
sedangkan Bhinneka yang telah melaksanakan sholat isya,terdiam di atas sajadah ia mengangkat kedu tanganya berdoa dan meminta petunjuk kepada sang maha pencipta
seketika handphonenya berbunyi ternyata ada panggilan dari temannya ya itu Indi
"assallamualaikum Bhin ,,dirumah nggak loe" tanya Indi
"waalaikumus salam,iya gue dirumah kenapa" jawab Bhinneka
"gue mau nginep dirumah loe nih ma Lintang juga,,,mumpung besuk hari minggu" jelas Indi
"ok nggak masalah,ya dah gue beres beres dulu,,oh ya masalah makanan gimana,gue masakin atau kalian bawa" ucap Bhinneka
" tenang ntar ditraktir Lintang kok,ok gue siap siap dulu" Indi pun langsung menutup telephone nya
Bhinneka merapikan mukena dan sajadahnya,lalu ia bergegas menyapu dan merapikan rumahnya,selang dua jam kemudian suara mobil terdengar dari arah depan rumah
"Indi ma Lintang kayaknya" ucap Bhinneka,ia pun langsung berjalan kedepan dan membuka pintu ternyata benar suara mobil itu berasal dari mobil Lintang
"hallo ustadzah,bisa bantuin nggak,,,bawaan gue banyak nih" kata Lintang tanpa jeda
"iya iya crewet amat loe," Bhinneka menanggapi
"dah sini cepetan,trus loe Ndi bawa tuh paperbag yang warna coklat" Lintang memerintah
__ADS_1
"iya iya bawel amat sih,loe dikasih obat apa ama Immanuel ampe bisa bawel amat gini" gerutu Indi keluar dari mobil dengan menenteng dua paperbag di tangan kanannya
mereka bertigapun duduk manis di ruang tengah setelah mereka masuk kedalam rumah dengan berbagai macam bawaan
"ok ni kantong blanjaan yang coklat buat kalian satu satu" ucap Lintang dambil membagi paperbag yang dibawa Indi tadi
"wah kita dapet hadiah ni Bhin,coba dilihat dulu" ajak Indi
Indi dan Bhinneka pun mengluarkan benda lembut yang ada didalam masing masing paperbag itu yang ternyata sebuah baju gamis komplit dengan hijabnya
"wah bagus banget ini Lin,makasih lho" ucap Bhinneka sedangkan Indi hanya terdiam
"kenapa loe diem aja Ndi" tanya Bhinneka
"emmm ini kok kayaknya nggak cocok deh ama aku" Indi berkata dengan menunjukan wajah kebingungan
"ya bukan style fashion gue aja,tapi ya dah makasih" Indi tersenyum ke arah Lintang
"udah udah sekarang dimasukin aja tuh gamis,,, sekarang kita natain nih makanan di atas meja" Bhinneka berusaha menetralkan suasana
akhirnya mereka bertiga menikmati hidangan yang tertata di atas meja,setelah selesai makan
"sini piringnya biar gue yang cuci" ucap Lintang mengambil piring yang hendak Bhinneka bawa
__ADS_1
"ok deh kalau gitu gue ma Indi ke taman belakang duluan" jawab Bhinneka
"ya ntar gue buatin hot chocolate,tapi tuh snack loe yang bawa" perintah Lintang menunjuk setumpuk cemilan dengan dagunya
disaung kecil yang berada ditaman belakang Indi dan Bhinneka menikmati pemandangan malam dengan ditemani alunan musik
"eh Bhin gue mau tanya seandainya loe dibohongin ama orang yang selama ini suka ama loe trus gimana tanggapan loe" tanya Indi memecah suasana
"ya sakit hati dan kecewa pasti ngrasain tapi ya kita harus bangkit dengan pikiran positif mungkin ada alasan kenapa tu orang nglakuin kayak gitu" jawab Bhinneka perlahan
"oh ya dah kalau gitu," ucap Indi "mudah mudahan loe mau maafin gue ma dia" seketika tangan kanan Indi membungkam mulutnya sendiri "aduh keceplosan" ucapnya dalam hati
"maafin siapa Ndi" Bhinneka terheran dengan ucapan Indi
"maafin apa,,nggak kok salah denger loe" Indi berusaha mengelak meski wajah paniknya terlihat,Lintang yang sedari tadi berada dibelakang mereka mencoba mendekat dan berusaha menetralkan suasana
"hayyo lagi pada gosipin apa" ucap Lintang dengan suara jailnya dan membuat kedua sahabatnya iti menengok kebelakang
"eh loe bikin kaget aja,sini minumannya dah haus nih" ucap Indi yang langsung mengambil gelas yang dibawa Lintang dan langsung meminumnya namun ia terkejut karna minuman itu masih panas
"haduh dahuh panas,,lidah gue lidah gue" ucap Indi
"hahahaha makanya jangan asal nyruput aja loe kena karma tuh" ejek Lintang
__ADS_1
dan suasana yang tadi kurang pas akhirnya menjadi ceria lagi mereka bertiga pun mengjabiskan malam dengan tawa dan canda
setelah malam yang hampir larut merekapun masuk kedalam rumah menuju kamar bersiap untuk tidur