Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Togheterness


__ADS_3

Hari Sudah Sore mendekati buka puasa Suasana masih hujan


Hector merasa panik karena baik Monica atau Morgan yang menjemput indah belum pulang ponselnya tak aktif


"kau sudah lacak dimana kakak dan Monica ?".tanyanya


Edward menjawab


"sudah kakak tapi sepertinya ponsel keduanya memang tidak aktif atau lowbatt susah mencarinya ".ucap Edward


Hector merasa panik


Morgan kejebak Macet ponselnya tidak ada sinyal


dia melihat kebelakang terlihat indah dan esme masih tidur


Mario masih tertidur di dekapan Miranda dengan lelap


dia melihat jamnya


dia melihat ponselnya


"kita sebenarnya sudah dekat tapi jika masih macet aku sarankan kita mampir dulu di akringan dekat sini untuk membatalkan puasa ".ucap Miranda


"maaf membuatmu terjebak ".ucap Morgan


Miranda tersenyum


"tidak apa apa ".ucapnya


dia justru senang tiba tiba dekat dengan anak anak dan menggendong Mario mungkin ini sifat keibuannya yang tiba tiba timbul melihat Mario dan Esme serta Indah


dia tersenyum melihat Mario dalam dekapannya


•••


kembali ke Tristan dan Haya


mereka sampai di rumah sakit


"kenapa kau ke rumah sakit ?".tanya Tristan


"kau juga akan tahu aku turun ya terima kasih mengantarku ".ucap haya membawa barangnya dan akan turun


"tunggu ".ucap Tristan


haya menoleh padanya


"biar aku ikut ".ucap Tristan


"untuk apa pak ".ucap haya


Tristan tersenyum ia ikut turun


mereka masuk ke lorong rumah sakit dan menuju bangsal anak anak


haya di sambut anak anak dengan baik


"Tante kita buka bersama kan ?".tanya anak perempuan disana


haya tersenyum dan berkata iya


Haya memang bukan seorang muslim sejak dulu tapi ia menghargai toleransi antar sesama


anak anak kegirangan


Tristan masuk ke ruangan bangsal anak melihat interaksi haya dan anak anak itu


"kau apa yang kau lakukan !".tanya ketus anak anak disana pada Tristan


"hey sayang gak boleh gitu gak sopan ".ujar haya


"kau sedang apa ?".tanya Tristan menyilangkan tangan


haya menoleh padanya


"apa kau tidak tahu atau tidak bisa menebak ?".tanya haya


Tristan memanyunkan bibirnya dan menggeleng


haya memutar matanya malas


"baiklah biar aku jelaskan seperti yang kau ketahui ini bangsal anak ".


Tristan menunduk


"aku menjadi sukarelawan bagi anak anak ini mereka korban kebakaran aku bersama saudariku Miranda yang juga dokter anak dan kandungan disini tapi ia sedang ada urusan jadi aku tangani mereka ".ucap haya panjang lebar dan cepat


"well aku puas ".ucap Tristan


"setidaknya ".ucapnya lagi


haya Lee memutar matanya


anak perempuan dan laki laki yang memiliki luka bakar di wajah mereka menghampiri Tristan


Gedebug


mereka menendang kaki Tristan


Tristan meringis

__ADS_1


"om jangan buat Tante ini kesal dia Tante kami ".ucap anak lelaki itu


"awas aja kalau om jahat ".ancam anak perempuan kecil itu


haya tersenyum dan tertawa


"rasakan mungkin ini karma kau menginjakku dengan sengaja hari itu ".ucap haya


Tristan melihatnya


"gadis tak tahu terima kasih awas kau menertawai aku ".gumam Tristan


dia berusaha bangkit


•••


Monica memeriksa ponselnya


suasana masih hujan


"tak ada sinyal sebentar lagi waktu berbuka ".ucap Monica


Hussein menarik syarinya


Monica melihatnya


"Tante bentar lagi waktu buka Tante tunggu sini aja papip tadi bawa banyak makanan buat di bagiin Tante nanti juga aku kasih ".ucap Hussein


Monica tersenyum padanya


Imran menata makanan takjil dan nasi kotak untuk dibagikan ke anak anak itu di mesjid


waktu berbuka sebentar lagi dia membagikan makanan makanan itu pada anak anak pengajian dan pada ustad dan ustadzah


Monica tersenyum melihat Imran begitu perhatian pada anak anak


"aku penasaran apa dia sudah tobat dari hobinya itu ".batin Monica


•••


Rita pulang dari kafe


dia melihat makanan yang sudah disiapkan di meja


dia bertanya pada maid


"dirumah ini ada siapa bi ?".tanya Rita


"ada tuan Hector dan Edward serta nyonya Deborah dan Alyssa nyonya ".ucap maid


"dimana Morgan dan anak anak serta Monica kenapa rumah ini terasa sepi ?".tanya Rita


"tuan besar pergi dari tadi siang bawa den Mario nyonya Monica belum pulang dari butik nyonya ".ucap maid lagi


