
"gue,,," Indi memberi jeda jawabannya membuat semua temannya mulai tidak sabar
"alim lah,, lagian juga dah kelihatan kok kalau tunangan gue alim" ucapan Indi membuat semua temannya saling tatap menatap
"kapan loe tunangan Ndi?" tanya Aji
"siapa tunangan loe?" Samuel meneruskan
"ajak kumpul sini Ndi,,,biar kita juga kenal" Bhinneka ikut menambahi
semua ucapan sahabat sahabatnya seketika membuat Indi malu dan kebingungan menjawab semua pertanyaan itu,Dika hanya terdiam menatap pujaan hatinya sedangkan Linyang hanya tersenyum geli melihat sahabatnya bergantian
" jangan bengong aja,udah lah biar itu jadi privasinya si Indi besok kalau dah waktunya pasti kita tau" Lintang mencoba membuyarkan pikiran sahabat sahabatnya
"ok dah siang juga,sekarang kita mau jalan atau dirumah aja" Lintang lanjut bertanya
"ke game center yuk,pengen dapetin boneka buat ayang beb gue,," Samuel menanggapi
"boleh juga,gue mau nge dance aja dah lama ngak nglenturin badan" Dika menimpali
" Aji,Bhin ama loe Ndi setuju nggak" tanya Lintang mereka bertiga pun mengangguk menyetujui,,
Bhinneka dan kawan kawannya pun melakukan perjalanan menuju game center,ya meski mereka sudah dibilang dewasa namun mereka tetap memiliki perasaan seperti anak kecil,seperti saling menjaili satu sama lain namun tindakan itulah yang membuat mereka dekat sebagai sahabat
setelah sampai ke game center merekapun top up card member mereka masing masing,setelah selesai mereka langsung berjalan menuju ke tempat permainan yang mereka ingin mainkan
__ADS_1
Lintang langsung bermain tomb raider
Dika langsung bermain dancerush
Samuel asik dengan claw machine
Indi yang asik bergaya di snapshot
Bhinneka pun tak ketinggalan ia memaikan permainan ace angler
Aji mendekati Bhinneka dalam pikirannya "bismillah mudah mudahan ni jalan buat lebih deket"
"Bhin aku ikut main ama kamu ya" pinta Aji
"boleh biar dapet banyak ikannya,yuk" Bhinneka tersenyum,permainan pun berlangsung suara kegirangan terdengar,tanpa di sadari handphone Bhinneka berbunyi berulang ulang,Aji yang mendengar memberi tau Bhinneka
"astagfirulloh saking asyiknya ampai nggak tau gue," ucap Bhinneka sambil mengambil handphone yang ada di tas kecilnya
ia menatap layar handphone dengan sedikit mengangkat kedua alisnya "kak Yusuf nelpon ampai 6 kali,ada apa ya" gumam Bhinneka,saat ia kebingungan denga tindakan Yusuf seketika handphonenya berbunyi ternyata Yusuf yang menelpon,tanpa pikir panjang Bhinneka pun menjawab pangillan tersebut
"assallammualaikum kak" tanya Bhinneka
"waalaikumus salam,kamu sedang apa Bhin kok dari tadi aku telfon baru kamu angkat" Yusuf bertanya dari sebrang andai Bhinneka tau sekarang Yusuf menampilakan aura gelisah dan bingung,ia merasa begiti khawatir dengan keadaan Bhinneka
"ee,,maaf tadi handphone ada ditas kak,,dan aku baru main game center ama temen temen jadi nggak tau kalau kakak telpon,,,emang ada apa kak" Bhinneka mencoba menetralkan perasaannya yang sedari tadi sudah berkelahi dengan kesadarannya
__ADS_1
"oh kirain kamu kenapa kenapa,jujur aku khawatir banget,,nggak aku cuma mau ngajak kamu ketemuan ada yang ingin aku bicarain" ucap Yusuf
"ha ketemu" Bhinneka berucap sambil menahan perasaan aneh yang ia rasakan
"kamu di game center mana,kalau aku nyusul boleh nggak" Yusuf mencoba memanfaatkan moment ini untuk mengenal Bhinneka secara lahir bukan hanya sekedar tulisan dan ucapan yang ia dapat dari beberapa orang kepercayaannya
"e bentar dulu kak,,," Bhinneka kebingungan,,ia merasa ragu
"siapa Bhin,,ajak aja kesini kita nggak bakal nalkalin kok" ucap Aji dengan senyuman manisnya,,yang tadi sempat mendengar perbicaraan Bhinneka dengan Yusuf
"baiklah,," Bhinneka lalu bicara pada kak Yusuf " aku di game center ARIN MALL kak"
"ok aku kesana,assallammualaikum" Yusuf sedikit senang karna Bhinneka sedang bermain di mall milik kedua orangtuanya yang belum lama dibangun,
"waalaikumus salam" Bhinneka menjawab
hati Aji sedikit terusik ia bergumam dalam hati "kok suara cowok ya,,apa Bhinneka udah punya pacar ,,,tapikan dia nggak mau kalau pacaran"
_____
Yusuf pun bersiap dan bergegas,ia berpenampilan sederhana dengan celana jeans hitam selutut dan kaos lengan pendek berwarna putih,saat ia menuruni tangga kak Syifa menyapa
"mau kemana dek tumben minggu minggu mau keluar" kak Syifa merasa penasaran karena biasanya Yusuf hanya menghabiskan weekend nya dirumah
"mau ketemu calon istri kak,aku pergi ya kak assallammualaikum" Yusuf pun segera menuju garasi
__ADS_1
"waalaikumus salam" kak Syifa terheran dan kebingungan