
kembali ke isabella yang sedang steak bersama si kembar dengan lahapnya dia teringat belum izin dengan murat
(astaga aku lupa bagaimana ini .ucap batinya )
dia melihat dari jauh seperti ada seseorang memperhatikkanya
"sayang habiskan ya kita akan lansung pulang !".
si kembar mengganguk
sementara mawar dan melati sudah menghabiskan makananya terlebih dahulu
"kakak kenapa ?"
"kita harus cepat ke hotel sepertinya seseorang mematai kita !".
si kembar daniel dan nicolas segera menghabiskan makanannya mereka berlima segera bergandenggan tangan dengan kuat dan meninggalkan mall terburu buru lalu naik lift dan segera ke lantai atas lalu berjalan ke kamarnya dan menguncinya
"kau masih sama penakut ya ?".
DEG
DEG
DEG
suara itu ia tahu betul suara itu dia berbalik dan ternyata benar itu dominico ia sangat terkejut ketika matanya menatap dominico dia syokk dan lansung pingsan
FLASHBACK ON
"layla".ucap murat dengan heran
"murat ".ucap layla dengan senyum dan meneteskan air mata
mereka saling berpelukkan
melihat itu hassan memberhentikan perkelahianya dengan dominico
"aku sangat merindukanmu".ucap layla
murat meneteskan air mata dia sangat rindu dengan istrinya itu sudah 20 tahun murat mencarinya dan hanya tahu ia koma setelah itu
"bukankah kau berada diluar negeri dalam 5 tahun terakhir "
layla langsung menggelengkan kepalanya
"tapi anak buahku dulu mengatakan bahwa kau dipindahkan ke luar negeri dalam koma dan kau dominico bukankah kau juga sudah mempunyai anak ?".
"itulah yang akan aku katakan padamu kebenaranya !".ucap dominico
keluarga alessio segera menceritakan kebenarannya dan bukti bahwa dominico dijebak dan anak buah murat diancam oleh keluarga andrea
murat semakin geram dengan keluarga andrea
__ADS_1
"sialan mereka membohongiku !".ucap murat
layla menceritakan bahwa dominico sudah mengetahui segalanya dan menyesal dan dia juga mengatakan bahwa mereka punya anak perempuan yang cantik murat terkejut karena selama ini ternyata ia mempunyai anak dia sangat ingin bertemu dengan ayla
belum apa apa ayla menelpon dan mengatakan bahwa ia akan pulang ke mansion saja karena lelah dia menelpon layla
mendengar suara ayla lewat speaker hati murat tersentuh dia meneteskan air mata dan seperti tidak asing dengan suara anaknya seperti mengenalnya
murat yang tersentuh dan baru tahu kebenaraanya juga minta maaf pada dominico
"tidak aku sangka tuhan menguji cinta dan kehidupan kita dengan penuh arti dan selama ini aku telah belajar bahwa kesabaran adalah kunci dari segala jawaban yang ada untukku kau adalah penawar dari segala racun yang selama ini aku rasa dalam tubuhku ".ucap murat dengan layla
dia berdamai dengan keluarga alessio dia meminta maaf pada dominico karena telah membesarkan anaknya dengan sepenuh cinta seperti ia membesarkan si kembar daniel dan nicolas dia memberi tahu dominico mengenai isabella dan anak anaknya mereka pun bersatu dan berdamai kemudian hassan murat dan dominico segera ke hotel murat sementara adam dan gabriel membawa dan menjaga layla dan ayla di mansion
FLASHBACK END
30 menit kemudian
terdapat wajah cantik isabella yang tengah pingsan kemudian dia terbangun diatas ranjang king size di ruangan hotel miliknya di sudut ruangan itu ada mawar dan melati dan hassan sementara disampingnya ada murat yang khawatir dia segera bangun dari tempat tidurnya
"kakak dia disini 'dimana anak anakku ?".ucap isabella dengan panik
"stt tenang ok mereka aman ada sesuatu yang harus aku ceritakan padamu !".
"tidak dimana anak anakku !".
isabella segera berlari keluar kamarnya dan melihat anak anaknya sedang berpangku dengan dominico sambil tertawa
"sayang sini jangan sama dia !".ucap isabella menarik anak anaknya dari pangkuan dominico
"kenapa mah dia baik !".ucap daniel
isabella marah dan segera menyuruh anak anaknya ke kamarnya melihat ibunya marah si kembar daniel dan nicolas ke kamarnya
"pergi kau dari sini !"
"mau apa kau kemari hah !"
