Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
karena ku sanggup


__ADS_3

tiba-tiba seorang wanita membuka pintu ruang kerja Aji dengan wajah datar ia berjalan mendekati Aji sedangkan Aji hanya menatap wajah wanita itu tanpa ekspresi karena dalam pikirannya ia sudah bisa menebak alasan apa yang membuat wanita tersebut bertindak seperti itu


" berita apaan ini Ji" ucap Lintang yang sudah duduk dihadapan Aji dengan wajah penuh amarah


" itu keputusan gue,mungkin hanya dengan cara ini gue bisa tenang" Aji menanggapi


" ya tapi,apa ini nggak bakal ganggu ikatan persabatan loe dengan Bhinneka" keluh Lintang


" gue yakin ini enggak akan merusak persahabatan kita namun gue juga butuh waktu buat mengahapus perasaan gue,dan lebih baik gue pergi" jelas Aji


" tapi apa harus sampai menjauh begini,," tanya Lintang


" iya kalau gue tidak menjauh gue takut bakal bikin Bhinneka menjauh dari gue"


" ok gue nyerah bujuk loe buat bertahan tapi gue ingetin meski jauh komunikasi kita harus tetep nyambung" pinta Lintang


" iya iya tenang aja,dan penerbangan gue entar malem,, jadi sepertinya gue nggak punya waktu buat hadir pas resepsi,dan ini gue punya sepucuk surat tolong kasihkan ke pengantinnya, ok" Aji pun menyerahkan sepucuk surat kepada Lintang dan Lintang pun menerimanya,


_______________________________


salah satu aula di RINDA hotel


acara resepsi Yusuf dan Bhinneka berlangsung dengan lancar,,terlihat dekorasi aula yang begitu indah membuat suasana menjadi tambah indah,di sela-sela acara Lintang mencoba mengumpulkan sahabatnya untuk mengabadikan monen bahagia tersebut,,


" gue dari tadi kok enggak lihat si Aji ya" ungkap Sammuel


" eh iya gue juga," balas Dika,,Lintang yang mendengar pun langsung mendekati kedua lelaki tersebut,,


" kalau kalian mau tahu alasannya lebih baik sekarang kalian diam ok" ucap Lintang dan Dika dengan Sammuel pun hanya saling memandang dengan penuh tanda tanya namun perasaan itu segera mereka singkirkan agar tidak membuat acara yang begitu indah ini harus terganggu


acara pun berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan keseruan,setelah berbagai sesi acara berlangsung tibalah acara penutupan setelah ucapan penutup saatnya pelemparan buket bunga pengantin yang begitu banyaj ditunggu aleh para hadurin ,para tamu dan beberapa saudara pun berpamitan pulang setelah acara pelemparan itu,


dengan langkah perlahan bunda Rita mendekati kedua pengantin sambil tersenyum bahagia


" nah acaranya kan sudah selesai sekarang kalian pergi ke kamar khusus yang sudah bunda dan kakakmu persiapkan ok" ucap bunda Rika sambil menyerahkan kunci kamar,Yusuf dan Bhinneka pun menanggapi ucapan bunda dengan anggukan bahagia menahan rasa canggung sedikit malu,namun saat ke tiga sahabat Bhinneka berpamitan dan mengucapkan ucapan selamat disertai doa bagi pengantin baru itu Bhinneka tanpa sadar sedikit merasa kebingungan kenapa Aji tidak menghadiri acara bahagianya itu,apakah ada kesalahan yang ia perbuat begitulah pemikiran Bhinneka,Yusuf mencoba menafsirkan apa yang sedang istrinya lamunkan,

__ADS_1


saat Yusuf hendak menyadarkan Bhinneka tiba-tiba Lintang mendekati Yusuf lalu Lintang menyodorkan sepucuk surat membuat Yusuf sedikit terheran


" ini,, " belum sempat Yusuf melanjutkan ucapannya Lintang langsung bersuara


" baca nanti setelah dikamar pengantin,ku harap ini tidak akan membuat gelap malam bahagia kakak," ucap Lintang yang langsung pergi begitu saja yang tanpa komando langkahnya diikuti Dika,Indi dan Sammuel sedangkan Yusuf langsung menyembunyikan sepucuk surat itu kedalam kantung jasnya


" Bhinn,kamu kenapa" tanya Yusuf menyadarakan istrinya


" eh,e,,,enggak kok kak,mungkin cuma kecapekaan aja" Bhinneka mencoba menyembunyikan pemikirannya


" yuk ke kamar,,apa perlu aku gendong" Yusuf sedikit menggoda


" enggak usah ah,aku malu tau kak" dengan muka sedikit malu Bhinneka membalas,,kemudian Yusuf dan Bhinneka pun menaiki lift menuju kamar khusus yang dibicarakan bunda Rika tadi


___________________________


halu kafe


" jadi Aji selama ini suka sama Bhinneka" ucap Indi dengan nada sedikit berteriak sehingga membuat beberapa pengunjung menolehkan kepalanya


" sssshtt jangan teriak dong" ucap Lintang


" mau dikata gimana lagi,kalau bukan jodoh ya tidak bisa bersatu" Lintang mencoba menetralkan suasana hati ketiga sahabatnya itu


