bisa bisa ia menyuruh seseorang mencari tahu soal kita ".ucap Hector
semua orang setuju dan sepakat
•••
disisi lain seorang pria dengan bulu halus di rahangnya menatap langit dari jendela dengan geram
"kau sudah cari tahu soal orang itu ?".tanya Tristan dengan penuh penekanan
seorang wanita cantik yaitu asistenya Luci mendenggak menatapnya sambil memangku laptop di hadapanya
"sudah tuan saya sudah lacak tapi.....
"tapi apa ?".tanya Tristan
"lokasinya memang di Indonesia tapi sepertinya ia menggunakan komputer dari sekolah dan ini saya sudah lacak ini sekolah bagian khusus anak anak dasar ".ucap Luci
Tristan tersenyum smirk
"menarik aku suka aku jadi ingin tahu siapa dia apa dia menyamar sebagai guru atau petugas disana atau seorang anak kecil anak yang jenius ?".ucap Tristan
"teruslah cari tahu ! ".perintah Tristan
Luci mengganguk patuh dia hanya diam dan menurut bagai robot pematuh
•••
sementara itu para kodok tokcer melanjutkan aksi mereka saling mengotak Atik komputer dan saling mengirimkan virus
"astaga kita butuh banyak lagi ".ucap Daniel
"tenang kakak pasang chip ini ini akan melindungi software kita ".ucap Nicolas memberi chip
"kita harus pertahankan dan tingkatkan keamana software kita dulu ".ucap aland mengotak Atik komputer
"Hussein bagaimana dirimu ?".tanya indah
"aku sedang mengirim virus ke lawan jangan khawatir sebentar lagi tamat kok ".ucap Hussein
Diki yang sejak tadi menonton sangat senang ia menonton sambil mengemil
"dik bantuin doa donk jangan diem aja ".ucap esme
"iya ini aku doain kok ".ucap Diki sambil mengemil
__ADS_1
komputer mulai berasap dengan cepat kodok tokcer melindungi software mereka dan melawan musuh mereka dan untungnya kodok tokcer menang
"Kalian !".teriak seseorang dari pintu
yang ternyata guru
"mati kita !".ucap kodok tokcer bersamaan
•••
sementara itu
Di villa Maladewa
Ayla bersandar di dada Hassan mereka habis menghabiskan waktu bersama Hassan membelai rambut Ayla
"mas apa kamu yakin mau pensiun dari kerjaan kamu ?".tanya Ayla
"aku yakin sayang aku gak mau kamu dalam bahaya tapi sebelum itu aku harus bicara dan bantuin papip serta ayah ".ucap Hassan
"aku rasa jangan mas ".ucap Ayla
Hassan terkejut
"loh kenapa ?".ucap Hassan
Ayla melihat wajah suaminya
"kamu tahu kan papa itu gimana pasti aku takut papa kenapa Napa dan papip kamu dia sendiri kalau terjadi apa apa padanya bagaimana juga Hussein tidak mungkin membantu papip karena dia tidak tahu pekerjaan papip dan papa ".ucap Ayla
Hassan mencerna kata kata Ayla ada benarnya juga Imran sendiri sedangkan Murat dia takut Murat kenapa Napa mau bagaimanapun Murat juga ayahnya dia sayang padanya
"ya sudah tapi aku janji sama kamu kamu akan selalu aman ".ucap Hassan
Ayla tersenyum
"aku akan selalu aman bersama kamu mas ".ucap Ayla
mereka berciuman
Ayla dan Hassan memakai baju dan bersiap siap akan pergi mereka mempacking barang barang mereka
mereka akan kembali ke Indonesia mereka keluar villa dan naik mobil mereka saling bersenda gurau dan menyanyi lagu lagu di radio
Brakkk
Ayla dan Hassan terkejut seseorang sengaja menyenggol mobil mereka dari samping
"pakai sabukmu Ayla !".perintah Hassan sambil mengemudi
Brakkk
lagi dan lagi mobil menyenggol sisi mobil mereka dari sisi lain mobil mereka berada di tengah tengah mobil yang di kendarai mereka ingin di jepit
Hassan mengendarai mobilnya dengan cepat
DUARRRR
mobil yang di kendarai Ayla dan Hassan di tembak dari kaca belakang untungnya mobil itu anti peluru
"Ayla kau buka laci depanmu !".ucap Hassan
