
Kelompok Kodok Tokcer pingsan dan terbangun di sebuah gedung dan ruangan yang sangat luas seperti markas tapi ini di desain seperti rumah mewah ala Eropa
"tempat apa ini ?".tanya Aland
mereka terbangun bersamaan
"aduhh kita dimana ?".tanya esme berusaha bangun dari tidurnya
indah juga bangkit
para lelaki sudah bangun terlebih dahulu aland melindungi alano adiknya , Diki bersama Hussein , Daniel bersama Nicolas
"tempat ini sangatlah besar ".ucap Daniel
"aku rasa dia bukan orang sembarangan ".ucap aland
"dia siapa ?".tanya Hussein
"dia yang menculik kita kakak ".ucap alano
"kita harus cari cara kabur dari sini ".ucap Nicolas
"astaga apa kesalahan kita ?".ucap Diki
"ya beginilah resiko kerjaan kita dik kau pasti ingat kejadian kemaren ".ucap indah blak blakan
Diki membulatkan mata mendengar itu
mereka melihat sekeliling
•••
sementara itu
Bughhhhh
dominico memberi bogem mentah pada anak anak buahnya yang tidak becus menjaga anak anaknya
begitu pula ayah para kodok tokcer yang lain memarahi anak anak buah mereka yang tidak becus
"keparat kalian semua !".pekik Archie
"apa saja yang kalian lakukan hah !".pekik Morgan
"maaf tuan saat kami ingin mengambil dan melindungi anak anak anak , anak anak sudah di bawa pergi dengan cepat ".ucap anak buah the black blood fathers
"bodoh kalian semua !".bentak Hector
Isabella menangis di mansion mendapat kabar anak anaknya tidak ada di sekolah dan di rumah teman teman mereka begitu pula waktu ia mengabari keluarga Andrea ternyata Esmeralda dan Indah juga hilang
"hikss... hiks....."
"tenang kakak aku yakin suami suami kita bisa menemukan mereka ".ucap mawar membawa anaknya yang bernama Lilira
"kakak aku yakin mereka tidak apa mereka sangatlah kuat dan kau tahu mereka sangatlah pintar aku yakin mereka baik baik saja aku yakin itu ".ucap melati menenangkan Isabella
baik mawar dan melati menenangkan Isabella
di mansion Andrea
Rita memiliki perasaan tidak enak pada cucu cucu perempuannya
"kau sudah dapat kabar Debbie ?".tanya Rita
"belum Bu aku sudah menelpon semua teman anak anak ternyata anak anak Isabella juga hilang ".ucap Deborah panik
Alyssa dan Monica menenangkan Rita mereka juga panik takut terjadi apa apa pada anak anak itu
"ibu tenang aku yakin mereka tidak apa apa ".ucap Monica menenangkan Rita
"ibu sabar ya aku sudah hubungi Edward dia bersama ayah anak anak aku yakin mereka bisa menemukan mereka ".ucap Alyssa
•••
kembali ke kodok tokcer full tim
"ok pikirkan sebuah rencana ?".ucap Hussein
semua berfikir
"oh astaga rencana apa yang harus aku pikirkan di kepalaku hanya ada camilan dan camilan ".ucap Diki
semua menepuk jidat
dari cctv Tristan tersenyum smirk melihat reaksi bocah bocah itu
"menarik ?".ucap Tristan
dia berbalik
"biar aku tangani sendiri kalian jaga diluar ".perintah tristan pada anak buahnya
__ADS_1
anak buahnya mengganguk
Tristan pergi
kelompok kodok tokcer sedang berfikir
Ceklek
pintu di buka mereka melihat ke arah pintu itu
Tristan datang
"hello kids ".ucapnya
mereka semua membulatkan mata melihatnya
"oh God damn you are so hot ".ucap esme
indah menyumpal mulut esme
Tristan tertawa
"kalian pasti bingung kenapa kalian disini ".ucap Tristan menyilangkan tangan
"apa masalahmu dengan kami ? ".ucap Daniel
"dan siapa kau ?".tanya Nicolas
aland dan alano memperhatikan wajah Tristan
"wajahmu mirip dengan....
