Menantu Miskin

Menantu Miskin
bab 13 ~ Suami lupa tanggung jawab ~


__ADS_3

Sovia kesal kepada suaminya yang tidak memberinya ijin untuk bekerja sebagai pelayan di warung keluarga ketua RT di lingkungan mereka,padahal dia sudah tau jika nanti melahirkan suaminya itu pasti akan lepas tanggung jawab,dia sudah tau laki-laki seperti apa pria yang menikahinya satu tahun yang lalu.


Keesokan harinya,pada saat kedua Kaka iparnya sudah berada di meja makan Sovia memberanikan diri untuk duduk bersama mereka,dia ingin mengutarakan niatnya,


"Kak,maaf sebelumya kalau ucapan ku kurang berkenan di hati Kaka,sebelumnya aku sudah ijin kak untuk kerja kepada mas Adrian tapi dia tidak mengijinkan aku karna aku harus mengurus semua orang di rumah ini,mulai hari ini Kaka aku minta kalian membayar jasaku jika ingin aku merawat ibu,kalau tidak biar saja kak Maria yang membantuku,biar kami gantian mengurus ibu agar aku bisa bekerja."Ucap Sovia,dia tidak peduli dengan cemoohan Kaka iparnya yang penting dia punya penghasilan,dan dia sengaja membicarakan itu kepada Kaka iparnya di saat suaminya belum keluar dari dalam kamar.


Raka menatap sinis kepada Sovia,tapi dia juga khawatir jika Sovia tidak mau merawat ibunya,dia sudah tau kalau Maria istrinya pasti tidak akan mau mengurus ibunya sementara Amira adiknya dari dulu dia itu tidak menyukai pekerjaan rumah apalagi mengurus orang yang penyakitan.


"Aku tidak punya uang kalau harus membayar mu setiap bulan,tapi disini aku punya uang dua juta silahkan kamu pakai modal kamu bisa usaha apa pun di rumah untuk menghasilkan uang,makanya jadi wanita itu harus bijak."Jawab Raka,lalu mengambil uang dari dompetnya sebanyak dua juta rupiah lalu menyerahkannya kepada sovia.


Sovia sangat kaget saat Raka Kaka iparnya memberikan uang kepadanya dia tidak menyangka sama sekali jika pria itu akan memberinya uang dengan mudah,padahal sebenarnya dia tidak terlalu berharap kepada kedua orang itu karna dia sudah tau Kaka iparnya itu tidak jauh beda dengan suaminya yang sangat pelit.Sementara itu terlihat dengan jelas Marian yang sudah menahan emosi tatapan nya sudah menghunus kepada Sovia tapi dia tidak peduli sama sekali.


"Ngapain sih mas kasih uang sama dia,bukankah ibu itu tanggung jawabnya,dia kan tidak punya pekerjaan dia hannya makan tidur di rumah ini tampa melakukan apa pun."Ucap Maria,dia terlihat sangat kesal,tetapi Sovia mengabaikannya lalu buru-buru meninggalkan mereka berdua karna Sovia takut jika Raka akan berubah pikiran dan mengambil uangnya kembali.

__ADS_1


Setelah Sovia berada di dapur terdengar jelas pertengkaran suami istri itu,Maria terus mengoceh kepada suaminya dan tidak terima saat dia memberikan uang kepada sovia.


"Sudahlah anggap saja itu pinjaman untuknya lagian jika kamu yang merawat ibu kamu mampu,jangan egois kamu sedangkan mencuci pakaian kita saja kamu masih menyuruhnya."Terdengar jelas pertengkaran itu dan Raka terlihat membela Sovia,dan pada saat itu Sovia mendengar suaminya Adrian menyapa mereka,


"Kenapa kalian terlihat tegang begini?" Tanya Adrian yang sudah duduk lalu menikmati sarapan yang sudah siap di hadapannya.


"Adrian,kamu biayain dong istrimu,masak istrimu minta nafkah kepada suamiku,aku tidak terima diperlakukan demikian."Ucap Maria,terlihat memfropokasi kedua Kaka beradik itu,sovia yang mendengar ucapan Maria kepada suaminya merasa tidak enak,padahal niatnya hannya ingin meminta bantuan tapi wanita gila itu benar-benar tidak terima.


"Pokoknya aku tidak terima,makanya Adrian sesekali kamu kasih uang itu istrimu,biar jangan minta sama laki orang."Ucap Maria ketus,lalu meninggalkan kedua Kaka beradik itu di meja.


"Tidak usah peduli dengannya,memang dia terlalu egois,kalau dia tidak mau merawat ibu setidaknya dia jangan pelit seperti itu."Jawab Raka,lalu beranjak dari tempatnya.Adrian masih bingung dengan sikap abangnya yang tiba-tiba berubah peduli dengan istrinya,karna tidak ingin ada rasa curiga Adrian mengejar abang nya yang sudah memasuki mobilnya dan ingin meninggalkan rumah mereka,


"Bang,katakan kepadaku kenapa kamu tiba-tiba peduli dengan istriku,bukankah kamu tau dari dia menikah denganku dialah yang bertanggung jawab untuk semua pekerjaan di rumah itu termasuk membersihkan semua pakaian kalian."Ucap Adrian,dia tidak ingin ada kecemburuan nantinya apalagi istri abangnya yang sangat gampang emosi.

__ADS_1


"Kenapa? kamu curiga aku jatuh cinta kepada istrimu,tadi pagi secara tidak sengaja pas subuh aku melihat Sovia membantu mama untuk membersihkan kotorannya di toilet,aku,kamu dan Amira yang anak kandung saja tidak sanggup melakukan itu,sementara dia dengan ikhlas melakukan pekerjaan itu,kenapa tidak aku bantu saja saat dia menginginkannya."Ucap Raka,setelah mengucapkan kata-katanya dia langsung bergegas menyetir mobilnya dan meninggalkan Adrian yang mematung di tempat itu.


Sovia keluar dari kamar mandi,dia melihat di meja sarapan suaminya masih utuh,rasanya dia jadi takut saat melihat Adrian masuk kedalam rumah,dia tau suaminya akan kembali marah kepadanya.


"Kamu dari mana mas?" Tanya Sovia pura-pura tidak terjadi apa-apa,tapi Adrian mengabaikan pertanyaannya lalu Kemabli kedalam kamar dan mengambil tas kerjanya.Bukannya dia marah kepada Sovia karna masalah dia meminjam uang tapi dia sangat tersinggung dengan semua ucapan Maria,rasanya harga dirinya sebagai seorang suami sangat terluka saat semua orang yang ada di rumah nya tau kalau dia tidak menafkahi istrinya.


Adrian keluar dari kamar dan terus berjalan,dia mengabaikan tangan Sovia saat dia ingin menyalaminya saat akan berangkat kerja,dia sangat malu mengingat semua ucapan maria.


Sovia hannya bisa menghela napas berat saat suaminya mengabaikannya,dia menyadari kalau dia salah karna sudah melakukan sesuatu tampa ijinnya tapi dia harus melakukan itu karna tidak akan lama lagi dia akan melahirkan dan membutuhkan banyak biaya.


Setelah semua pekerjaan selesai,dan mertuanya sudah tidur anteng di dalam kamar Sovia masuk kedalam kamarnya lalu melihat tumpukan uang dua juta yang dia letakkan di atas meja,kini dia ada uang tapi sekarang dia bingung dengan uang dua juta usaha apa yang akan dia lakukan agar bisa secepatnya menghasilkan uang.


****Bersambung****

__ADS_1


__ADS_2