Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Anak Anak Di Culik


__ADS_3

keesokkan harinya


anak anak akan sekolah


di mansion keluarga Alessio


semua sedang sarapan


si kembar mengoleskan sendiri roti dengan selai kacang dan coklat kesukaan mereka


"biar mama saja ya nanti baju kalian kotor ".ucap Isabella


"enggak usah mah kita bisa kok ".ucap Daniel mengoles roti


dominico tersenyum pada anak anaknya


mawar memberikan sup pada Adam


"ini supnya ".ucap mawar memberi sup


sementara melati memberi ikan bakar pada piring Gabriel


"kau mau pakai sambel mentah atau matang ?".tanya melati


"aku mau sambel mentah saja ".ucap Gabriel


melati memberi sambal pada piring Gabriel


Isabella memberi makan dominico


"aku mau pastel itu sama mau makan nasi sama babat Sam sambel ".ucap dominico


Isabella tersenyum dan mengambilkanya untuk Dominico


mereka makan bersama


"mama papa nanti kita ada tugas kelompok sama temen temen kita lansung pulang kok ke sini pas pulang sekolah ".ucap Nicolas


hu


"yakin beneran tugas kelompok ?".tanya Isabella menaikkan alisnya


"bener kok mah pah kalau gak percaya tanya aja guru ".ucap Nicolas


"ya sudah tidak apa apa sayang ".ucap dominico


si kembar tersenyum dan kegirangan


dominico memegang tangan Isabella meyakinkan


setelah selesai makan anak anak pergi ke sekolah


Isabella kembali merasa tidak enak takut hal buruk terjadi pada anak anaknya tapi ia menyembunyikanya takut dominico gegabah


dominico berbincang dengan Adam dan Gabriel


"Kakak kita dapat informasi soal pencarian kita soal Tristan ".ucap Adam


"kita harus kumpul di markas untuk membahasnya dengan yang lain ".ucap Gabriel


"bagus.aku akan panggil Murat untuk bergabung dengan kita ".ucap Dominico


sementara itu murat bersama Layla


mereka bermain dengan si kembar Hakan dan Minda di taman mansion


"mas aku seneng deh anak anak kita gemuk dan pinter ".ucap Layla memangku Minda


"aku juga seneng anak anak kita ganteng dan cantik cantik ".ucap Murat memangku Hakan


mereka bermain bersama


Murat melamun


"mas kamu pikir apa ?".tanya Layla


"enggak aku enggak pikir apa apa ".ucap Murat tersenyum


Murat memikirkan keselamatan anak anaknya yang masih bayi dan Layla dirinya juga sadar dirinya sudah mulai tua


tapi siapa yang akan lanjutkan bisnis haramnya ini dia tidak mau menyusahkan Hassan dan melibatkan Ayla meskipun dia tahu putrinya Ayla tahu tentang dunia mafia tapi apa Ayla sanggup


Layla tahu apa yang dipikirkan Murat dia hanya melihatnya


sementara itu Stefan terbayang pertemuannya dengan Tristan


dia berada di mansionnya dia duduk di sofa

__ADS_1


"kenapa pria itu terlihat mirip dengan aku ya ?".gumam Tristan


"mas , kamu pikirin apa ?".tanya Sofia


Stefan tersenyum dan memegang kedua tangan Sofia


dia mengelus perut Sofia


"anak papa jangan nakal ya ".ucap Stefan


Sofia tersenyum


dia bangkit dari kursinya dan merangkul Sofia dan membawanya ke kamar


sementara itu di mansion keluarga Andrea


mereka sarapan bersama


"papa sayang aku mau selai strawberry ".ucap indah


Hector memegang ponsel dan memberikan selai strawberry pada anaknya


"papa aku mau selai blueberry ".ucap esme


Morgan memberi selai pada anaknya


"papa kok papa dari tadi main hp Mulu uncle Ed juga lagi !".pekik indah


Deborah dan Alyssa melihat suami mereka


"apa yang kalian lihat ?".tanya Deborah


"tidak ada ".ucap Hector


"dan kau apa yang kau lihat sayang ? ".ucap Alyssa


"enggak gak ada ".ucap Edward


Deborah dan Alyssa curiga jangan jangan pas mereka sedang hamil besar seperti ini suami mereka selingkuh


