
Miranda terbangun di Kasur dan selimut menutupi tubuhnya dia mengejan
"aku ....".ucapnya
dia terkejut sudah ada di kasur dan tanpa sehelai pun benang di tubuhnya dia mengingat dirinya bersama Morgan semalam melakukan aktivitas panas dengan dia
terdapat amplop surat di sampingnya
~Dear Miranda
Maaf kau pasti terkejut kau sudah ada di atas kasur itu aku memindahkan dirimu semalam ketika kau begitu terlelap di dadaku seperti yang kau bisa tebak aku mengangkat dirimu seperti nampan semalam.( Miranda tersenyum )
dengar aku tahu aku pasti kau heran mengapa aku sudah tidak ada di sampingmu saat kau terbangun aku mohon maaf ya tapi aku harap kau tidak berfikiran aku meninggalkanmu kalau kau berfikiran demikian jawabannya tidak dan tidak aku harus meninggalkanmu ini mengenai keluargaku situasinya sangat bahaya saat ini aku janji setelah urusanku ini selesai aku pasti akan datang lagi padamu .Morgan
Miranda merasa sedikit tidak enak di hatinya ia mengusap dadanya
•••
Hector Dan Edward menemui adik dari Albert bernama Andrew di mansion Albert
Andrew tersenyum smirk pada mereka berdua
"welcome ".
sementara Hector dan Edward mengepalkan tangan mereka dengan amarah yang menggebu gebu dan tatapan setan yang sangat ingin membunuh
Morgan bermain Casino dengan Albert di Bar klub miliknya
"kudengar kau menjual dan memecah beberapa saham perusahaanmu karena kehilangan sebuah saham yang sangat besar ".ucap Albert mengejek dan menambah koin
Morgan tersenyum smirk
Kembali Ke Hector dan Edward
"dimana kakakmu ?".tanya Edward to the point
Hector berusaha menahan amarahnya dan amarah Edward
"dia ada di tempat dimana kakak kalian juga ada di sana ".ucap Andrew
Hector terus mengepal tangannya rasanya ia ingin membunuh Andrew dan Albert sekarang juga begitupula dengan Edward yang begitu marah sebenarnya ia juga ingin membunuh mereka berdua dengan cara sadis yang belum ia lakukan sebelumnya
Flashback :
Pada Saat Rita dan Monica serta Alyssa dan baby Abraham menaiki pesawat pribadi untuk kabur ke Berlin , Germany
Rita tengah duduk di samping Monica Monica memakai pakaian kasual dan tanpa hijab rita menenangkan dan menggenggam tangan Monica yang panik dan ketakutan
"kau tenang saja sayang ibu percaya pada kakak kakakmu mereka pasti bisa mengalahkan Albert ini hanya sementara waktu ".ucap Rita menenangkan Monica di sampingnya
"tolong ambilkan aku air !".perintah Alyssa memangku Abraham yang menangis Alyssa berusaha menenangkan anaknya
"aku rasa dia sakit ".ucap Deborah di sampingnya memangku Haidar
Indah dan Esme masih tertidur pulas sementara Mario di pegang para suster
"entahlah dia selalu seperti ini jika jauh dari ayahnya ".ucap Alyssa menenangkan Abraham
Pelayan pramugari yang sedang di dapur mengambilkan Air di teko atas suruhan Alyssa dia di todong pistol dari samping oleh seorang pria yang ternyata Simon
"maaf "
DUARRRRRR
Pramugari itu di tembak kepalanya hingga pecah dan darahnya ke tembok tembok ( dinding ) pesawat
Semua orang terkejut Mario menangis Indah dan Esme segera bangun dari tidur pulasnya
"Apa itu ?".panik Rita berdiri dan berbalik dari kursinya
__ADS_1
Pria yang tadi menembak ke arah mereka dan menodongkan pistol yang ternyata adalah Simon
"Simon !".lirih Rita
Pilot yang ada di kokpit merasa ada kegaduhan
"coba kau check !".titah pilot 1
pilot 2 bangkit dan membuka pintu
DUARRRRR
DUARRRRR
Pilot 2 ditembak pilot 1 terkejut dan juga lansung di tembak anak buah Albert mengambil kendali kokpit
kembali ke keluarga Andrea
"mau apa kalian !".titah Rita
"kalian tidak bisa pergi dari sini kalian harus ikut bersama Albert !".ucap Simon
Deborah Berdecih
"CUIH...."
