Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Al Farooq & Salvatore , Smith , Rashid Family


__ADS_3

imran bebas hussein menyambutnya dan memeluknya tak butuh waktu yang lama imran di penjara semua karena the black blood fathers pastinya dan status imran sebagai seorang mafia kaya raya pembuat senjata beracun ilegal terbesar di seluruh asia


"anak papip ".ucap imran


"papip aku senang papip kembali papip sini saja ".ucap hussein


imran tersenyum


"ayla terima kasih kau mengurusnya ".ucap imran


"tentu aku mengurusnya papip dia adikku aku sayang dia ".ucap ayla


memeluk hussein


imran berdiri dari tekukkan lututnya dan berhadapan dengan hassan


"aku sudah lihat dari caramu bertindak dan tanggung jawabmu dan aku bangga akan hal itu ".ucap imran


hassan tersenyum


"aku anakmu kau ayahku aku sama seperti dirimu aku berani , bertindak , dan tanggung jawab seperti dirimu karena aku anakmu pip dan selamanya begitu ".ucap hassan


"udh belum sih basa basinya aju laper !".ucap hussein


imran terkekeh


"ayooo ".ucap imran


mereka makan bersama merayakan keberhasilan imran keluar dari penjara


sementara itu jhonny aditama di selnya ia kembali menyiksa narapidana lain sesukanya


Bugh


Bugh


"ampun ampun ".ucap narapidana lain


jhonny memegang kerah pria itu


"kau itu hanya pengecut aku tak takut pada siapapun bahkan tuhan sekalipun !".hardiknya sambil meludahi narapidana itu


seseorang melempari kepalanya batu dari belakang


Pletak


jhonny melempar pria yang ia siksa ke bawah dan berbalik terlihat begitu banyak narapida lain membawa beberapa barang untuk senjata mereka


"mau apa kalian !".hardik jhonny


para narapida pria tersenyum smirk padanya mereka mulai memperlihatkan senjata mereka dan mereka berlari menyerang jhonny secara membabi buta


Imran yang sedang makan tersenyum smirk


"papip ".ucap Hussein


imran menoleh


"papip ingat janji kita sebelumnya ?".tagih hussein


hassan dan ayla tersenyum


"apa ?".tanya balik imran


"kita akan liburan dan ikut fashion week di paris ".ucap hussein


hassan tertawa dengan ayla


•••


di mansion salvatore


camille bersama archie mereka saling berbincang camille berniat akan pergi karena para wanita sepertinya sudah curiga padanya dia takut identitasnya terbongkar dia berencana untuk pergi mereka saat ini di ruang kerja archie


"aku rasa sudah cukup karena kau telah membantuku aku punya sedikit uang ini sebagai rasa terima kasihku ".ucap camille


dia menaruh cek diatas meja dengan nilai nol yang lumayan banyak archie melihat cek itu tersenyum smirk


"darimana kau dapat uang sebanyak ini ?".tanya archie


"itu tabungan seumur hidupku ambil saja ".ucap camille


"ini bukan tabungan seumur hidupmu jika ini tabungan seumur hidupmu kau bangkrut ".ucap archie tersenyum smirk


camille tersenyum


"well sepertinya kau cukup pintar ,rupanya ".ucap camille


archie menyunggingkan bibirnya


"kau bukan dari sini aku tahu itu kita dalam 1 wilayah dan status yang sama ".ucap archie


camille tersenyum

__ADS_1


"well pintar sekali kau mencari tahu aku rupanya sejujurnya aku harus pergi kau tahu masih banyak yang mengejarku di luar sana jika aku terus sembunyi disini juga tak aman ".ucapnya


archie tersenyum smirk


"well my childs will miss u ".ucap archie


"i know ".ucap camille tersenyum


•••


di mansion smith


stefan memegang perut sofia mereka berdua di atas ranjang sofia bersenderan di dada stefan


"aku harap ini kembar ".ucap stefan


"aku juga begitu aku gak peduli apa dia laki laki atau perempuan aku hanya ingin anak sehat dan baik ".ucap sofia


stefan tersenyum ia mencium perut sofia dan membisikkan sesuatu


"sehatlah kau jangan susahkan mommy mu kau atau kalian pasti akan sangat tampan seperti daddy ".ucap stefan


sofia tertawa


stefan tertawa


"aku ingin meminta sesuatu darimu sebenarnya boleh ?".tanya sofia


"boleh , katakan saja ".ucap stefan


"aku ingin nama anak kita ini kalau laki laki tetap menjadi safar seperti anak kita yang keguguran hari itu ".ucap sofia


stefan tersenyum


"kau tahu alasan terbesar aku mencintaimu adalah karena kau penyemangat hidupku , kau cintaku , dan kau segalanya bagiku terima kasih karena kau sudah menjadi bulanku matahariku bintangku dan langitku ".ucap stefan


sofia tersenyum


mereka pelukkan dan berciuman mesra


•••


haya lee sedang bekerja dengan ferhat di kantor


"apa kau yakin dengan rencana ini akan berhasil membuat kak miranda tidak murung lagi ? ".ucap haya


feehat yang sedang mengerjakan berkas berkas kantor milik atmajaya menoleh padanya


