Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
Perpecahan Keluarga


__ADS_3

di mansion isabella terus menangis meratapi kehamilanya dia mengelus perutnya


"bagaimana ini apa yang harus aku katakan kalau kau melihat dunia tapi hidup tanpa nama dan adanya seorang ayah dalam hidupmu ".ucap isabella sambil mengelus perutnya


tiba tiba murat masuk ke ruangannya dan duduk di samping kasur isabella


"bella kita akan pergi ke Amerika mulai sekarang kita akan tinggal disana".ucap murat mengelus tangan isabella


"kakak apa kau mau menerima anakku ? ".ucap isabella


"tentu karena dia anakku juga dia keponakkanku akan ku didik dia dan aku sayangi dia sehingga dia bisa merasakan kasih sayang seorang ayah ".ucap murat


mendengar itu isabella menangis dan memeluk murat


disisi lain anak buah murat sudah sampai ke tempat yang sudah di janjikan ibu morgan hector yang bernama Rita disitu terdapat ayah hector dan morgan juga yang bernama Burhan


"aku sudah menyelesaikan tugasku sekarang aku ingin janjiku".ucap anak buah murat


"baiklah ".ucap Burhan


dia dan rita saling melirik rita segera menepuk tanganya dan disitu anak buah mereka membawa istri dan anak buah murat mereka melepaskan anak dan istri anak buah murat


"ini ambil untuk kehidupan kalian pindah kalian dari kota ini !".ucap Rita sambil melemparkan cek


anak buah murat segera menerima cek tersebut dan pergi jauh dari tempat tersebut.


disisi lain isabella meminta sesuatu pada murat


"kakak aku ingin pamit pada mawar dan melati dan anak anak".ucap isabella


"baiklah akan aku panggilkan mereka ".ucap murat


"lagi pula aku juga ingin pamit ke mereka dan temanku disini ".ucap murat kembali


tak lama datanglah mawar dan melati ke mansion isabella mereka melihat isabella tengah membereskan pakaianya ke dalam koper


"kakak kau akan pergi ?".ucap mawar


"yah kalian harus jaga diri baik baik jangan seperti aku".ucap isabella sambil menangis


"kami akan merindukanmu kak".ucap melati mereka bertiga menangis sambil berpelukkan


disisi lain dominico masih di dalam klub dia bingung


"kau harus tanggung jawab ini anakkmu".ucap mathilda


dominico segera bangkit dari sofanya


"baiklah aku akan urus anak itu tapi jangan harap aku akan kembali padamu ".ucap dominico


"tidak bisa kau harus tanggung jawab padaku nikahi aku ".ucap mathilda dengan memaksa


"aku tidak bisa beri aku waktu ".ucap dominico kemudian meninggalkan mathilda dan pergi dengan kacau ke mansionya


melihat dominico pergi dengan kacau mathilda tersenyum puas


"akhirnya kau masuk jebakkanku sekarang tugasku membuat anak yang ada di perutku ini anakmu ".ucap batin mathilda

__ADS_1


dominico telah kembali ke mansionya dengan kacau dia duduk di sofa dan menutup wajahnya dengan kedua tanganya


"kakak ada apa kau kacau sekali ?".ucap adam


"kakak apa sesuatu terjadi padamu ?".ucap gabriel


"aku buat kesalahan mantan kekasih dan selingkuhanku wanita yang sering aku sewa dia hamil ".ucap dominico


"APA !".ucap adam dan gabriel bersamaan


"Bagaimana bisa !".ucap adam dengan lantang


"Aku juga tidak tahu saat itu aku masih menyiksa isabella aku selalu bermalam dengan dia di dekat isabella ".ucap dominico


dari jauh sebenarnya layla sudah mendengar ini dia tahu siapa isabella yang ia maksud sebab ia mencari tahu dari pelayan dan dia sangat syok dia berlari ke arah dominico dan menampar pipi dominico dengan kencang


PLAKKK.


suara tamparan di pipi dominico


"kurang ajar kau ya kau menghamili seorang gadis tapi ternyata kau punya seorang istri yang tak lain adik iparku sendiri !".


"Bangsat kau dominic !". teriak layla sambil memegang kerah dominico


"Adam ,gabriel ceritakan padaku segalanya dominic katakan padaku segalanya cepat !".teriak layla


mendengar kakaknya marah dominico akhirnya menceritakan segalanya dan berlutut pada layla


"kakak maafkan aku aku termakan omongan ayah aku kira murat yang membuatmu menderita dan koma aku dendam padanya aku memalsukan kematianmu dan membuat ayla tidak pernah ada di keluarga alessio aku memperkosa isabella aku menembak ibu angkatnya hingga tewas di depan anak anak kandung ibu angkatnya aku menembak murat hingga hampir tewas dan aku memaksanya untuk menikah denganku aku juga menyiksanya dengan keras dan aku juga berselingkuh darinya ".ucap dominico dengan menangis


layla syok dan mundur menjauh dari saudara kembarnya itu


"kau lebih percaya pada iblis itu hah !".