Ayla membukanya
isinya ada pistol
"aku tahu apa yang harus aku lakukan ".ucap Ayla menatap Hassan
Ayla membuka jendela mobilnya
tubuhnya setengah keluar dia menembak ban ban mobil yang menembak mobil dan ingin membajak mobil mereka dengan tepat dia juga membunuh beberapa anak buah yang ingin menembaknya dengan menodongkan pistol sebelumnya
DUARRRRRR
DUARRRRRR
DUARRRRRR
Ayla benar benar berani dia melakukan itu saat mobilnya di kendarai Hassan dengan cepat
mereka selamat Ayla kembali duduk dengan santai dan tenang
__ADS_1
"that's great beb ".ucap Hassan mengemudi
orang orang yang ingin menyerang Ayla dan Hassan adalah musuh Hassan Hassan yang bekerja sebagai pembunuh bayaran tentu memiliki musuh
mereka ke dalam sebuah gang turun dari mobil dan memindahkan barang barang mereka ke mobil yang baru dan pergi dengan mobil yang baru
"tuan ini mobilnya ".ucap anak buah Hassan
"terima kasih ".ucap Hassan
mereka ke sebuah ladang luas dan turun dari mobil disitu ada anak anak buah mereka membawa barang barang mereka mereka naik ke dalam jet pribadi dan terbang ke Indonesia mereka menaiki jet pribadi agar lebih aman
•••
di mansion keluarga Alessio
"mulai sekarang jangan main komputer lagi !".perintah Isabella
anak anaknya menunduk takut
"sudahlah sayang jangan marahi mereka ".ucap dominico
"jangan marah gimana aku gak marah mereka lakukan itu itu bahaya gimana itu bisa ancam nyawa mereka ".ucap isabella pada dominico
Adam dan Gabriel mencoba meyakinkan Isabella juga
namun mawar dan melati sama seperti Isabella mereka bilang pada suami mereka bahwa itu bahaya mereka juga takut nanti bagaimana anak anak mereka memiliki bakat yang sama dan juga terancam
dominico mencerna kata kata Isabella ada benarnya juga kata katanya
di mansion Andrea
"mulai sekarang jangan main hp atau laptop main yang wajar aja ".ucap Morgan dan Hector
"tapi pah itu seru ".ucap esme
Morgan berusaha untuk sabar
"iya nih kalau gak ada hp.atau lapto kita main apa kita mau liat BTS juga ".ucap indah
"hei jangan alasan lagipula apa itu BTS ? ".ucap Hector
"itu yang cowok cowok pelukkan dan sayang sayangan loh sama cowok ".ucap esme
"sayang sayang sodarakan ? ".ucap Morgan
"bukan om mereka itu saling suka gitu apa namanya bencong om ".ucap indah
Hector dan Morgan terperengah dan menepuk jidat mereka
para keluarga Andrea yang lain tertawa
di mansion Archie
"aduh Daddy pokoknya aku mau main PS mau main mobile legendb pubg roblox terus video game lain lah ".ucap aland
"enggak pokoknya jangan main main aneh kamu bahaya tau enggak ".ucap Archie
"pokoknya aku mau main itu aku mau laptop dan hp aku gak di berhentiin ".ucap aland
Archie bingung bagaimana menjelaskan pada anaknya
di mansion Imran
"aduh papip udah donk ".ucap Hussein Imran tidak hentinya menghukumnya suruh membuat soal dan menulis jawaban
"heh heh ini sekalian kau belajar aku akan gerus kau sampai lebih bisa ".ucap Imran
Hussein benar benar bosan dan jenuh tapi masih ada untungnya juga sih daripada kena omel
di malam hari
Tristan sampai di Indonesia dia menghirup aroma udara Indonesia dia turun dari jetnya menaiki mobil Limosinenya
"kita akan kemana tuan ?".ucap anak buahnya
"taruh barang barang ku di mansion yang sudah aku beli sementara itu aku ingin bersenang senang dulu menjernihkan pikiranku disini ".ucap Tristan
anak buahnya mengganguk
"anak anak sialan tapi jenius aku menyukainya ".gumam Tristan dia sudah tahu bahwa kodok tokcer lah yang meretas saham dan membuat 1cabang usahanya bangkrut disini
__ADS_1
dia tersenyum smirk