"sayang habiskan makananmu ya biar kau kuat !".ucap Morgan


esme tersenyum


"iya pah ".ucap esme


"baiklah kakak bilang padanya aku menerimanya ".ucap Monica sambil makan


"oh ya kapan Imran kesini ?".tanya Hector


Deborah dan Alyssa mendengar itu antusias


"oh ya Abang nak kemari bila ?".antusias Deborah


"iya kapan !".titah alyssa


"hmm aku rasa uncle Imran akan lebih memilih bersama wanita wanita terlebih dahulu daripada taruhan kita semalam ".ucap Edward sambil makan


"hei kau jangan cakap macam tuh lah ".ucap Deborah


"kau monica tidak terkejut dia kesini ?".tanya Morgan


"aku , buat apa aku terkejut lagi pula dia hanya teman biasa ku dan teman kalian , tapi kenapa dia kesini ?".tanya Monica


"hmm kepo ".ucap Hector


semua tertawa


"well aku buat taruhan dengan dia dia kalah taruhan dalam tinju bersamaku semalam dia harus mengajar esme dan indah ".ucap Morgan


"ngajar apa memang dia bisa ?".tanya Monica


"hmm kau liat saja nanti kak ".ucap Edward


indah dan esme pergi dengan sopir ke sekolah


Archie mengantar anak anak laki lakinya sekolah


"hari ini hari pertama alano jangan ajarkan adikmu yang tidak benar ya ".ucap Archie


"ok Daddy ".ucap aland


Archie tersenyum dia mengendarai mobil


•••


para kodok tokcer dan Diki sudah di kelas berkumpul

__ADS_1


"wah aland apa adikmu bisa masuk ke grup ? ".ucap Hussein


"tentu bisa donk ".ucap aland


"dik kau mau kan masuk dan mencoba ?".tanya Daniel


" mau donk ".ucap Diki tersenyum


dari jauh seseorang memotret mereka itu adalah anak buah Tristan


Tristan di mansionnya


"anak anak menggemaskan aku akan bermain dengan kalian ".gumam Tristan tersenyum


dia mematikan ponselnya dan memasukkannya kedalam sakunya


dia berbalik dan bersenang senang dengan wanita wanita seksinya di sofa


•••


the black blood father's berkumpul


mereka sedang rapat di markas mereka


"ini sangat sulit di cari ".ucap Adam


Gabriel menaruh amplop map besar coklat di meja


Murat membukanya


"dari hasil pencarian kami dan Hector serta Edward namanya Al Rashid kami tidak bisa mencari wajahnya dimana pun hanya identitasnya saja ".ucap Gabriel


Stefan ,Archie dan Imran melihat map itu


"Al Rashid ?".ucap Stefan


semua meliriknya


"kenapa ?".ucap Archie


"tidak aku seperti merasa tidak asing dengan marga itu semacam pernah dengar ".ucap Stefan


"Al Rashid tunggu !".ucap Imran


Imran mengeluarkan file flashdisk di tasnya dia menghubungkannya ke laptopnya


dia mengotak Atik laptopnya


semua berkerumun ke arahnya


"salah satu pembeli senjata racun buatanku ada yang atas nama Al Rashid dulu menurutku bukan Al Rashid yang membeli senjata racunku tapi kaki tangannya ".ucap Imran


"cuba kau lacak !".ucap Murat


Imran mengotak Atik komputernya


Imran meretas data data kependudukan Romania dan mencari nama Al Rashid


namun hasilnya tidak ada gambar apapun yang menunjukkan hanya data data saat ia lahir dan tempat tinggal saja


"susah sekali mencari dia untuk berterima kasih ".ucap Morgan


"dia sangat hati hati dia tidak ingin seseorang tahu wajah dan identitasnya dia sangat pintar ".ucap Hector


semua tertunduk berfikir


•••


sementara itu si kodok tokcer selesai sekolah


"baiklah selamat Diki dan Alano kalian resmi masuk kodok tokcer karena otak kalian encer juga dan kau diki kami senang perubahanmu ".ucap Daniel


Diki tersenyum


"ya iya donk dan aku enggak menyesal berteman dengan kalian ".ucap Diki cengegesan


"makasih ya kak ".ucap alano


dari jauh seseorang memperhatikan dan menelepon


...📞 : boss mereka akan pulang ....


ternyata itu anak buah Tristan


Tristan tersenyum smirk


...📞 : sudah saatnya .Tristan...

__ADS_1


para kodok tokcer bermain bersama Diki dan Alano tiba tiba mulut mereka semua di bekap dan dibawa paksa


__ADS_2