"ibu ".ucapnya


ia menyalami ibunya


"aku dengar kakakmu dan anak anak serta Monica belum pulang ?". Tanya Rita


Deborah dan Hector saling lirik


"euhmm mereka sepertinya terjebak macet Bu aku dapat berita tadi dan mereka izin keluar sebentar mungkin saat kesini mereka terjebak macet ".ucap Deborah


Rita mengerti


"lantas bagaimana Monica dialah yang paling aku khawatirkan ?".tanya Rita


Edward dan Alyssa datang


"ibu ".ucap edward


dia menyalami ibunya


"Edward kau tahu dimana kakakmu Monica aku takut terjadi apapun padanya ".ucap Rita


"ibu tenang saja aku tadi melacaknya dia sepertinya sedang berada di mesjid mungkin untuk shalat dan menunggu disana karena kan suasananya hujan ".ucap Edward


"ibu sebaiknya kita ke meja makan sekarang kita harus membatalkan puasa kita sebentar lagi ".ucap Alyssa


ia sengaja mengalihkan topik agar Rita tak panik


sementara itu Morgan dan Miranda berhenti di sebuah angkringan bersama anak anak jalanan sangat macet untuk membatalkan puasa mereka pergi ke tempat angkringan


"kau suka apa ?".tanya Morgan pada Miranda


"aku suka apa saja ".ucap Miranda


"berarti kau suka rumput ".ucap Morgan


"tidak .siapa yang bilang begitu memang aku kambing makan rumput ".sewot Miranda


Morgan tertawa


mereka semua duduk di tempat angkringan


"ada apa aja disini ?".tanya Morgan


Miranda melihat menu sambil menggendong Mario yang sudah bangun


"baiklah aku mau Pete , dan jengkol Mateng , sambel mentah ,tahu tempe dan ayam bakar madu ".ucap Miranda

__ADS_1


Morgan keheranan dengan pesanan miranda


"banyak sekali makanmu itupun dengan Pete apa mulutmu tidak bau ?".tanya Morgan


"aku akan bayar pesananku sendiri dan lagipula aku suka makan Pete ".ucap Miranda


Morgan mengernyit


"kalian mau apa ?".tanya Miranda


"kami ingin bubur sumsum ".ucap indah dan esme bersamaan


Morgan memesan ikan bakar madu dan gorengan


pesanan datang


adzan Maghrib berkumandang


semua berkata alhamdulilah dan berdoa


mereka makan bersama dan terlihat seperti keluarga


"kau mau coba Pete ?".tanya Miranda


Morgan yang gak pernah nyobain Pete dan jengkol penasaran


"ayo makanlah ".ucap Miranda


dia mencobanya


ternyata rasanya Ajib Not Bad Man petenya kayak kacang jengkolnya nyel nyel


"Well Not Bad ".ucap Morgan


Miranda tersenyum


•••


Monica akan berbuka puasa di mesjid bersama anak anak dan Imran


dia belum makan


"kenapa kau belum makan kau harus makan ".ucap Imran


Monica hanya melihatnya


Imran mengerti Monica memakai cadar jika ia makan makan niqabnya harus di lepas


dia berbalik dan berbisik meminta para lelaki disana berbalik badan


"sekarang kau makanlah ".ucap Imran dengan tubuh terbalik


Monica membuka niqabnya dia meminum air dan dan memakan takjil


dia tersenyum isi takjil itu sangat banyak ada pastel smoked beff dan mini pie serta lemper dan kue soes dia memakanya rasanya enak


"bagaimana Tante enak tidak yang membuat karipap itu papip ".ucap Hussein dengan tubuh terbalik


Imran menyumpal mulut Hussein dengan tanganya


Monica terkekeh


•••


haya buka puasa dengan anak anak korban kebakaran itu Tristan juga ikut


"kau juga puasa pak ?".tanya haya


"well sebenarnya tidak tapi aku menghargai toleransi kalian ".ucap Tristan


"kok om enggak puasa ".ucap salah satu anak disana


"dosa loh om ".ucap salah satu anak disana


Tristan hanya tersenyum


semua berkumpul dan Haya membagikan buah dan takjil yang ia beli


mereka makan bersama


"makasih Tante cantik ".ucap anak anak disana


"hmmm cantik ".ucap Tristan


semua anak anak disana meliriknya tajam termasuk haya


"sebenarnya apa masalahnya dia mengikuti aku ".gumam haya sewot


Tristan melihat haya dengan senyum


•••


Atmajaya melihat putranya yang lesuh saat buka puasa


"apa kau sakit nak ?".tanya Atmajaya


Ferhat tersenyum


"tidak ayah aku tidak apa apa ".ucap Ferhat sambil makan


Atmajaya tahu pasti putranya putus cinta

__ADS_1


"hmm aku sudah bisa menebak kau putus cinta ".gumam Atmajaya pelan


__ADS_2