
sore hari pun datang,suasana HALU KAFE semakin ramai,banyak orang yang datang dan pergi ,Aji yang memang sudah berada dikafe menunjukkan sedikit senyum kala ia melihat keadaan kafenya dari lantai dua,tak berselang lama handphonenya pun berdering
"assallammualaikum,Bhin gimana jadi kesini nggak" dengan suara lembut Aji bertanya
"wa'alaikummus salam,,iya jadi,,ini gue dah mau berangkat,gue kesitu ama kakak-kakak yang sering koordinasi in masalah santunan,kalau gitu gue tutup ya,,, assallammualaikum" jawab Bhinneka
"ok wa'alaikummus salam" Aji pun kembali keruangannya untuk mempersiapkan rincian acara yang ingin ia adakan
_________
sedangkan di lain tempat
disalah satu resto binta lima, nampak dua wanita paruh baya sedang duduk santai menikmati secangkir minuman yang ada dihadapan mereka masing-masing
"aku bener bener minta maaf banget ama kamu,tapi aku mohon jangan sampai karna masalah ini persahabatan antara keluarga kita bakal merenggang" bunda Rika mengutarakan keluh kesahnya
__ADS_1
" iya nggak apa-apa kok Rik,tapi kalau boleh tau apa sih alasan yang bikin kamu ama mas Andi jadi plin plan gini" ucap mama Suci yang masih mencoba menahan amarahnya
"sebenarnya Yusuf sudah mempunyai calon istri yang ia pilih sendiri dan jujur aku ama mas Andi bahkan baru taunya belum lama ini" ucap bunda Rika sedikit ragu karna ia ingin menjaga perasaan sahabatnya itu yang ternyata istri dari teman suaminya
"oh gitu,tapi sebelum janur kuning melengkung kan masih banyak kemungkinan,, ya nggak" mama Suci sedikit memberi canda dalam ucapannya
"ya juga sih,,tapi aku sudah pasrahin masalah ini ama sang pencipta Ci ya itu Allah " ucap bunda Rika,"tapi aku turut mendoakan jika memang Friska tidak berjodoh dengan Yusuf semoga dia dipertemukan dengan jodohnya segera" tambahan bunda Rika diikuti dengan senyuman
mama Suci pun membalas dengan senyuman,
"kita memang sahabatan Rika tapi aku nggak mau rencana yang aku dan Friska buat hanya akan jadi kenangan,karena aku ingin semua itu jadi kenyataan" gumam mama Suci dalam hati
_________
Aji serius membaca tulusan-tulisan segala rencana yang ingin ia susun saat bersama anak-anak yatim,karena keseriusannya itu Aji pun tak sadar kalau belum lama seorang lelaki muda seusia Aji sudah duduk santai di hadapan Aji,
__ADS_1
"serius amat pak ustad,baca apaan sih" tanya lelaki itu dengan nada santai,Aji seketika terdiam mendengar suara yang ia dengar,Aji pun langsung mengangkat kepalanya menatap lelaki yang sedang duduk santai di depannya
"dah nggak ngucap salam,main nylonong masuk ruangan orang" ucap Aji
"hehehe,,iya iya,,,maaf,,emang lagi baca apaan sih" ucap lelaki itu dengan tanpa rasa takut ia mengambil secarik kertas yang dibaca Aji tadi,
"wih bagus nih ide acara buatan loe,gue mau ikut dukung nih" lanjut lelaki tadi
"loe mau ikut ya silahkan tapi jangan minta bayaran" ucap Aji,ternyata lelaki yang ada dihadapannya adalah sahabatnya dari kecil yang sekarang sudah menjadi vokalis terkenal bernama Airul
"iya-iya gue juga dah mikir,,daripada loe nyisihin buat bayar gue mending tuh uang dibagiin ke anak anak yatim itu" ucap Airul
"terserah loe aja,dah sini balikin tuh kertas" ucap Aji,Airul pun memberikan kertas yang ia ambil tadi,Airul pun memberikannya
"ok acaranya kapan trus gimana jalan acaranya" tanya Airul bertubi tubi
__ADS_1
"niat ku besok hari minggu,tapi belum tau juga tergantung anak anak yang gue undang kapan bisa datengnya" jawab Aji
"ya dah pokoknya kalau dah pasti langsung aja loe telpon gue ok," Airul pun keluar dari ruangan Aji