
keesokan harinya
keluarga alessio pulang
"kalian hati hati ya !".ucap layla
"iya kakak kakak juga hati hati ya !".ucap isabella
mereka semua pamitan dan pulang ke mansion mereka
tidak butuh lama mereka semua sampai ke mansion mereka semua orang ke kamar mereka sementara si kembar sekolah dan akan di jemput supir
dominico terus mencium perut isabella
"mas aku boleh tanya enggak ?".ucap isabella
"apa katakan ?".ucap dom
"sebenarnya aku....."
"mama papa !".ucap si kembar datang
isabella dan dominico memeluk anak anaknya
terlihat anak anaknya membawa piala dan robot kecil
"mama papa kita menang lomba di sekolah kita presentasi dico !".ucap daniel
"oh ya papa bangga sama kalian !".ucap dominico
dominico dan isabella sangat bangga terhadap anak anak mereka
sementara itu hassan sedang menemui kekasihnya
"lolita sayang aku cinta sekali padamu !".ucap hassan
"aku juga cinta sama kamu !".ucap lolita
sebenarnya ayla melihatnya dan cemburu dia sudah patah hati atas cintanya pada hassan dan meneteskan air mata dari kejauhan dia ke mall bersama monica untuk bisnis dengan seseorang
"ayla kau kenapa ?".tanya monica
ayla menghapus air mata di pipinya
"tidak apa apa tante aku hanya sedang kelilipan saja !".ucap ayla
mereka kembali menjalankan bisnis mereka dengan seseorang yang ternyata cecilia
"wah saya suka desain kalian saya terima kerja sama kalian !".ucap cecilia
"ibu lia jadi anda terima desain kami ?".ucap ayla
"ya desain ini sangat indah saya tidak bisa menolaknya AG Boutique akan sangat berkembang pesat dengan desain terbaru dari kalian !".ucap cecilia
"terima kasih bu !".ucap monica dan ayla bersamaan
mereka senang akhirnya bisa bekerjasama dengan AG boutique
hassan pulang ke mansionya terlihat imran sedang bersama deborah dan alyssa yang sedang duduk
"loh loh alyssa kenapa kau pulang ?".tanya hassan
"aku tidak betah edward juga sudah pulang urusan kami juga sudah selesai".ucap alyssa
"oh !".ucap hassan
"hassan kemari !".ucap imran
hassan duduk di samping ayahnya itu
"iya papip !".ucap hassan
"kapan kau menikah papip ingin kau menikah ?".ucap imran
"Oh papip kau tahu aku suka kebebasan aku belum siap !".ucap hassan
"menikahlah nak ini keinginanku aku ingin kau mencari wanita baik baik dan menikah dengan dia !".ucap imran
"papip apa yang terjadi padamu apa kau baik baik saja ?".tanya hassan
"aku baik baik saja hanya saja aku teringat dengan ibumu aku tidak mau kau terlambat seperti aku hassan !".ucap imran
__ADS_1
hassan mengerti sekarang
"aku mohon beri aku waktu dad papip ".ucap hassan
imran menghembuskan nafasnya
"ya sudah aku berikan kau waktu pililah wanita yang kau cintai dan cintai dia selamanya !".ucap imran meninggalkan hassan
entah kenapa hassan merasa ada yang aneh pada imran
deborah dan alyssa melirik
keesokan harinya ayla berangkat kerja diantar supir ia pamit pada layla dan murat murat selama ini menyuruh orang memata matai dan melindungi anaknya dia takut akan kejadian lagi seperti itu
"mas kamu kenapa ?".ucap layla
"enggak apa apa sayang kamu tenang aja aku udah lindungin ayla !".ucap murat
layla tersenyum
layla kembali bekerja dengan monica monica diantar oleh edward ayla dan edward menyapa
"hai !".ucap edward mengulurkan tangan
"hai !".ucap ayla menjabat tanganya
monica melihat kecanggungan diantara mereka berdua
dan berdehem
mereka sadar
"ciee clbk !".goda monica
"kakak sudahlah !".ucap edward
tiba saatnya ayla pulang monica sedang rapat dengan big bossnya sementara edward menunggu di luar
"kau tidak pulang ayla ?".tanya edward
"tidak aku tunggu jemputanku !".ucap ayla
"wah kau punya permen bagi donk !".ucap ayla
edward membagi permennya pada ayla
mereka makan permen karet bersama
"kau pulang dari bali ada apa ?".tanya ayla
"alyssa meminta ingin cepat pulang mungkin ia rindu dengan hassan !".canda edward
ayla hanya diam
"kenapa kau cemburu ?".goda edward
ayla terkekeh
"aku tentu saja tidak !".ucap ayla
hassan sebelumnya ke mansion murat untuk main dan izin menjeput ayla dia melihat ayla dan edward tertawa bersama ia memegang kemudi dengan cukup kuat hingga kuku jarinya memutih dia seperti cemburu dia hentikkan mobilnya di tepi jalan dan menghampiri ayla
