Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Jebakkan dalam Jebakkan


__ADS_3

Miranda terbangun di Kasur dan selimut menutupi tubuhnya dia mengejan


"aku ....".ucapnya


dia terkejut sudah ada di kasur dan tanpa sehelai pun benang di tubuhnya dia mengingat dirinya bersama Morgan semalam melakukan aktivitas panas dengan dia


terdapat amplop surat di sampingnya


~Dear Miranda


Maaf kau pasti terkejut kau sudah ada di atas kasur itu aku memindahkan dirimu semalam ketika kau begitu terlelap di dadaku seperti yang kau bisa tebak aku mengangkat dirimu seperti nampan semalam.( Miranda tersenyum )


dengar aku tahu aku pasti kau heran mengapa aku sudah tidak ada di sampingmu saat kau terbangun aku mohon maaf ya tapi aku harap kau tidak berfikiran aku meninggalkanmu kalau kau berfikiran demikian jawabannya tidak dan tidak aku harus meninggalkanmu ini mengenai keluargaku situasinya sangat bahaya saat ini aku janji setelah urusanku ini selesai aku pasti akan datang lagi padamu .Morgan


Miranda merasa sedikit tidak enak di hatinya ia mengusap dadanya


•••


Hector Dan Edward menemui adik dari Albert bernama Andrew di mansion Albert


Andrew tersenyum smirk pada mereka berdua


"welcome ".


sementara Hector dan Edward mengepalkan tangan mereka dengan amarah yang menggebu gebu dan tatapan setan yang sangat ingin membunuh


Morgan bermain Casino dengan Albert di Bar klub miliknya


"kudengar kau menjual dan memecah beberapa saham perusahaanmu karena kehilangan sebuah saham yang sangat besar ".ucap Albert mengejek dan menambah koin


Morgan tersenyum smirk


Kembali Ke Hector dan Edward


"dimana kakakmu ?".tanya Edward to the point


Hector berusaha menahan amarahnya dan amarah Edward


"dia ada di tempat dimana kakak kalian juga ada di sana ".ucap Andrew


Hector terus mengepal tangannya rasanya ia ingin membunuh Andrew dan Albert sekarang juga begitupula dengan Edward yang begitu marah sebenarnya ia juga ingin membunuh mereka berdua dengan cara sadis yang belum ia lakukan sebelumnya


Flashback :


Pada Saat Rita dan Monica serta Alyssa dan baby Abraham menaiki pesawat pribadi untuk kabur ke Berlin , Germany


Rita tengah duduk di samping Monica Monica memakai pakaian kasual dan tanpa hijab rita menenangkan dan menggenggam tangan Monica yang panik dan ketakutan


"kau tenang saja sayang ibu percaya pada kakak kakakmu mereka pasti bisa mengalahkan Albert ini hanya sementara waktu ".ucap Rita menenangkan Monica di sampingnya


"tolong ambilkan aku air !".perintah Alyssa memangku Abraham yang menangis Alyssa berusaha menenangkan anaknya


"aku rasa dia sakit ".ucap Deborah di sampingnya memangku Haidar


Indah dan Esme masih tertidur pulas sementara Mario di pegang para suster


"entahlah dia selalu seperti ini jika jauh dari ayahnya ".ucap Alyssa menenangkan Abraham


Pelayan pramugari yang sedang di dapur mengambilkan Air di teko atas suruhan Alyssa dia di todong pistol dari samping oleh seorang pria yang ternyata Simon


"maaf "


DUARRRRRR


Pramugari itu di tembak kepalanya hingga pecah dan darahnya ke tembok tembok ( dinding ) pesawat


Semua orang terkejut Mario menangis Indah dan Esme segera bangun dari tidur pulasnya


"Apa itu ?".panik Rita berdiri dan berbalik dari kursinya

__ADS_1


Pria yang tadi menembak ke arah mereka dan menodongkan pistol yang ternyata adalah Simon


"Simon !".lirih Rita


Pilot yang ada di kokpit merasa ada kegaduhan


"coba kau check !".titah pilot 1


pilot 2 bangkit dan membuka pintu


DUARRRRR


DUARRRRR


Pilot 2 ditembak pilot 1 terkejut dan juga lansung di tembak anak buah Albert mengambil kendali kokpit


kembali ke keluarga Andrea


"mau apa kalian !".titah Rita


"kalian tidak bisa pergi dari sini kalian harus ikut bersama Albert !".ucap Simon


Deborah Berdecih


"CUIH...."


