
hari sudah malam
besok adalah hari terakhir esme di tempat panti
esme sedang berbincang dengan rita dan atmajaya
"bagaimana ini oma !".pekik esme
sambil mondar mandir begitupula rita
"tante dokter dan papa belum apa apa !".pekik esme
rita tak kalah pusing
atmajaya terlihat santai dan duduk membaca koran
"pikirkan jay !.jangan duduk saja !".pekik rita
atmajaya memutar matanya malas
"pikirkan dengan kepalamu sendiri ".ucap atmajaya membaca koran
rita sewot dan
PLETEK
ia menjitak kepala atmajaya
jay meringis kecil
"pikirkan juga dengan kepalamu !".tegas rita
•••
miranda dan morgan berbincang di tepi sungai mereka duduk di bebatuan mereka saling berbincang berdua
"jadi kau setuju ayahmu dan ibuku ..."
miranda tersenyum padanya
"entahlah aku terserah padamu kau setuju apa tidak ".ucap miranda
morgan menghembuskan nafas pelan
"aku harus pikirkan dengan baik baik aku harus bicara dengan adik adikku terutama adik perempuanku kau tahu bukan masa lalunya ?".tanya gugup morgan
dia melempar batu ke sungai
miranda menghela nafas pelan dan tersenyum padanya
"aku akan pergi ".ucap miranda
"kemana kau akan pergi ?".tanya morgan
"ini hari terakhir kita di sini aku akan rindukan anak anak ini . setelah itu aku akan ikut menjadi sukarelawan lagi kau ingat bukan anak anak yang mengalami kebakaran di rumah sakit ?".tanya miranda
morgan tersenyum dan mengganguk
"mereka akan diberikan tempat baru aku akan membimbing mereka agar nyaman di tempat baru mereka selama beberapa minggu ".ucap miranda
morgan tersenyum padanya
"im gonna be miss u ".lirihnya
miranda tersenyum padanya
mereka berdiri
miranda hampir jatuh morgan menangkapnya
hidung mereka saling bergesekkan suasana canggung jantung mereka berdebar
morgan memegang sebelah pipi miranda dengan satu tanganya
miranda memegang dada bidang morgan
mereka berciuman lembut
"god it's wrong ".lirih miranda melepaskan pangutan mereka
morgan memegang tengkuknya dan menempelkan kening mereka
"no.its not wrong ".ucap morgan
"i i cant do this i cant ".lirih miranda meneteskan air mata
morgan menghela nafas pelan dan memeluknya dan menenangkanya
miranda menangis dan melepaskan pelukkan mereka
"im sorry i cant ".ucapnya dan berbalik pergi
"why ?".tanya morgan lantang
miranda berbalik
"kenapa ?".tanya morgan
"aku tidak bisa aku benar benar tidak bisa ".ucapnya
"kau tahu aku tahu permasalahanmu serta ketakutanmu ".lantang morgan sambil mendekatinya
"aku merasakan suatu kelebihan dalam dirimu . aku merasakan cinta seorang ibu yang bisa kau berikan pada anak anak , setiap kali aku melihatmu dengan esmeralda aku senang karena anakku bisa bahagia dan dekat dengan seorang wanita yang bisa memberikan cinta seorang ibu darimu , setiap kali aku melihatmu seperti itu aku tahu itu adalah cinta ibu yang tulus itu sebabnya aku jatuh cinta padamu ".ucap morgan
dia menatap miranda miranda meneteskan air mata dia menghampirinya dan mereka berciuman lembut
•••
__ADS_1
tristan di taman dia menelpon Stefan
...📞 : kalian sudah bertemu dengan kenalanku dokter elizabeth ?.tristan...
...📞 : sudah kakak aku dan sofia sedang menunggu saat ini di rumah sakit aku merasa senang bisa di bantu oleh dirimu dan archie .steve...
tristan tersenyum
...📞 : anggap saja ini sebagai rasa bersalahku .tristan...
steve mengerti
...📞 : tidak ini bukan salahmu.steve...
...📞 : kau tahu aku merasa sangat bersalah padamu steve , karena ibuku aku kehilangan keponakkanku betapa bodohnya aku hidup bersama dia .tristan...