" dan bahkan tidak mencari kebenaranya terlebih dahulu hah !".


"kau membuat ayah dari anakku tidak tahu aku hidup dan bahkan dia punya anak kau tega !".teriak layla


"kakak maafkan aku ".ucap dominico sambil menyesal


adam dan gabriel hanya bisa menangis


dari jauh ayla tengah mendengar semuanya dia menangis diam dan kecewa pada om omnya itu yang ia sayangi mereka tidak pernah mengatakan apapun padanya tentang ayahnya dia masuk ke kamarnya dan mengunci pintu dia menangis di kasur untuk membalas tangisanya ia berdiri dan menghapus air matanya dia keluar dari mansion


keempat saudara itu terkejut melihat ayla turun dari tangga


"mau kemana kau !".ucap adam


"aku akan pergi kemana pun aku mau ".ucap ayla dan segera berlari keluar pintu


"AYLA jaga bicaramu ".ucap layla


pertanyaan itu tidak di dengarkan oleh ayla dia segera pergi dari mansion itu dengan mobil


"kau lihat dominic karena kesalahan kau keluarga kita terpecah karena tidak ingin keluargaku terpecah minta maaflah pada murat pertemukan aku dan dia pertemukan ayla dengan dia aku akan memaafkanmu sekarang aku mohon kejar ayla jelaskan padanya hanya dia yang aku punya ".ucap layla dengan memohon


"baik aku akan ceritakan segalanya padanya kita akan jelaskan padanya ".ucap dominico

__ADS_1


mereka berempat meninggalkan mansion dan dominico mengendarai mobil sementara adam dan gabriel melacak mobil yang digunakan ayla


mobil yang ayla tumpangi berhenti di dekat sungai ayla meredamkan pikiran dan tangisanya di sungai


"ya tuhan kenapa aku tidak pernah tahu soal ayahku ".ucap ayla sambil menangis seluruh keluarga alessio menghampiri ayla yang menangis di tepi sungai


"mama siapa papaku ?".ucap ayla dengan memeluk ibunya dengan menangis


seluruh keluarga alessio menangis melihat ayla


"sttt sayang dengarkan aku papamu adalah orang yang paling baik di dunia ini dia pasti sangat menyayangimu ".ucap layla sambil memegang kepala anaknya itu


"tapi kenapa ia tidak mengenal aku mama ".ucap ayla dengan bersedih


"sayang ini semua salahku dulu aku salah paham pada papamu tapi sekarang kita akan selesaikan masalah kesalahpahaman kami ".ucap dominico


"aku ingin tahu siapa ayahku paman ".ucap ayla


"namanya murat , murat abdullah ".ucap dominico


seluruh keluarga alessio berpelukan di tepi sungai tersebut


sementara itu murat tengah berpamitan pada hassan dan menitip bisnisnya di indonesia pada hassan disitu ada edward dan kakak kakaknya dia sedang berada di mansionya dan memanggil mereka semua untuk pamitan edward morgan dan hector berteman baik dengan murat


"paman kau akan pergi".ucap edward


"yeah .sudah saatnya aku melindungi isabella ".ucap murat dan menepuk pundak edward


"jaga dirimu kawan ".ucap Hector


"kau juga jaga dirimu dan adikmu yang terkadang ceroboh ini ucap murat dan melirik edward


"morgan aku harap persahabatan kita tetap terjalin dengan baik walau aku sudah tidak di indonesia lagi ".ucap murat pada morgan


"kau tahu kau itu seperti kakak bagi kami .tanpamu mungkin kami tidak sesukses ini ".ucap morgan dengan tulus


mereka berempat berpelukkan buat keluarga Andrea murat adalah sumber kesuksesan mereka sudah sepantasnya mereka hormat pada murat karena saat diluar negeri muratlah yang menolong saat kesusahan hingga sukses seperti ini lagi pula murat juga dendam pada keluarga alessio


"oh iya hassan berikan surat cerai isabella pada dominico aku sudah membuat isabella menandatanganinya ".ucap murat


"baik ayah aku akan kirim surat itu padanya ".ucap hassan


"oh iya kau belum mengenalkan isabella pada kami ! ".ucap Hector


"benar sekali seperti apa dia ed hanya menjelaskanya sedikit saja ".ucap morgan


"kau bisa melihat di belakangmu ".ucap murat sambil menunjuk isabella


mereka berbalik dan melihat betapa cantiknya isabella


"isabella ini teman temanku kakaknya edward ".ucap murat


"halo isabella mas ".ucap isabella pada morgan dan hector


hector yang melihat isabella lansung tersenyum dan mengulurkan tangan memperkenalkan dirinya


sementara itu morgan hanya tersenyum tapi dia tidak tertarik pada isabella karena ia sangat mencintai istrinya yang bernama miranda dan saat ini miranda juga tengah mengandung

__ADS_1


fun fact : miranda yang dimaksud adalah miranda lain ya guys !


__ADS_2