"pergi !".bentak isabella pada mantan suaminya itu
dominico bangun dari sofa dan berusaha mendekati isabella
"dengarkan aku dulu ".ucap dominico dengan pelan
"Tidak ada yang bisa dijelaskan !".bentak isabella
"tunggu aku mohon dengarkan aku dulu aku kemari karena aku ingin minta maaf aku menyesal !".
isabella terkekeh
"hmm pintar sekali aktingmu dulu bukankah kau sering berakting kalau aku bilang pergi dari sini pergi !".bentak isabella menunjuk pintu
"isabella aku mohon dengarkan aku ".pinta dominico
__ADS_1
"semua yang keluar dari mulutmu itu omong kosong dan aku tidak peduli pergi kau dari sini !".
murat dan hassan segera datang ke antara mereka dan menghalangi mereka bertengkar dia menarik isabella
"isabella sudah sudah hentikan dia sudah menyesal !".ucap nada tinggi murat
isabella terkejut
"kau lebih membelanya aku ini adikmu !".ucap isabella
"isabella dengarkan dia setidaknya kasihan dia dengarkan dulu penjelesanya ini perintahku !".ucap murat dengan nada tinggi
mau tak mau isabella harus mendengarkan penjelasan dominico mereka berempat segera duduk di sofa
"kau tahu selama ini aku mencarimu tapi hasilnya nihil kau tahu aku selalu merasa bersalah padamu
apa kau tahu kalau aku benar benar kehilangan dirimu dan apa kau tahu kalau rasa bersalahku semakin besar setiap harinya karena aku selalu mengingatmu aku menyesal isabella selama ini aku salah besar terhadap dirimu dan kakakmu aku kira kakakku saudara kembarku menderita karena ulah kakakkmu tapi aku salah ternyata kakakku menderita karena ulah ayah kami selama ini aku dibodohi oleh ayahku aku berusaha mencarimu untuk mengatakan maaf dan penyesalan ini !".ucap dominico dengan air mata
isabella juga meneteskan air mata
"kau tahu aku sangat benci padamu berapa kali aku kau menjabakku hah berapa kali kau mendorongku dan berapa kali kau menyiksaku berapa kali kau menampar dan memperkosaku sekarang aku tanya padamu berapa kali kau ingat ?".
mendengar itu dominico meneteskan air mata
"aku mohon maafkan aku setidaknya untuk aku bisa belajar menjadi lebih baik lagi untuk daniel dan nicholas ".ucap dominico
isabella terkejut dengan perkataan dominico di akhir dan segera bangkit dari sofanya
"maaf mungkin aku bisa memaafkanmu tapi aku mohon menjaulah dari kehidupan aku dan anak anakku mereka anak anak aku ,aku yang melahirkan mereka dan aku yang membesarkan mereka ,mereka adalah anak anakku sendiri dan bukan anakmu !".bentak isabella
"isabella aku mohon biarkan mereka tahu aku ini ayahnya !".ucap dominico sambil berdiri dari kursi
"tidak akan aku biarkan mereka tahu ayahnya adalah seseorang yang kasar seperti dirimu !".ucap isabella meneteskan air mata
"sekarang aku tanya padamu bukankah kau lebih mencintai mathilda bukankah dia juga pernah hamil anakmu tapi kau tidak mengakuinya dan kalau seandainya aku memberi tahumu aku hamil saat itu apa kau juga akan berkata demikian !".
dominico terkejut
"dengar saat itu aku dijebak ternyata anak yang dia kandung bukan anakku di sudah kubuang ke tempat lembah hitam dan anaknya sudah ku taruh di panti asuhan mawar dan melati anaknya perempuan aku tidak mau anaknya hidup dengan lingkungan seperti itu aku mohon maafkan aku isabella kau bisa beri aku waktu kau bisa hidup bebas semaumu kau bisa tapi aku mohon maafkan aku dan biarkan si kembar tahu aku ini ayahnya biarkan aku bertemu berbincang dan bermain dengan si kembar daniel dan nicolas ."ucap dominico dengan sedih
murat yang melihat betapa tulusnya dominico lansung meminta pada isabella
"bella aku mohon maafkan dia biarkan si kembar mengetahui bahwa dia ayahnya daniel dan nicolas butuh sosok ayah dalam hidupnya mereka perlu tahu siapa ayahnya".
isabella melirik dominico kemudian menatap mata indah hitam milik dominico dan berusaha mencari kebohongan di matanya yang berkaca kaca tapi dia tidak melihat kebohongan dalam matanya
"aku bisa memaafkanmu tapi aku mohon jangan pisahkan aku dengan anak anakku ".ucap isabella meninggalkan dominico ke kamar mandi
sementara itu si kembar tengah tertidur lelap di ranjangnya dominico menghampiri mereka yang sedang tertidur dan mengelus kepala mereka
"maafin papa ya sayang sewaktu kalian lahir papa gak ada andai dulu papa gak kasar sama mama kalian kita pasti bisa saling bersama ".ucap dominico sambil menangis dan mencium kepala kepala anak anaknya itu
tanpa sadar isabella memperhatikan dari jauh ternyata dominico benar benar menyesal dia meneteskan air mata melihat hal itu
__ADS_1