...📞 : sudahlah kak yang berlalu biarlah berlalu kau sudah banyak membantuku dan sofia aku merasa beruntung memiliki kakak seperti dirimu .steve...
📞 : ini juga tanggung jawabku steve selama aku hidup aku belum pernah menjadi figur kakak untukmu .tristan
steve tersenyum
...📞 : take care yourself old brother , see u ....
tristan tersenyum
...📞 : u too.see u .tristan...
panggilan di matikan
sofia dan stefan masuk ke ruangan setelah di panggil
" Mr.& Mrs Smith "
haya melihatnya dari jauh dia kasihan dengan tristan karena terlihat seperti bersalah besar
"haya lee apa kau sedang meramalku ".ucap tristan tanpa berbalik
haya keheranan dan menghampirinya
"bagaimana kau bisa tahu aku melihatmu ?".tanya haya
tristan tersenyum
"aku selalu tahu siapa seseorang di belakangku ".ucap tristan
haya merasa keheranan
•••
edward menyamar di jalan raya sebagai polisi ia memeriksa semua mobil yang masuk ke konfrensi pers pertemuan calon presiden
dia memasangkan bom pada salah satu mobil dengan tongkat kaca untuk memeriksa bagian bawah mobil
"all clear ".ucapnya
"target dalam posisi ".ucapnya
"diterima ".ucap adam dan gabriel serta hassan
adam dan gabriel meretas data data sang calon presiden yang bobrok berserta rahasia kelam mereka yang suka tidur dengan para gadis muda dan ternyata rasisme
"goodbye ".ucap adam dan gabriel
sang calon presiden adakan konfresi pers media massa berubah menjadi trending soal aib dirinya banyak wartawan dan orang orang yang bergosip tentangnya
anak buahnya datang menghampirinya dan berbisik ia melihat layar di belakangnya
para wartawan diantara salah satu wartawan itu ada hector yang menyamar menggunakan masker dan membuat berita itu viral dengan cara membawakanya banyak wartawan meliriknya tajam dan banyak yang menghinanya serta memberinya pernyataan dia kabur ke mobil dengan anak anak buahnya
ia benar benar marah dan geram dengan aibnya yang tersebar dia meminta supir untuk melanjukan mobilnya cepat
hassan diatas gedung
"target on position ".ucap bluetoothnya
hassan mempersiapkan senapannya dia menembak tepat di lobang asap mobil itu hingga membuat mobil itu menabrak tiba tiba beton besar di hadapanya persis
DUARRRRRR
mobil itu meledak menewaskan calon presiden itu
Dominico , Murat , Imran dan Archie tersenyum dengan berita di tv dan pekerjaan anggota mereka
presiden lama duduk di hadapan mereka
"bagus aku suka kerja kelompok kalian ".ucapnya
rupanya mereka kerja sama dengan presiden lama
presiden itu pergi
mereka saling senang dan menepuk pundak atas keberhasilan pekerjaan mereka
"aku harap anak anak kita kelak bisa meneruskan usaha kita ini ".ucap Murat
"amin ".ucap keempatnya
"aku harap kami mendengar kabar baik darimu imran ".sindir dominico
"kurang ajar kau aku sudah tobatlah ".ketus imran
mereka berempat tertawa lepas
•••
Camille terbangun di rumah sakit dengan selang infus di lengannya dia berusaha membuka matanya dan berusaha bangun
__ADS_1
dia meringis memegang perutnya yang terasa perih
dia melihat sekeliling rumah sakit
Flashback on
camille tadi ditusuk oleh orang yang ia lihat sedang mencekik anak buahnya saat itu ia sedang berjalan ke tempat persembunyianya dia di bekap namun dengan cepat camille menusuk paha pria itu dengan pisau di pahanya di balik dressnya dan kabur
pria itu melepas pisau di pahanya dan meringis serta mengejar camille camille berlari sangat cepat
pria itu mencuri motor dan mengejarnya ke gang sempit
camille terperengah dia kelelahan dia mundur dan menabrak tubuh seseorang pria tadi
pria itu membenturkan kepalanya ke dinding tembok dan mencekiknya
"cari masalah kau denganku ! Kau harus mati ! ".ucap pria itu
pria itu membuka pisaunya dan berusaha menusuk dada camille dengan satu tangannya camille mencengkram kuat tangan itu sang pria melepas cekikan satu tangannya dan berusaha mendorong pisau itu di dada camille camille mengarahkanya dengan kuat ke bawah dan menahanya namun pria itu berhasil menusuknya lewat perutnya
PLETEK
aland dan alano datang memukul kepala pria itu dengan batu dari ketapel
HEI .teriak keduanya
Flashback off
" u wake up ".ucap archie tiba tiba datang di sampingnya berdiri
"where am i ?".