Dika mencoba menenangkan hati Indi istrinya itu sedangkan Sammuel yang sedari tadi terdiam menatap kertas menu yang ada didepannya tiba-tiba bersuara


" jadi dia pergi tanpa berpamitan dengan kita"


" iya katanya dia takut sakit hatinya bakal terbuka lagi kalau kita sampai tau alasan dia enggak dateng tadi" Lintang mencoba menjelaskan meski dalam hatinya ia bingung harus jujur atau sedikit menutupi apa yang sudah ia ketahui


setelah Indi,Dika dan Sammuel paham atas alasan Aji bertindak seperti itu mereka pun pulang,Lintang yang sedikit merasa sedih lalu berjalan mendekati pintu kantor Aji


" Ji keluarlah" ucap Lintang


" maaf Lin gue bikin loe harus sedikit berbohong,dan maaf biarin gue sendiri,lebih baik sekarang loe pulang besuk loe ada penerbangan pagi kan" Aji mencoba melepaskan sahabatnya itu dari ujian hidupnya tersebut

__ADS_1


" baiklah kalau itu mau loe,ya udah gue pamit dulu dan semoga perjalanan loe nanti akan lancar serta di sana loe bakal diberi kebahagiaan oleh Tuhan" Lintang pun akhirnya berjalan pulang


Aji yang sedari tadi duduk di balik pintu mencoba merenungi ujian yang tengah ia hadapi,setelah beberapa menit ia pun berdiri dan mengambil tas serta kopernya Aji keluar ruangan sudah ada beberapa karyawan menunggunya di pintu depan,Aji pun berjalan mendekati mereka menjelaskan kepergiannya dan mengenalkan penanggung jawab kafenya saat ia tak ada, setelah perpisahan itu Aji pun menaiki mobil yang sudah menunggunya didepan kafe,mobil pun berjalan menuju bandara pak supir yang melihat majikannya terdiam sambil menatap keluar jendela hanya bisa diam,


" gue yakin gue sanggup menghadapi ujian ini" gumam Aji dalam hati **


__________________________


kamar pengantin


Yusuf dan Bhinneka yang sudah selesai membersihkan badan pun duduk berdampingan di kursi dekat balkon kamar,dengan perlahan Yusuf bersuara


" Bhinn apa kamu menyesal menerima ku menjadi suamimu" tanya Yusuf


" kakak ngomong apa sih" Bhinneka sedikit terkejut


" ya habis kamu dari tadi seperti menyimpan keraguan,sebenarnya ada apa sih" jelas Yusuf dan Bhinneka yang mendengar perkataan suaminya itu hanya mengucap kata maaf dan menundukkan kepalanya tiba-tiba ada sepucuk surat di hadapan matanya


" kak ini apa" Bhinneka mencoba memberanikan diri bertanya


" Lintang yang memberikan dan mungkin dengan ini bisa menghapus keraguannmu pada keputusan yang sudah kamu pilih" jelas Yusuf dengan perlahan dan tenang,,Bhinneka pun menerima surat tersebut lalu membukanya terlihst secarik kertas lalu ia keluarkan saat ia mencoba membaca tulisan dikertas itu Yusuf merangkul Bhinneka seakan siap menerima kesedihan yang akan istrinya rasakan,Bhinneka pun membaca perlahan tulisan nan rapi tersebut tak ketinggalan Yusuf sedikit melirik untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi


***selamat berbahagianpengantin baru,,,


yang pertama semoga pengantin baru ini bakal menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah,,,aamiin


buat Bhinneka makasih selama ini sudah menjadi sahabat yang baik buat ku,jujur aku bingung harus mulai dari mana untuk mengungkapkan rasa yang seharusnya tak pernah aku ungkapkan,namun kalau lama ku pendam mungkin hanya akan menjadi celah setan merusak iman


Bhinn jujur aku sayang sama kamu lebih dari ikatan persahabatan semenjak kita pertama bertemu namun aku sadar ikatan kita tidak akan bisa lebih dari persahabatan,maka dari itu kucoba melepaskan rasa ini karena ku ingin kamu bahagia dengan apa yang sudah ditakdirkan untuk kamu


dan buat kak Yusuf maaf apabila aku sedikit lancang menyatakan apa yang harusnya aku rahasiakan,namun sebagai lelaki ku harap kak Yusuf dapat mamahami apa isi tulisan ini


ku harap kak Yusuf dan Bhinneka dapat melewati kehidupan baru yang Allah berikan ini dengan penuh cinta kebahagiaan


lalu apabila ujian datang semoga kalian bisa melewatinya dengan tetap berada di jalan Allah serta tetap terikt dengan ikatan cinta dan kasih sayang

__ADS_1


oh iya mungkin saat kalian membaca tulisan jelek ku ini aku sedang tidur di dalam pesawat menuju prancis jadi ku harap saat kita bertemu di kemudian hari aku berharap akan melihat anak soleh dan solehah ada disamping kalian ok***


tetesan air mata keluar,,,


__ADS_2