Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
satu duri telah dicabut


__ADS_3

Syifa yang masih berada di depan pintu pun kebingungan namun ia hanya bisa berdoa memohon kepada Allah agar adiknya itu diberi keselamatan


___________________________


sesampainya di rumah sakit dan turun dari mobil ayah Andi dan bunda Rika langsung masuk kedalam dan menuju lift,bunda Rika yang sedari tadi begitu ketakutan tak henti hentinya ber zikir sedangkan ayah Andi tetap berwatak tenang meski hatinya ketakutan


para petugas rumah sakit dari mulai ob,suster bahkan dokter yang berpapasan dengan mereka sedikit kebingungan karena biasanya kedua orang itu menyapa dengan ramah dan santun namun sekarang hanya terlihat dua orang yang begitu waspada


ayah Andi dan bunda Rika berhenti saat mereka berdua sudah berada didepan pintu kamar yang dikususkan untuk keluarga mereka,dengan mengucap bismillah ayah Andi membuka pintu ia lalu masuk kedalam diikuti oleh bunda Rika,mereka sedikit terkejut melihat pemandangan tenang di ruangan itu


nampak seorang gadis tertidur di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang sudah tertanam di tangannya sedangkan di kursi samping terlihat Yusuf tertidur dengan posisi melipatkan kedua tangannya di dada,dengan perlahan ayah Andi membangunkan putranya


" Yusuf bangun lah" ucap ayah Andi yang perlahan mengayunkan bahu putranya itu


" sudah lah yah siapa tau Yusuf masih capek" ucap bunda Rika tak berselang lama Yusuf mengedipkan kedua kelopak matanya ia tersadar dari tidurnya


" ayah bunda kapan datang,," ucap Yusuf masih mencoba menyadarkan diri dari tidurnya

__ADS_1


" belum lama kok,kamu baik baik saja kan" tanya bunda Rika yang langsung mendekati Yusuf dan memeluknya


" alhamdulillah bun aku baik baik aja" jawab Yusuf mencoba menenangkan hati bundanya


setelah pelukan bunda dilepas Yusif menatap Bhinneka ia merasa bersalah atas kemalangan yang menimpa gadis pujaan hatinya itu


" kenapa Friska sampai melakukan hal seperti ini" ucap bunda Rika


" mungkin kemewahan dunia sudah menutup matanya dari pertanggung jawaban di akhirat kelak" ayah Andi ber argumentasi


" ayah belum mendapat kabar, biarkan masalah itu menjadi urusan keluarga mereka dan pemerintah jika nanti mereka meminta maaf,sudah menjadi tugas kita untuk memaafkan" jelas ayah Andi


tak berselang lama nampak Bhinneka menggerakkan tangannya dan membuka matanya perlahan


" astagfirulloh" kata isthigfar yang Bhinneka ucapkan,sontak Yusuf mendekati ranjang


" alhamdulillah Bhinn kamu sudah sadar jangan terlalu banyak bergerak," ucap Yusuf" akan ku panggilkan dokter" Yusif pun langsung menekan tombol darurat yang terletak di samping ranjang dan tak berselang lama dokter dan susterpun datang

__ADS_1


setelah Bhinneka diperiksa dokter dan susterpun keluar, kemudian bunda Rika duduk atas ranjang di samping tubuh Bhinneka


" sekarang kamu istirahat saja agar cepat pulih,masalah sekolah nanti biar bunda yang urus" ucap bunda Rika


" bunda sebenarnya siapa wanita itu" Bhinneka memberanikan diri bertanya karena ia ingin lebih tau kehidupan orang yang mengajaknya menikah itu


bunda Rika sedikit terdiam namun tak berselang lama ia mencoba menjelaskan inti masalah yang menyebabkan Bhinneka diculik dengan tenang Bhinneka pun mendengarkan dan mencoba memahami setiap kalimat kalimat yang bunda Rika ucapkan


" sudah sudah jangan diteruskan biarlah kejadian ini menjadi kenangan yang tak perlu diingat namun diambil hikmahnya saja," ayah Andi mencoba menenangkan suasana yang begitu kacau " mari kita ingat bahwa bukan harta yang menjamin kehidupan kita bahagia di dunia maupun akhirat namun selalu menjalankan perintah NYA dan menjahui larangan NYA lah yang benar" lanjut ayah Andi


" baiklah bunda dan ayah akan pulang dulu nanti bunda akan suruh kak lity kemari biar Bhinneka dijaga dia dan kamu Yusuf beristirahatlah" ucap bunda Rika yang.masih membersihkan bekas aliran air mata nya dipipi


" assallammualaikum" ucap ayah Andi berpamitan


" waalaikummus salam" Yusuf dan Bhinneka menjawab


" sekarang kamu istirahatlah aku akan memberaihkan badan dulu jika ada yang mencurigakan langsung tekan tombol itu" Yusuf mengingatkan Bhinneka dan Yusuf pun keluar ruangan menuju tuang pribadi keluarganya yang terletak di sebelah kanan ruang inap Binneka

__ADS_1


__ADS_2