
adegan beralih ke dominic yang sedang bersiap dengan kemejanya dan jas di kamarnya
"kakak saudara kembarku hari ini aku akan datang melihat kau !".bathin dominic
tak lama datanglah adam dan gabriel ke kamar dominic
"kau tampak tampan kakak".ucap adam
"tampan tapi dia bodoh".ucap gabriel
mendengar itu dominic geram dan akan mencekram lengan gabriel namun adam menghalanginya
"hey sini kamu".teriak dominic
"kakak sudah".ucap adam sambil menghalangi
"aku tidak salah dalam bicara kau mau tahu adam kemarin aku cari tahu kenapa kita diasingkan itu karena kita tidak boleh melihat dan menggangunya ingin bermalam dengan seorang gadis .ucap gabriel
mendengar hal itu adam tertawa saja
"mengapa kau cemburu hah !".ucap adam pada gabriel
"dia sudah biasa melakukanya dengan berbagai gadis di dunia ".ucap adam
"well kalau itu sama sama mau tapi kali ini dia perkosa gadis tersebut".ucap gabriel pada adam
adam yang mendengar itu lansung melongo
"sudahlah aku tidak ada waktu mengurus kalian berdua aku akan mengunjungi kakak layla hari ini dan lagipun kita bukan saudara kandung jadi jangan campuri urasanku !" .ucap dominic
"maksudmu apa ngomong seperti itu hah !".ucap adam sambil mendorong dominic karena geram
"apa kau sudah lupa janji kita pada kak layla dan ibu Linda bahwa tidak akan ada pemecahan apapun diantara kita walaupun kita bukan saudara kandung kita akan selalu bersama selalu dan selamanya!".ucap adam kembali
"aku tidak maksud ingin berkata seperti itu asal kau tahu gadis yang aku perkosa itu adalah adik pembunuh ayah kita !".ucap dominic dengan tegas
"maksudmu apa kakak selama ini kau menutupi soal ayah dari kami ?".ucap gabriel dengan terkejut
"murat abdullah dia sudah kembali dialah pembunuh ayah kita dulu dan penyebab kakak layla koma hingga kini !.ucap dominic dengan tegas di kamarnya sambil terduduk
"kenapa kau baru memberi tahu kami soal kematian ayah sekarang kak!".ucap gabriel
"diamlah.saat itu kalian masih kecil yang aku tahu ayah dibunuh tepat di kepalanya sebab aku ikut dengan ayah saat mendatangi rumah pembunuh itu sebab akulah yang membobol keamanan rumah tersebut hingga ayah dan seluruh anak buahnya masuk
dan yang kudengar suara peluru dari manapun hingga kulihat ayah di tembak di kepalanya
saat aku berusaha untuk masuk ke ruangan tersebut tapi aku gagal sebab anak buah ayah mencegahku dan membawaku kabur atas perintah ayah !".ucap dominic dengan tegas
mendengar hal tersebut adam dan gabriel begitu terkejut dan puas mendengar alasan dominic namun adam si cerdik merasa ada yang sedikit janggal dan ingin memecahkan masalah ini sendiri
"baiklah kakak aku akan selesaikan pekerjaanku di markas bersama gabriel".ucap adam
"pergilah kalian jangan lupa terus kabari aku mengenai dia !".ucap dominic
__ADS_1
mendengar hal itu gabriel lansung mengganguk dan paham siapa yang akan di kabari
tak ada yang tahu bahwa adam dan gabriel adalah seorang pembunuh bayaran dan peretas perusahaan milik orang orang yang tak lain musuh mereka
saat di sebuah cafe di tengah jalan terdapat mawar yang tengah mengobrol dengan melati sehabis pulang sekolah
"kira kira apa ya yang terjadi sama kak isabella mel?".ucap mawar
"entahlah war aku bingung dengan sikap ibu tadi pada kak isabella tadi dia diantar kerumah sakit".ucap melati
"oh iya aku lupa kita harus beli roti dan janjan buat anak panti!".ucap mawar
disisi lain terdapat adam dan gabriel yang tengah berburu buru di jalan untuk memasuki mobil mereka yang tengah terpakir di tepi jalan mereka pergi tanpa pengawal hingga tak memperhatikan jalan
"cepatlah el".ucap adam
"sabarlah".ucap gabriel
hingga tiba tiba ada bunyi klakson mobil
TITTTTTT
"om awas om".ucap mawar dan melati bersamaan
dengan cepat mawar melati yang melihat kejadian itu setelah keluar dari toko roti segera membantu adam dan gabriel dimana mawar menyelamatkan adam dan gabriel diselamatkan melati hingga adam dan gabriel ke tepi jalan dan mawar melati tertabrak dengan luka kecil dan pengemudi itu segera turun yang seorang anak laki laki abg
"woy jalan yang cepet donk".ucap anak abg itu
mawar dan melati yang mendengar hal itu lansung bangkit dari jalan
"lu tu yang baru abg sadar pake otak mau nabrak orang!".ucap melati
melihat itu adam dan gabriel segera membantu mawar dan melati untuk bangun namun sebelumnya mereka menghafali plat nomor tersebut karena mencari gara gara pada mereka
"sini dek bangunlah".ucap adam pada mawar
"sudahlah dek kemari kita bantu ke jalan sana".ucap gabriel sambil membantu melati ke jalan
"woeee orang miskin !".ucap anak abg itu dan pergi dengan mobil sportnya
"dek terima kasih sudah membantu kami ini ada uang untuk kalian berdua!".ucap adam pada mawar dan melati sambil memberi uang
"enggak usah om kita ikhlas kok !".ucap mawar pada adam dan pergi dengan melati
adam dan gabriel begitu terkejut saat anak anak tersebut menolak uangnya biasanya banyak perempuan mengambil uang yan mereka berikan berapapun
disisi lain isabella yang tengah tertidur di brangkar begitu lemas tak berdaya bunda ratna meninggalinya untuk menjaga anak anak panti
di waktu yang sama dom tengah berada di ruangan bersama wanita yang tengah koma berambut pendek dan memakai selang oksigen pada hidungya
"sudah 20 tahun kau koma kakak".ucap dom
"bangunlah kak " bisik dom pada telinga layla
__ADS_1
"layla ** dia sudah besar dia cantik sepertimu kak".bisik dom kembali
" dia akan ke indonesia
bangunlah kak aku juga sudah membalaskan dendamu dengan ayah!".