"pengkhianat kau !".bentak Deborah


Rita mengambil pistol dari punggungnya dan menembak anak buah Albert


Duarrrr


Duarrrr


Deborah serta anak anak dan suster kabur ke ruang atas dan sembunyi di kamar mandi yang besar itu anak anak di titipkan oleh suster Alyssa menitipkan Haidar pada suster dan suster mengikuti Deborah dengan cepat


"kalian disini saja Indah Esme jaga adik adik kalian !".ucap Deborah


Dia berbalik melihat anak buah Simon dan Albert


"cepat kalian ikut kami dan serahkan anak anak itu !".ucap anak buah Albert


"langkahi dulu mayatku bajingan !".ucap Deborah dia segera berlari dan menghadang kedua orang itu dan pistol mereka lewat bela diri


sementara itu


Seseorang mendekati Monica


"kaulah yang paling penting disini kau harus ikut ".titah anak buah Albert menodongkan pistol


DUG


dia tendang inti dari anak buah Albert dan merebut pistolnya serta mengambil pisau dari paha pria itu dia menusuk dari belakang seseorang yang mendekatinya dari belakang dan menembak pria pria di hadapannya mendekatinya


Alyssa melakukan jurus bela dirinya ketika seseorang ingin menusuknya ia menunduk dan mundur serta membuat pria itu tersungkur pria itu ingin menusuknya tapi ia menahannya dengan tangannya yang kuat ia membalikan keadaan dan membuat pria itu menusuk dirinya sendiri


Deborah berhasil mengalahkan anak buah Albert dengan bringasnya


begitupula Monica dan Alyssa


Deborah ke anak anak


"ayo sudah aman sekarang !".ucap Debbie


mereka ke bawah bertemu Monica dan Alyssa begitu banyak mayat anak buah Albert yang mati mengenaskan


Rita datang dengan Simon di belakangnya dan serta anak buah Simon terdapat pisau di leher Rita ia tadi melawan Simon


"Ibu ".teriak mereka bersamaan

__ADS_1


"kalau kalian ingin wanita tua ini selamat ikuti kataku dan Albert !".ucap Simon


Flashback Off


Kembali ke Hector Dan Edward


Hector melemparkan kertas pada wajah andrew


"seperti yang kau dan kakakmu minta itu semua milik kami Ambil !".ucap Hector


"dan tidak ada yang berubah disitu persis seperti yang kau dan kakakmu minta !".titah Edward


"dimana Keluarga kami !".ucap Hector


kembali ke Morgan


Albert meminum kopi di belakanya ada anak buahnya


"kau tahu ibumu dan adikmu sangat cantik !".ucap Albert


Morgan tetap tenang


"kau taruh mana keluargaku ?".tanya santai Morgan


Albert tersenyum


"di suatu tempat yang selalu di kenang oleh kalian semua !".ucap Albert


"tempat dimana adikmu di perkosa serta kalian membunuh ayah kalian sendiri kalian biarkan dia di bunuh ".ucap Albert


memperlihatkan video lewat ponselnya memperlihatkan mereka semua ketakutan dan di todong senjata senjata tumpul dan tajam oleh Simon


Morgan mengepalkan tangan kuat menahan amarah


dia menghempaskan kertas perjanjian ke meja


"baca itu dan tanda tangani aku sudah tanda tangani silakan dirimu !".ucap Morgan tanpa menoleh padanya


albert menandatangani surat itu


"sekarang kau sudah mendapatkan apa yang kau minta lepaskan mereka ".ucap Morgan


Albert tersenyum


"tidak semudah itu Ferguson ".ucap Albert


Morgan menatap penuh kesetanan dan tajam semua darahnya mendidih


Albert tersenyum smirk


Andrew membawa Hector dan Edward ke tempat para wanita Simon di samping Andrew menghampirinya


"ibu !".ucap Hector dan Edward menghampiri Rita dan para wanita dan anak anak


Rita mengusap pipi pipi anak anaknya


Andrew tersenyum


"bagus kalian boleh pergi sekarang tapi seperti janji kita ".timpal Andrew


Hector dan Edward mengepal tangan membuat muka penuh amarah


mereka berbalik


"tidak semudah itu bodoh !".ucap keduanya


kembali ke Morgan


semua pasukan Albert di belakangnya menodongkan pistol. pada Morgan

__ADS_1


"kau perlu mati untuk aku mengambil semua kekayaanmu !".ucap Albert


Morgan mengepal tangan dengan amarah yang menggebu gebu namun tiba tiba ia tersenyum smirk


__ADS_2