"u in hospital u save my childs and i save u ".
" i need to go thanks for helping me ".
camille meringis luka di perutnya
"kau baru saja operasi dan kau harus banyak bedress ".ucap archie mencoba menenangkanya
camille terkejut archie bisa bahasa indonesia fasih
"kau ".lirihnya
archie tersenyum padanya
archie dan camille berbincang
"aku kira kau yang tidak bisa bahasa indonesia ".ucap archie
camille mengerti dia juga berjaga jaga
archie mendekatkan dirinya dengan cepat camille mengambil garpu dari nakas dan berniat menusuk archie dengan sigap archie mencengkram kedua tangan camille
"kau salah jika menggangap aku musuhmu aku disini menolongmu camille karena kau menolongku hari itu dan menolong anakku ".ucap archie melepaskan tangan camille
camille kini berfikir dan mengerti
"sepertinya kita harus berkenalan namaku Archielleo Salvatore ".ucapnya
"Camille , Camille Stewart ".ucap cami
•••
sofia dan stefan menjalani program bayi tabung di london mereka habis pulang dari rumah sakit
sofia berdiri dan terdiam di balkon hotel steve mengelus pundaknya
"kenapa sayang ?".tanya steve
"tidak .aku hanya gelisah saja ".ucap sofia
stefan membalikkan tubuh sofia ke arahnya
"kau gelisah kenapa ?".tanya steve memegang tengkuk sofia
"bagaimana kalau aku gagal ? ".ucap sofia
steve tersenyum padanya
"kalau begitu aku tidak sedih jaman sekarang sudah canggih aku juga bisa membawamu ke dokter manapun yang bisa membuatmu bahagia karena kebahagiaanku hanya satu kamu bahagia kalaupun kita enggak punya anak suatu saat kita bisa adopsi dan memberikan cinta serta kasih sayang buat anak anak yang gak punya kasih sayang dari orang tua ".ucap steve tersenyum
mereka pelukkan erat
•••
miranda dan morgan masih di sungai mereka merendam kaki miranda menaruh kepalanya di bahu morgan dan melingkarkan tangannya di lengan morgan
mereka saling tersenyum melihat bulan dan bintang
"bagaimana dengan ayahku dan ibumu serta esme ?".tanya miranda
"masalah itu kau tidak usah khawatir kalau ayahmu atau ibuku tidak setuju tidak apa asalkan aku dan anak anakku bisa bersamamu aku yakin esmeralda suka dengan dirimu kau sudah dekat dengan dia aku yakin itu ".ucap morgan
mereka berpelukkan
luci dan ferhat tersenyum rupanya sejak tadi mereka melihat kedua orang itu dari jauh
"aku lebih suka mereka ketimbang ayahmu dan ibu rita ".ucap luci
"kenapa ?".tanya ferhat
"karena mereka lebih dapet chemistry nya ".
•••
seorang pria bertudung tak di perlihatkan wajahnya memasukki kamar seorang pria yang tertidur ternyata dia memasuki kamar presiden lama dia menggorok leher presiden lama itu hingga tewas saat tidur hingga berdarah darah di kasur putihnya
__ADS_1
beberapa saat kemudian di memasukkan polaroid dan sebuah chip serta kotak musik buka tutup kedalam 9 kotak dan dia kemudian memecahkan batu berlian biru safir dan membagi pecahan itu ke kotak kotak itu satu persatu dan membungkusnya