"pengkhianat kau !".bentak Deborah
Rita mengambil pistol dari punggungnya dan menembak anak buah Albert
Duarrrr
Duarrrr
Deborah serta anak anak dan suster kabur ke ruang atas dan sembunyi di kamar mandi yang besar itu anak anak di titipkan oleh suster Alyssa menitipkan Haidar pada suster dan suster mengikuti Deborah dengan cepat
"kalian disini saja Indah Esme jaga adik adik kalian !".ucap Deborah
Dia berbalik melihat anak buah Simon dan Albert
"cepat kalian ikut kami dan serahkan anak anak itu !".ucap anak buah Albert
"langkahi dulu mayatku bajingan !".ucap Deborah dia segera berlari dan menghadang kedua orang itu dan pistol mereka lewat bela diri
sementara itu
Seseorang mendekati Monica
"kaulah yang paling penting disini kau harus ikut ".titah anak buah Albert menodongkan pistol
DUG
dia tendang inti dari anak buah Albert dan merebut pistolnya serta mengambil pisau dari paha pria itu dia menusuk dari belakang seseorang yang mendekatinya dari belakang dan menembak pria pria di hadapannya mendekatinya
Alyssa melakukan jurus bela dirinya ketika seseorang ingin menusuknya ia menunduk dan mundur serta membuat pria itu tersungkur pria itu ingin menusuknya tapi ia menahannya dengan tangannya yang kuat ia membalikan keadaan dan membuat pria itu menusuk dirinya sendiri
Deborah berhasil mengalahkan anak buah Albert dengan bringasnya
begitupula Monica dan Alyssa
Deborah ke anak anak
"ayo sudah aman sekarang !".ucap Debbie
mereka ke bawah bertemu Monica dan Alyssa begitu banyak mayat anak buah Albert yang mati mengenaskan
Rita datang dengan Simon di belakangnya dan serta anak buah Simon terdapat pisau di leher Rita ia tadi melawan Simon
"Ibu ".teriak mereka bersamaan
__ADS_1
"kalau kalian ingin wanita tua ini selamat ikuti kataku dan Albert !".ucap Simon
Flashback Off
Kembali ke Hector Dan Edward
Hector melemparkan kertas pada wajah andrew
"seperti yang kau dan kakakmu minta itu semua milik kami Ambil !".ucap Hector
"dan tidak ada yang berubah disitu persis seperti yang kau dan kakakmu minta !".titah Edward
"dimana Keluarga kami !".ucap Hector
kembali ke Morgan
Albert meminum kopi di belakanya ada anak buahnya
"kau tahu ibumu dan adikmu sangat cantik !".ucap Albert
Morgan tetap tenang
"kau taruh mana keluargaku ?".tanya santai Morgan
Albert tersenyum
"di suatu tempat yang selalu di kenang oleh kalian semua !".ucap Albert
"tempat dimana adikmu di perkosa serta kalian membunuh ayah kalian sendiri kalian biarkan dia di bunuh ".ucap Albert
memperlihatkan video lewat ponselnya memperlihatkan mereka semua ketakutan dan di todong senjata senjata tumpul dan tajam oleh Simon
Morgan mengepalkan tangan kuat menahan amarah
dia menghempaskan kertas perjanjian ke meja
"baca itu dan tanda tangani aku sudah tanda tangani silakan dirimu !".ucap Morgan tanpa menoleh padanya
albert menandatangani surat itu
"sekarang kau sudah mendapatkan apa yang kau minta lepaskan mereka ".ucap Morgan
Albert tersenyum
"tidak semudah itu Ferguson ".ucap Albert
Morgan menatap penuh kesetanan dan tajam semua darahnya mendidih
Albert tersenyum smirk
Andrew membawa Hector dan Edward ke tempat para wanita Simon di samping Andrew menghampirinya
"ibu !".ucap Hector dan Edward menghampiri Rita dan para wanita dan anak anak
Rita mengusap pipi pipi anak anaknya
Andrew tersenyum
"bagus kalian boleh pergi sekarang tapi seperti janji kita ".timpal Andrew
Hector dan Edward mengepal tangan membuat muka penuh amarah
mereka berbalik
"tidak semudah itu bodoh !".ucap keduanya
kembali ke Morgan
semua pasukan Albert di belakangnya menodongkan pistol. pada Morgan
__ADS_1
"kau perlu mati untuk aku mengambil semua kekayaanmu !".ucap Albert
Morgan mengepal tangan dengan amarah yang menggebu gebu namun tiba tiba ia tersenyum smirk