
"doni ".ucap bocah bocah
"aku dimana ? ".tanya lemas doni
"kau aman bersama kami doni ?".ucap esmeralda
"diki kok aku disini ?".tanya doni
"sudah jangan pikirkan kau perlu istirahat ".ucap diki
doni menangis pasalnya karena banyak orang menjenguknya tapi tidak ada orang tuanya
"aku benci mama dan papa ".lirih doni
bocah bocah menenangkan doni
dokter datang dan menenangkan doni
seluruh orang keluar
archielleo datang bersama morgan menjemput anak anak mereka
"daddy om om kasihan doni dia kayak gini pasti trauma ".ucap aland
semua orang merasa sangat kasihan pada doni
murat teringat dengan ketika menyelamatkan hassan dulu tapi doni lebih parah dari hassan mendapat siksaan dari orang tua kandungnya
•••
disisi lain hassan bersama ayla menenangkan para adik adik mereka hassan dengan sabar membantu ayla menenangkan bocah bocah itu dengan lelap
mereka terlihat seperti orang tua
"apa kau siap menjadi orang tua ?".tanya hassan
ayla menggerutu sebal padanya
"aku belum sembuh kau menanyakan hal itu padaku tentu saja aku. mau bodoh ".ucap ayla tersenyum smirk
ayla akan pulang nanti malam
para orang tua datang dan mengambil anak anak mereka yang terlelap dan berterima kasih pada ayla dan hassan
"mama ada apa sih kok baliknya cepet banget ".ucap ayla
semua orang menjelaskan pada mereka berdua mengenai doni hassan terkejut karena cerita yang ia alami sama persis dengan doni hanya saja doni dari orang tua kandungnya
•••
hassan menjenguk doni setelah para orang tua pergi membawa anak anak mereka dan menyuruh anak buah menjaga doni
terlihat dan terdengar doni histeris takut dokter dan suster menenangkan dia
hassan sangat kasihan pada doni
dia menghampiri doni dan menenangkanya
"jangan menangis menangis bukan menyelesaikan masalah ".ucap hassan
"siapa kau ?".ucap doni
"aku temanmu ".ucap hassan
"kau tidak tahu permasalahanku pergilah ".ucap doni ketus
"aku tahu permasalahanmu sebab kita memiliki masalah yang sama bedanya aku di perlakukan kasar oleh orang tua tiriku ".ucap hassan
dia memperlihatkan baretan di lengannya sejak kecil
doni melihatnya
"itu kenapa ?".tanya doni
doni terlihat tenang dokter mengganti infusnya perlahan doni seperti tidak merasakan apapun
"ini luka yang sama seperti dirimu ".ucap doni hz
dari jauh imran dan murat melihat dan mebdengar semuanya begitu senangnya hassan dengan anak kecil walaupun terkadang suka berdebat dengan daniel dan nicolas
"jadi macem mana ?".ucap murat
"aku nak adopsi budak tuh ".ucap imran
murat memberikan segala hal tentang doni imran juga merasa kasihan
doni tenang dengan hassan imran dan murat datang
"papip , ayah ".ucap hassan
"siapa kalian ?".tanya hassan
__ADS_1
"kami orang tua hassan ".ucap murat
"kalian menikah ?".ucap doni heran
hassan tertawa lepas
murat dan imran melirik dan membantah
"oh tidak euhmmm aku orang tua kandung hassan dia temanku hassan memanggilnya ayah ".ucap imran
"oh ".ucap doni
"om hassan kok aku gak liat ibumu ?".ucap doni
hassan dan imran melirik
"ibuku sudah meninggal saat aku kecil ".
doni merasa bersalah dan meminta maaf untuk itu
"apa yang harus aku lakukan karena kalian sudah membantu menenangkan perasaanku ".ucap doni.
