Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
Keinginan layla


__ADS_3

Ayla dan paman pamanya itu segera naik mobil dan menuju rumah sakit dan naik lift menuju ruangan mamanya itu


"apakah dia tahu aku mamanya ?".ucap layla


"dia tahu kak dulu kami sering membawanya padamu saat kau koma ".ucap dominico


"apakah dia tahu ayahnya ?".ucap layla menatap dominico


"kakak ada sesuatu yang harus aku ceritakan padamu ".ucap dominico


belum bicara ayla tiba tiba datang dan melihat lansung mamanya sadar dia menangis bahagia


"mama ".teriak ayla


layla yang melihat ayla yang sangat cantik segera melebarkan tangan


ayla datang dan segera memeluk layla mereka berpelukkan sangat erat dan melihat satu sama lain dengan berlinang air mata


layla memegang pipi ayla yang tembam


"kau sangat cantik".ucap layla dengan menangis


"mama aku cantik karena kecantikan mama ".ucap ayla dengan menangis


dominico adam dan gabriel menangis bahagia melihat itu.


disisi lain murat yang berada di kantornya teringat layla yang ia kira masih koma di rumah sakit dia mengambil foto dirinya dan layla yang selalu ia bawa di saku dadanya dan menatapnya


"layla apa kau tahu bahwa aku selalu menunggumu


betapa bodohnya aku tidak mengetahui kau masih


hidup aku sangat mencintaimu


aku benar benar menyesal tidak bertanggung jawab menjadi suamimu


aku justru tidak mencarimu andai saja kita bersama kita pasti bahagia dan mempunyai anak tidak ada lagi kesalahpahaman dan penderitaan untuk adikku isabella".ucap murat dan mencium foto itu dia menaruh foto itu di sakunya lagi


di rumah sakit seluruh keluarga alessio berkumpul

__ADS_1


"aku ingin pulang ingin berjalan dan mengerjakan pekerjaan biasa aku ingin memasak untuk kalian semua kumohon".ucap layla dengan wajah memelas


"kakak kau tahu kan kau baru pulih dan sadar".ucap dominico


"aku mohon ya aku akan istirahat di mansion dulu setelah itu aku akan melakukan tugasku".ucap layla


"aku bosan tiduran di rumah sakit 20 tahun".ucap layla


mendengar itu dominico memanggil adam dan gabriel keluar ruangan


"bagaimana ini kakak apa tidak bahaya ?".ucap adam


"aku rasa kalau kita akan membawanya kita harus melakukan penjagaan dengan ketat ".ucap gabriel


dominico bingung harus bagaimana karena ia masih memiliki problem dengan murat suami kakaknya itu dan layla belum tahu cerita itu sama sekali


"kita bawa dia ke rumah kita tingkatkan keamanan kita !".ucap dominico


adam dan gabriel mengganguk setuju


disisi lain terdapat seorang pria yang tengah merapikan jasnya di apartemen yang mewah dan luas di cermin pria itu Hector dia tampan berwajah timur tengah bermata biru dan fasih bahasa indonesia karena ibunya campuran indonesia dia mempunyai perusahaan besar M.H corp yang menjual berbagai saham dan ada seorang wanita yang memakai lingerie terbangun dari kasur itu dia adalah mathilda


mathilda kemudian bangun dan mengambil cek senilai 100 juta rupiah


"ternyata dia pelit aku biasa mendapatkan dari dominic


semauku ".ucap mathilda


dia bersiap siap dan keluar dari hotel itu meninggalkan hotel itu.


dia pergi dengan taksi melewati kantor dominico dia terkejut karena kantor dominico ramai


"bukankah dominico bangkrut".ucap mathilda dia memberhentikan taksinya dan turun dari taksi dan menanyai seketaris dom yang keluar


"heh kamu kesini !".ucap mathilda


"ada apa nyonya ?".ucap seketaris itu yang takut pada mathilda dia mengira mathilda dan dominico masih pacaran


"bukankah dominico bangkrut ".ucap mathilda

__ADS_1


seketaris itu terkejut


"hah bangkrut tidak nyonya perusahaan ini baik baik saja dan masih di presdir oleh tuan dominico".ucap seketaris itu


mathilda geram dan meninggalkan seketaris itu


"sialan ternyata dominico masih sangat kaya ".ucap mathilda dengan berlari


disisi lain hector kembali dari apartemen ke rumahnya disitu ada ayah dan ibunya yang lumpuh otak dan kakak serta adik laki lakinya yang ternyata edward hector adalah kakak kandung edward


"kakak apa kabarmu ?".ucap ed menupuk pundak hector


"aku baik bagaimana kabarmu?".ucap hector


" well aku baru kembali dari persembunyiaanku dengan paman murat ".ucap ed


"kau pintar rupanya ya ".ucap hector menepuk pundak ed


tiba tiba ayah mereka mendatangi mereka sambil mendorong ibu mereka yang terdiam dan duduk di kursi roda


"ayah ".ucap hector sambil berpelukkan


tapi ayah hector tidak membalas pelukkan itu hector kemudian membungkuk dan berjongkok lalu meraih tangan ibunya dan mencium tangan tersebut


"ibu aku kembali ".ucap hector pada ibunya itu


ayah hector dan ed kemudian melirik dan membawa ibunya ke taman di rumah itu


"kami akan membawanya ke taman kamu makanlah ?".ucap ayah hector dan membawa ibu hector bersama edward pergi meninggalkanya keluar ruangan


tiba tiba ada seorang pria timur tengah yang menepuk pundak hector dia adalah morgan kakak hector


"apa kabar adikku ?".ucap morgan


"kakak aku baik bagaimana kabarmu ?".ucap hector


"aku baik oh ia aku akan menyusul ibu kasihan edward aku pergi dulu ya ".ucap morgan meninggalkan Hector


("dominico alessio akibat ulahmu ibuku seperti ini dulu kita sahabat tapi sekarang akan kuhancurkan hidupmu karena dirimu ibuku seperti ini ".ucap batin hector ) dia mengepalkan tanganya.

__ADS_1


__ADS_2