"aku yakin morgan pasti bisa menghiburnya kau ingat kita berdua berusaha menghiburnya tapi tak bisa ".ucap ferhat


"yah kau benar kalau aku di posisi kalian aku juga akan seperti itu ".ucap haya


"seandainya hari itu aku saja yang tertembak mungkin tidak seperti ini keadaanya ".ucap sendu ferhat


haya mengelus pundak ferhat


luci datang


ia melihat itu hampir curiga


haya pergi


"kau kemari ada apa ?".ucap ferhat


"aku kemari ingin memberikanmu ini ini yang kau mau hari itu bukan ?".ucap luci


ferhat berdiri dari kursinya dia menangkap dagu luci dan membuatnya menoleh padanya


"ada apa ?".tanyanya


"tidak tidak ada ".ucapnya


ferhat tersenyum padanya


ia mencium bibir luci lembut dia tahu luci cemburu sebenarnya luci tersenyum mereka ciuman


haya menabrak seorang pria yang ternyata simon


"kau !".pekik keduanya


"mau apa kau disini ?".tanya keduanya


yah haya dan simon sebenarnya saling kenal mereka kenal di tokyo haya sebagai anak buah terlatih yakuza sementara simon anak kesayangan angkat yakuza


Mereka berdua makan di restaurant mewah simon mentraktirnya


"jadi kau akan menetap disini ?".tanya haya


"ya kau tahu bukan mereka butuh bantuanku jadinya aku akan menetap di sini beberapa hari lagipula aku butuh refreshing".ucap simon


sebenarnya niat simon kesini juga mendapat kabar orang tuanya sommer dan rosie di sini ia sudah mematai mereka diam diam bertahun tahun tapi sommer selalu tahu dan membunuh semua mata mata suruhan simon simon terpaksa tidak memata matai mereka lagi setelah bertahun tahun dia hanya tahu tentang adiknya camilliea hingga usia 9 tahun saja setelah itu tidak tahu lagi


"jadi kau di adopsi oleh atmajaya ?".tanya simon

__ADS_1


"well sebenarnya apa tujuanmu kesana ?".tanya balik haya


"ada beberapa hal yang harus aku bicarakan pasa ferhat atmajaya soal kematian ayahnya itu mengingat ayahnya bekerja sama dengan the black blood fathers aku rasa pembunuhnya berkaitan dengan musuh mereka ".ucap simon


haya mengernyit


"apa ?".tanyanya


"itu baru tebakkanku saja ".ucapnya


Makanan datang yaitu Dimsum


Mereka makan??


"well sepertinya kau tahu kesukaanku ?".goda haya sambil makan


simon tersenyum


"tentu saja aku tahu segalanya tentangmu ".ucapnya tersenyum


Mereka cekikan


"kapan kau kembali ke tokyo ?".tanya simon


haya lee terdiam


dia memang tidak berniat untuk kembali ke tokyo japan atau china sekalipun karena itu mengingatkan dia pada ibunya


"maaf ".ucap simon


"tidak apa apa ".ucap haya tersenyum


Tiba tiba lagu kesukaan haya di putar berjudul So Close


"ini kan lagu kesukaanku ?".ucapnya


Simon tersenyum


Haya kini mengerti


"shall we dance ".tawar simon


Simon berdansa dengan haya


•••


Tristan tengah bermesraan dengan orang lain yaitu dokter elizabeth yah dokter elizabeth dia datang ke indonesia kemarin untuk bertemu tristan sebenarnya di mansionnya untuk mengucapkan belasungkawa atas kematian amora


Cup


Cup


Cup


Ciuman demi ciuman elizabeth berikan dari samping untuk Tristan


Tristan seperti tak bersemangat entah kenapa ia ke balkon mansionnya telanjamg dada


Elizabeth datang mencium lehernya dari belakang


tangannya mengelus perut rata dan kotak kotak tristan


"kau tahu ketika aku di London merindukanmu dad !".bisiknya menjilat kuping tristan dan mengecupnya ia juga mengecup punggung tristan


pikiran tristan tak karuan entah kenapa ia teringat dengan Haya lee dia memegang pinggiran balkon


Flashback :


"aku turut berduka cita atas kepergiaanya ".ucap elizabeth


"tidak apa terima kasih ".ucap tristan


mereka saling berbincang mengenai stefan dan sofia


Keesokan harinya


tristan mengajak elizabeth makan di restaurant mewah kelas atas mereka pesan ruangan yang jauh keramaian dan pribadi mereka berada di unit atas belum lama kemudian elizabeth pamit ke toilet tristan menyetujuinya


jauh dari sana tristan melihat ke bawah ia seperti melihat haya yang berdansa dengan simon diam melihatnya biasa saja tapi tangannya memegang kuat gelas


Flashback off


"menjauhlah dariku !".ucap tristan


•••


Seorang pria tengah di kejar oleh seseorang


"ampun !".lirih pria itu


Orang yang mengejarnya menggunakan tudung dan


DUARRRR

__ADS_1


Dia menembaknya tepat di kepala hingga pecah


__ADS_2