bisik dom sambil mencium tangan kakaknya
Dominico sangat dendam atas penderitaan saudara kembarnya itu kakaknya dia takkan pernah memaafkan Murat dan akan membunuh Murat perlahan lewat penderitaan adiknya
"aku akan terus membuatmu bahagia kakak aku akan bunuh bajingan itu perlahan ".ucap Dominico
"Murat kau penyebab penderitaan Layla kau membunuh ayahku kalau kau bisa bermain kotor aku juga bisa bermain kotor ".ucap Dominico dengan geram
Dominico meninggalkan Layla dia berjalan melewati ruangan Isabella sesuatu menariknya ke sana ia melihat Isabella yang tertidur cantik
("sialan ternyata dia benar benar cantik saat tidur aku benar benar menginginkanya lagi !".ucap batin Dominico)
dengan cepat menyuruh anak buahnya untuk merusak kamera rumah sakit dan benar saja kamera cctv menjadi rusak dan bersemutan sebab diretas oleh anak buah dominico melihat isabella yang cantik segera menggendongnya keluar rumah sakit dan menuju mansionya setelah sampai di mansion nya ia segera membaringkan tubuh isabella dan mengelus pipi isabella
"perempuan sialan kau masih cantik saja rupanya setelah aku menodai tubuhmu coba jika sekali lagi aku menodaimu kau benar benar menggoyahkan hasratku !".ucap dom sambil mematikan lampu dan kembali menggempur tubuh isabella dan merobek baju rumah sakit yang dipakai isabella
isabella yang sadar segera berteriak dan berusaha menendang namun apalah daya tubuhnya sangatlah kecil dan tenaganya lemah ketimbang dom yang lebih besar darinya ia hanya bisa menangis dan menangis
sementara itu murat tengah kembali dari markasnya anak anak buahnya baru datang dari luar negeri dia ingin melihat isabella dia mengira bunda Ratna disana menjaganya ia membawa anak buah namun naas bukanya isabella yang ia lihat malah ranjang yang kosong murat pun geram dan lansung ke tempat dokter rumah sakit yang merawat isabella
BRAKKKKK
dia semakin geram melihat dokter yang merawat isabella sedang bermesraan dengan anak gadis dibawah umurnya mereka melakukan cocok tanam di atas meja
"dokter macam apa kau ini pasienmu hilang kau malah enak enakan !".teriak murat sambil memberikan bogem mentah pada kepada sang dokter dan memegang kerahnya?
melihat murat marah gadis yang bersama dokter rumah sakit itu takut dan kabur
"sumpah tuan aku tidak tahu kamera kami telah diretas oleh seseorang hingga rusak ".ucap dokter
murat kemudian segera memberi bogem mentah pada dokter tersebut dan mencaci maki nya hingga babak belur
"ini karena kau lalai !"
teriak murat
"katakan padaku siapa pemilik rumah sakit ini agar aku bisa menuntutmu dan rumah sakit ini hah !".ucap murat yang terus memegang kerah sang dokter
"ampun tuan tolong jangan katakan".ucap dokter
"katakan atau kau ingin aibmu tersebar luas !".teriak murat
"keluarga alessio tuan".ucap dokter
mendengar hal itu murat terkejut bukan main
dia memberi Bogeman mentah pada dokter itu hingga pingsan
__ADS_1
"urus dia !".titah Murat
"sialan itu pasti ulah dom aku datang dom untuk mengambil adikku!".ucap murat dan dia segera menelpon asistenya untuk mengumpulkan anak buahnya dan melacak lokasi mansion milik dominic