
di panti isabella terus terbayang perkataan mawar melati dia sangat ingin kakaknya bahagia tapi ia juga tidak ingin persaudaraaanya hancur dengan melati dia benar benar pusing
tiba tiba si kembar kearahnya
"mama,mama kenapa ?".
isabella menoleh kearah anaknya
"mama gak apa apa sayang ".ucap isabella
"mama kita kapan pulang ke rumah papa murat ?".
"nanti ya sayang papa murat masih sibuk !".ucap isabella memangku anak anaknya
dari jauh ada sepasang mata biru melihat si kembar dan isabella dia adalah indah ketika ia haus dan ingin mengambil air dia melihat mereka
jujur dalam hatinya ia merasa iri karena si kembar masih mempunyai kasih sayang orang tuanya sementara dia tak pernah mengetahui orang tuanya sejak kecil dia meneteskan air mata dan berbalik sialnya ia menjatuhi vas hingga pecah
PRANGGGG
isabella dan si kembar menoleh dan melihatnya yang meneteskan air mata indah segera pergi ke kamarnya
"hey tunggu !".ucap isabella
"mama sudahlah mungkin dia iri karena dia tidak punya orang tua seperti kita !".ucap nicholas
isabella marah
"sayang jaga mulut kamu kamu gak boleh ngomong kayak gitu kasihan dia !".ucap isabella
nicolas yang di omeli oleh mamanya lansung mengerti dan merasa bersalah sementara daniel mencubit pahanya
"ahhhhh..".ucap nicolas
"ini buat kamu yang udah keterlaluan tau enggak !".ucap daniel
isabella memanggil mbok darmi dan mbok darmi pun segera membersihkan pecahan vas
"kalian tunggu sini jangan kemana kemana !".ucap isabella menunjuk anak anaknya
anak anaknya mengganguk
isabella segera menuju ke kamar indah
TOK TOK TOK
indah yang menangis pura pura tidur
terlihat anak anak lain masih tertidur dengan pulasnya isabella menghampiri ranjang indah dan duduk di sebelahnya dan mengelus rambut indah
"aku tahu kamu pura pura tidur ayoo bangun !".ucap isabella
indah kemudian bangun dan duduk menyandarkan punggungnya di tembok dan menyalakan lampu tidur
__ADS_1
"kamu kenapa ?".ucap isabella
indah menangis
isabella memeluknya dan menghapus air mata indah
"syutt anak cantik gak boleh nangis kenapa sayang ?".ucap isabella memegang pipi indah
"tante aku iri kak daniel dan nicolas punya papa mama tapi aku gak punya papa mama aku aja gak tahu papa mama aku gimana ?".ucap indah terus memeluk isabella
"ayoo turun ke bawah tante mau deketin kamu sama si kembar anggap saja kak daniel dan nicolas kakakmu ya ayoo tante laper kamu mau makan ?".ucap isabella
indah menghapus air matanya dan tersenyum lalu segera turun tangga menuju daniel dan nicolas
"indah maafin aku ya ?".ucap nicolas
"indah kita makan yuk ?".ucap daniel
"gak usah kak nicolas aku aja yang minta maaf ".ucap indah
"ya sudah kita saling maaf ya !".ucap nicolas dan segera menggengam tangan indah
"kakak daniel kakak nicholas ayokk makan yuk aku tiba tiba laper deh !".
si kembar segera mengganguk dan menuju meja makan
isabella segera memasak nasi goreng dengan telur terpisah untuk anak anaknya dan si kembar lalu mereka makan bersama
indah mencobai masakan isabella pertama kalinya dan ternyata sangat enak dan menjadi rakus
isabella tersenyum
"iya sayang boleh !".ucap isabella
melihat mata wajah dan cara makan indah isabella menjadi teringat dengan seseorang
"kayak aku kenal siapa ya ?".
isabella kembali mengingat hector
( ahhh gak mungkin hector gak mungkin buang anaknya buktinya dia sayang sama si kembar mungkin aja indah bapaknya orang luar lain buktinya indah cantik banget .ucap batin isabella )
si kembar melirik indah dan berbisik
"kakak di pikir pikir indah mirip papa hector ya !".
" iya ya cara makannya mukanya matanya !".
"aku jadi kangen deh sama papa hector dia dimana ya kakak !".
isabella melirik anak anaknya
"kalian bisikkin apa sih !".ucap isabella
__ADS_1
"enggak kok mah !".ucap si kembar
setelah makan isabella menuju kamar indah dan kamarnya menidurkan anak anaknya setelah itu menidurkan anak anaknya
Tok tok tok
"masuk !".
terlihat ada mawar dan melati ke kamarnya
"kakak kami minta maaf terutama aku aku sadar aku sudah keterlaluan dan masih kekanakan jujur memang aku iri padamu tapi sekarang tidak aku juga hutang budi pada om murat aku gak mau persaudaraan yang kita buat dari kecil hancur !".ucap melati
isabella segera memeluk keduanya
"syuttt aku sudah memaafkanmu ok kau tahu apa yang diajarkan bunda kalau kita harus saling memafaakan !".ucap isabella
mereka segera berpelukkan
disisi lain dominico telah kembali ke mansionya dia sedang membersihkan darah di tubuhnya begitu pula murat yang juga di mansionya sendiri
dominico teringat akan si kembar entah kenapa berpisah dengan si kembar rasanya sulit walau hanya sebentar saja andai waktu bisa di ulang dia ingin kembali bersama si kembar dan isabella
di sisi lain adam dan gabriel yang masih di gudang tua milik keluarga andrea sedang bersama anak buahnya membereskan bekas kekejaman yang mereka buat dengan kakak mereka dan murat
"BERSIHKAN HINGGA TAK TERSISA !".teriak adam dan gabriel
"habis ini kita akan pulang !".ucap gabriel pada adam
"tunggu aku mempunyai rencana kau mau ikut !".
"rencana apa ?".ucap gabriel
"aku akan menyatukan kakak layla dengan murat aku akan ajak si kembar genius untuk membantuku ini demi kesembuhan ayla kau mau ikut !".ucap adam
gabriel tersenyum
"tentu ini demi kebahagiaan ayla dan kakak layla !".
"CEPAT BERSIHKAN !".teriak gabriel
disisi lain keluarga andrea tengah berkabung untuk kematian burhan
"kenapa kita harus berkabung untuknya dia sudah jahat !".ucap monica
"nak dengarkan ibu mau bagaimanapun dia ayahmu dia memang pantas untuk mati seperti itu tapi lakukan ini sebagai seorang anak ini upacara terakhir ayahmu lakukanlah nak !".ucap rita memegang pundak monica
"kakak apa kau memaafkan ayah ?".ucap monica
hector dan morgan saling melirik
"dengar monmon jujur kami sudah memaafkanya tapi kesalahanya sungguh besar dan dia memang pantas mati seperti itu jadi anggap saja ini tugas kita yang terakhir sebagai anak !".ucap morga dan hector
monica mengerti dan mereka semua segera berpelukkan dan menangis mereka senang ayah mereka mendapat hukuman yang setimpal tapi ada rasa bersalah dalam hati mereka
__ADS_1
disisi lain ada seorang wanita di jalan raya melangkah cepat sedang kabur dia adalah mathilda
"akhirnya aku bebas aku akan membalaskan dendam padamu dominico kau lihat saja kau bisa memisahkan aku dan anakku aku tidak peduli pada anak itu tapi kau membuatku seperti tahanan di tempat itu setelah aku melahirkan kau memperkejakan aku dengan kasar sungguh aku tidak terima kau lihat aku akan menguasaimu lagi !".ucap mathilda