ucapan aland terpotong karena Stefan adalah keluarganya dia enggak ingin keluarganya terkena masalah
"seperti uncle Steve ".ucap alano blak blakan di
aland mencubit lengan adiknya
alano meringis
Tristan terkejut dan melirik mereka
"hei pak jangan melirik teman temanku seperti itu yang satunya masih kecil ".ucap Hussein
"om jujur om kita ada masalah apa dengan om kok om bawa kita kesini ".ucap indah
Tristan tersenyum
"pintar kamu siapa namamu sayang ?".ucap Tristan
"bagus ".ucap Tristan
satu persatu kodok tokcer memperkenalkan nama mereka
"baiklah kalian pasti ingin tahu kenapa kalian disini ?".ucap Tristan
para kodok tokcer berdehem bersamaan
"dari tadi omongnya itu terus ngomong yang sepenuhnya apa ".protes esme
Tristan tertarik
"baiklah terus terang kalian buat masalah denganku jauh jauh aku dari Romania sebab aku mendapat kabar 1 cabang usahaku bangkrut disini dan aku tahu ulah siapa itu ".ucap Tristan
"hei pak perusahaanmu itu membuat korupsi dan memakan uang rakyat ".ucap ketus Daniel
" apa kah anda tidak sadar itu salah ! ".ketus Nicolas
"om om mau tau enggak dosa tahu om makan yang bukan haknya di luar sana tuh masih banyak fakir miskin yang butuh uang untuk menghidupi kehidupan mereka dan keluarga mereka ".ucap esme
"iya om Allah paling benci dengan mahluk yang memakan hak anak yatim dan bukan haknya ".ucap indah
"om aku sarankan kalau punya banyak uang buatlah amal seperti papipku ".ucap Hussein
"iya loh om karma itu berlaku loh ".ucap Aland
Tristan begitu takjup dan tak percaya dengan perkataan bocah bocah itu yang seperti orang dewasa
"menarik aku suka kalian tapi itu tidak merubahku ".ucap Tristan
dia bertepuk tangan
Pok
Pok
Pok
anak buahnya datang membawa hyena galak yang terus cekikkan
"hei pak tua kalau kau membunuh anak kecil seperti kami maka kami akan masuk surga dan kau akan masuk neraka dan kau tidak akan mendapat anak seumur hidupmu ".ucap Diki
__ADS_1
Tristan mencerna kata kata Diki
hyena terus berisik
" Diam !".ucap kodok tokcer bersamaan
hyena itu diam setelah para kodok tokcer menatap netranya
Tristan melihat anak anak itu
hyena itu menurut pada kodok tokcer dia bermain bersama kodok tokcer
Tristan takjup dengan keakraban bocah bocah itu hyenanya
"well om kita mau makan siang ini udh saatnya kita makan seharusnya ".ucap Diki
"baiklah apa keinginan terakhir kalian ? ". ucap Tristan
"kami mau sate kambing , sup ,bebek goreng terus lalapan pete jengkol sama sambel mentah Sama jus jeruk sama roti bakar ".ucap Nicolas
"oh ya jangan lupa cemilan juga ya aku mau ada es krim dan permen dan kalteen bars dan coklat ".ucap alano tersenyum
Tristan terkejut banyak juga makan anak anak ini
"menyebalkan banyak juga makan anak anak ini ".gumam Tristan
Tristan mengabulkan keinginan bocah bocah itu
dan berbalik memerintah anak anak buahnya
"ada apa dengan tangan kalian ?".tanya anak buah Tristan
melihat bocah bocah itu menggaruk telapak tangan mereka
"gatal om ".ucap mereka
makanan datang
para bocah makan dengan lahap dan habis
dan bersendawa bersamaan
"sebagai rasa terima kasih kami terimalah ini om ".ucap daniel
ia mengeluarkan sesuatu dari tasnya
para kodok tokcer tersenyum smirk
Tristan membukanya isinya kartu ucapan
..."u are so stupid man "....
si kembar melempar granat asap yang mereka bawa di tas mereka yang menyebabkan kabut asap dimana mana yang sangat tebal
mereka semua kabur bersamaan
"sialan kemari kalian ".bentak Tristan
sementara hyena milik Tristan hanya diam
para penjaga mencegat mereka
mereka saling melirik dan tersenyum smirk
mereka melakukan kemampuan bela diri ada beberapa penjaga yang ingin menikam mereka tapi mereka semua dengan cepat menghindar dan menendang inti para pria anak buah Tristan hingga kesakitan dan kabur
mereka keluar dari gedung itu yang berada di gang sempit dan kabur ke jalan raya bersamaan mereka masuk kedalam kerumunan bus tour dan masuk bus bersamaan
para anak buah Tristan mengejar menaiki mobil
dan menghadang bus itu mereka masuk ke dalam dan tidak menemukan bocah bocah itu
"sialan ".umpat anak buah Tristan
kodok tokcer berada di kereta bawah tanah duduk bersamaan
mereka selamat dari kejadian itu
rupanya tadi mereka ke kerumunan study tour menyamar sebagai anak study tour karena kerumunan itu sangatlah ramai mereka manfaatkan kesempatan mereka ikut sebagian kerumunan dan tidak diketahui oleh anak anak buah Tristan mereka masuk ke kereta MRT bawah tanah
mereka semua tersenyum smirk dan ngisi ngosan
para the black blood fathers dan ayah Diki yang seorang pengusaha menunggu di stasiun
kereta datang para kodok tokcer ke arah ayah mereka
rupanya saat Tristan berbalik mereka mengotak Atik Apple watch mereka yang canggih dan mereka gunakan di lengan mereka anak anak buah Tristan tidak memperhatikan mereka dan memperhatikan Tristan
mereka mengirim keluarga mereka pesan serta rencana mereka dan share lokasi untuk menjemput mereka
•••
__ADS_1
note : jangan lupa mampir ke karya author
Jangan sakiti aku suamiku