"ayla ayook !".ucap hassan menarik ayla
"weh sob jangan menarik dia dia kesakitan !".ucap edward
hassan melihat ayla yang ingin melepas cengkramannya
"aku sudah izin dengan ayahnya menjemputnya dia harus pulang !".ucap hassan
"lepasin aku bisa ke mobil sendiri dah edward terima kasih permennya !".ucap ayla ke mobil hassan
hassan segera mengendarai mobil mengantar dia pulang disitu hanya diam tanpa adanya sepatah kata pun
"kenapa kau bertemu dia santai !".ucap hassan
"aku memaafkanya bang !".ucap ayla
hassan terkejut dengan perubahan sifat ayla dan mengantarnya pulang
sudah 2 minggu kini semua telah sibuk dengan kerjaan masing masing adam dan gabriel membeli mansion sendiri sendiri mereka mulai hidup terpisah dan ingin hidup mandiri
__ADS_1
"sepi sekali rumah ini ?".ucap dominico
isabella menepuk pundaknya
"mas ada apa ? ".ucap isabella
"aku merasa rumah ini sepi sekali aku terbiasa hidup bersama dengan adikku !".ucap dominico
isabella mengerti dan memeluk suaminya dari belakang
sementara itu di mansion adam adam kini berada di balkon kamarnya mawar memeluknya dari belakang
"mas apa kau baik baik saja ?".tanya mawar
adam berbalik dan memegang tengkuk mawar
"tidak apa apa sayang hanya lelah saja !".ucap adam
mereka berpelukkan
sementara gabriel kini sedang melamun di kolam renang mansionya
melati menghampirinya dan gabriel meminta melati untuk duduk di pangkuanya
"mas kenapa ?".tanya melati
"apa kau rindu kebersamaan dengan saudara saudaramu !".ucap gabriel
"tentu tentu aku rindu sepertimu walaupun aku dan mawar bertemu tapi rasanya berbeda saat kami terpisah terutama dengan anak anak panti walaupun sekarang anak anak panti diurus oleh mbok kami juga tetap merasa terpisahkan !".ucap melati
gabriel tersenyum dan mencium bahunya
keesokan harinya mereka sekeluarga memutuskan untuk bertemu dan berkumpul
"aku ingin kalian berdua tinggal lagi di mansionku !".ucap dominico
"tapi kakak kita ingin hidup mandiri !".ucap adam
"kumohon ini perintahku aku mau kalian tinggal bersamaku rumah itu rumah kalian juga !".ucap dominico
tak bisa mengelak dan saling membuang rasa rindu akhirnya mereka kembali berkumpul
sementara itu keluarga andrea sedang berada di mansion imran untuk pamit hanya hector dan morgan ke amerika lebih awal sementara monica dan edward akan di indonesia lebih lama karena pekerjaan mereka
dari jauh deborah kesal mendengarnya dan tidak bisa menahan rasa cintanya ia ke balkon menenangkan diri dan menghirup udara
seseorang memegang kedua pundaknya dia yakin itu imran
"abang aku ikhlas bang aku lepaskan dia aku mungkin bisa jauh dari dia tapi tidak dengan anaknya rasanya sangat sulit aku menyayangi anaknya aku sadar bang kalau aku cinta sama dia tapi aku juga harus membuat dia bahagia dengan keputusanya !".ucap deborah
"apa kau juga cinta padaku debbie ?".ucap hector
deborah terkejut mendengar suara itu suara itu terasa hangat di telinganya dia baru menyadari wangi parfum siapa di belakangnya
ia berbalik
"kau ?".tanya deborah
indah datang membawa cincin
"tante deborah sayang aku sayang sama tante tante mau kan jadi mama aku please !".ucap indah dengan wajah baby face
hector tersenyum padanya
flashback :
ternyata ini rencana morgan dan imran yang tahu bahwa deborah dan hector saling mencintai dan ingin menyatukan mereka awalnya ini hanya prank untuk hector dan deborah saat deborah pergi sebenarnya ia tahu deborah menguping dan kesal
"kalau kau cinta padanya kejar dia karena dia tidak akan pernah membuka luka lama dan lebih baik untuk menjauh !".ucap imran
hector mengejarnya miranda dan esme serta indah datang seperti rencana morgan dan imran
flashback end
"jadi apa kau menerimanya deborah alexander ?".tanya hector
deborah meneteskan air mata
"untuk menyempurnakan hidup kita butuh pasangan yang kita sayangi dan aku tidak mau kehilangan kesempatan dan kehilangan orang yang aku sayangi aku menerimanya hector andrea !".ucap deborah
hector mengambil cincin dari indah dan menyematkanya pada jari manis deborah mereka semua berpelukkan semua orang sorak bahagia istri morgan miranda juga tengah hamil 5 bulan begitu pula hassan yang tahu hal itu dari tadi
__ADS_1