"baiklah aku akan mengadopsimu ".ucap imran
hassan meliriknya
murat memberi penjelasan padanya hassan justru merasa senang
"terima kasih papip ,ayah ".ucap hassan
"hari itu kau minta adik bukan aku akan mengadopsinya ".ucap imran mengelus kepala doni
"mulai sekarang kau panggil aku kakak dan kau panggil papipku papip dan dan pria yang aku panggil ayah itu ayah ".ucap hassan
"tapi sebelum itu kami boleh minta sesuatu darimu ?".ucap murat
"baiklah ".ucap doni
"mulai sekarang namamu hussein ".ucap imran
"ok itu bagus ".ucap doni
hassan mengatakan kenapa anak itu diubah namanya menjadi hussein
murat mengatakan untuk menutupi trauma bocah itu dan melindunginya dari orang tuanya yang kejam
hassan mengerti
•••
1 bulan kemudian
ayla dan monica sudah lebih baik dari sebelumnya mereka berusaha untuk tenang selama 1 bulan penuh
bersama sofia adik archielleo mereka bertiga berteman dan terkadang saling cerita
hussein mendapat kebahagiaan kini dia bisa mendapat kasih sayang dari seorang kakak dan ayah
imran juga membiayai pengobatannya
di mansion dominico
isabella bersama anak kembarnya sementara dominico bersama dellalita
dominico menggendong dellalita yang gemuk dan penuh pipi chubby sedang mengempeng
"kau mau terbang ?".ucap dominico
dia mengayunkan anaknya dellalita
dellalita tersenyum dan cekikikan
isabella ke arah mereka
"mas ya ampun nanti anaknya jatuh ".ucap isabella
dominico terus bermain dengan anak perempuanya
"anakku dellalita apa kau mau jalan jalan ?".ucap dominico
dellalita hanya tersenyum
isabella senang dominico bahagia punya anak perempuan
tanpa isabella sadari dellalita telah tertidur di ranjangnya setelah bermain dengan dominico
"anak mama udah tidur ".ucap isabella
dominico menghampirinya dan memeluknya
"dia seperti dirimu kalau tidur ".ucap isabella
__ADS_1
"dia anakku tentu dia mirip aku ".ucap dominico
mereka melihat dellalita terlelap di ranjang
sementara itu
adam menggendong 2 bayi kembar laki lakinya ammar dan aaron
ammar dan aaron segera tenang di gendongan adam
sementara lilira bersama mawar
mereka menaruh anak anak mereka di ayunan bayi
adam memeluk mawar dari belakang dan mencium ceruk lehernya
mawar berbalik
"anak anak kita udh tidur aku seneng banget kamu bisa menagani double A ".ucap mawar
adam mencium bibir mawar
"aku yang beruntung kamu bisa ngasih aku banyak anak lucu lucu kayak mereka dan kamu kuat melahirkan mereka untuk aku ".ucap adam
mereka berpelukkan
gabriel kini bersama anak anaknya dan melati di kasur
jari jemari gala dan licira terus memegang kelinking gabriel dan melati saat tidur
"mereka sepertinya tidak ingin jauh dari kita ".ucap melati
dia dan gabriel tersenyum sambil menatap bersamaan
"mereka anak anak kita dan aku gak akan ninggalin mereka ".ucap gabriel
"kau tahu mas anak anak kita ini sangat tampan dan cantik dan aku bersyukur punya anak anak ini sama kamu ".
"aku yang terima kasih mel sebab kamu sudah hadirkan mereka untuk aku dan aku sangat bersyukur punya istri sebaik kamu ".ucap gabriel
mereka bermain dengan anak anak mereka
di mansion murat
murat tengah menatap kedua anak kembarnya yang terlelap
layla memeluknya dari belakang
"syutt mereka sedang tidur ".ucap murat
layla melihat anak anaknya yang tertidur pulas
"mas mereka pules banget ".ucap layla
"aku sudah membuat mereka pulas aku sayang kamu aku gak mau kamu capek ".ucap murat
mereka berpelukkan
ayla bersama hassan
"ayla ada sesuatu yang harus aku katakan padamu ".lirih hassan
"katakan dengan cepat ada apa ?".ucap ayla
"aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita ".
"aku rasa hubungan kita cukup disini saja ".
"so u want to break up with me ?".ucap ayla
dengan menahan tangisan
hassan mengeluarkan cincin ruby ring
"maukah kau akhiri hubungan ini dan menjalaninya dengan serius ayla alessio abdullah supaya aku bisa menjadi perisaimu dan malaikatmu ".
ayla terperanga
"aku aku aku ..."
ayla gugup
murat layla dan imran melihatnya dari atas bersama hussein
"aku mau ".ucap ayla
imran dan murat mengucapkan syukur dan berpelukkan
adegan beralih ke
seseorang pria yang sedang memeriksa data identitas anggota the black blood father's
__ADS_1
pria itu memasukkan file identitas itu dalam amplop map dan tersenyum smirk