
" bagaimana bisa tampilan produk mereka begitu mirip dengan produk yang akan kita luncurkan " tanya Aji
" kami juga bingung pak, padahal tim desain di perusahaan kita sangat sulit jika karyanya ditiru, tim keamanan sedang menyelidiki apakah keamanan sistem kita telah dibobol " jawab Rizki
" adakan rapat sekarang "
Perintah Aji itu langsung dilaksanakan oleh Rizki
Tak perlu waktu lama, semua orang telah berkumpul di ruang rapat terlihat Aji yang berdiri sambil menatap semua orang yang ada di ruangan itu.
" baiklah kalian pasti sudah tahu untuk apa rapat ini diadakan, ketua tim desain apakah ada yang ingin kamu sampaikan? " tanya Aji
" saya sangat yakin jika perusahaan itulah yang meniru ide kami " jawab sang ketua tim
" bagaimana bisa mereka meniru, kita bahkan belum memberi publik gambaran produk kita , jika sampai aku menemukan penyusup disini,jangan harap kalian bisa lolos dari jeratan hukum "
" kuberi waktu selama 4 hari untuk kalian merancang desain terbaru untuk produk kita "
Kalimat - kalimat yang dilontarkan Aji seketika membungkam semua yang hadir di rapat tersebut, setelah itu Aji pun keluar dan Rizky pun membubarkan rapat tersebut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
" hai bro kenapa desain produk sebelah sama persis dengan produk yang akan kau luncurkan, bahkan kau saja belum memberi bocoran ke publik " tanya Sammuel
" sepertinya ada penyusup di kantorku tim keamanan sedang mencoba menelusurinya, sekarang carilah model baru yang akan menjadi icon produk ini, data yang kemarin kau hapus saja " jawab Aji
" hei kenapa tidak minta tolong Sanja saja, dari penampilan dan gaya sepertinya dia yang cocok ya itung-itung merekrut model baru gitu " usul Sammuel
" asal bicara saja kau, dah jangan bercanda, kau ku beri waktu 1 hari " ucap Aji
" buset kau pikir cari model yang bagus mirip kayak pesen makanan apa!?" balas Sammuel
" ya udah ku kasih kau waktu 1 jam "
" eh gila ni anak, ya udah gue cari sekarang! " ucap Sammuel yang langsung mematikan paggilan itu
Aji lalu duduk termenung sejenak mengingat cobaan yang sedang di ujikan untuk dirinya akhir akhir ini, helaan nafas panjang pun terdengar,
" ya Allah berilah hamba kemudahan dan kesabaran saat melewati ujian yang Engkau berikan kepada hamba "
Ucapan Aji dalam hati itu sedikit menjabarkan kalau hati dan pikirannya telah berada di tahap yang sedikit berat dalam menghadapi cobaan hidup
\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Malam pun tiba, Aji kini sudah sampai di garasi rumah, saat ia melewati ruang tengah, panggilan ayahnya pun menghentikan langkahnya,
" apa benar berita yang ayah dapat dari ketua pemasaran? " tanya Ayah
" masalah desain produk? " tanya Aji balik
" iya, apakah ini ulah hacker atau ada penyusup di perusahaan? " ucap Ayah
Aji terdiam, sedikit kebingungan yang wajahnya pancarkan, namun perlahan ia mencoba tenang lalu menjawab pertanyaan ayahnya
" jangan terlalu khawatir, aku pasti akan menemukan orang yang sudah mencoba menjatuhkan perusahaan kita "
Sang ayah pun terdiam, tak lama ia berdiri dan berjalan mendekati Aji,
" ayah yakin kau mampu melewati masalah ini, jika kau butuh bantuan bilang saja " ucap Ayah mencoba memberi semangat
" iya yah,tenang saja semuanya pasti akan kembali " jawab Aji
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sedangkan ditempat lain
" jangan sampai semua yang kau lakukan sampai ketahuan " ucap seorang perempuan
" tenang saja, anak buah ku bisa diandalkan,lagian jejak mereka tak pernah ada yang tercium " balasan sang pria
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi telah tiba, terlihat Aji telah berada di kantornya, sedang duduk sambil memeriksa semua hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anak buahnya,
" tim keamanan inti belum menemukan apapun? " tanya Aji dengan nada sedikit tinggi
" mereka sangat sulit dalam menemukan letak tersangka,tapi bisa dipastikan bahwa ini adalah pencurian data" jawab Rizki
" teruskan pencarian,dan mengenai tim desain? " Aji menatap sang sekretaris
" mereka sedang membenahi desainnya pak " jawab Rizki yang sedikit cemas
" baiklah kalau begitu kau keluarlah "
Rizki pun keluar dan tak lupa menutup pintu
Tak berselang lama sebuah ketukan membangunkan Aji dalam lamunannya, Aji lantas mempersilahkan orang itu masuk,
__ADS_1
Orang yang baru masuk tersebut berjalan mendekati meja Aji, tanpa banyak bicara orang tersebut melempar kan beberapa lembar foto gadis-gadis cantik,
" nih pilih yang mana,!? " ucap orang tersebut yang tak lain adalah Sammuel
Aji lantas melirik tumpukan foto itu, tak lama kemudian ia mengambil foto itu dan memerhatikan satu persatu,
" bukankah mereka sedang terkena skandal ?" tanya Aji
" iya emang baru bermasalah, tapikan kita bisa sekalian mengambil kesempatan ini agar produk yang akan kau luncurkan sedikit mendapat perhatian publik" lanjut Sammuel mencoba memberi saran
" kau ini,aku nggak suka cara seperti itu, sekarang kau bawa keluar ini foto dan cepat pergi cari wanita yang benar benar cocok dengan produk ku ini "
Sammuel dengan wajah sedikit marah mencoba menenangkan hati sang sahabat dengan tanggapan santai,
" ayolah, sekali ini saja kau coba ide ku ini, aku bingung tau cari publik figur yang masih fresh " ucap Sammuel
" Sanja sa,, "
Belum sempat Sammuel melanjutkan kalimatnya, tiba-tiba pintu terbuka dengan iringan keributan
" maaf pak, nona ini ngotot ingin masuk " ucap Rizki dengan nada sedikit ngos-ngosan
" waw ternyata raja sampul sedang bertamu " ucap wanita berambut pirang yang berjalan mendekati Aji
" Rizki kau keluarlah " perintah Aji langsung di laksanakan
Sammuel diam menatap sang wanita tersebut, sedangkan Aji telah bersiap berdiri ingin menghampiri wanita itu namun,
" jangan buru-buru mengusir ku, aku dengar kau sedang mencari orang sebagai icon produk mu dan aku kesini mencalonkan diri " ucap wanita itu
" mimpi kau, disana pintunya dan keluar lah, atau harus ku seret lagi " ucap Aji dengan nada sedikit tinggi
Wanita itu menatap Aji dengan tatapan sedikit menghina
" aku akan ke luar tapi ku peringat kan, hati-hati kalau memelihara tikus "
Setelah kalimat-kalimat itu, wanita pirang itu pun keluar, tak lama kemudian Aji menghubungi Rizki agar memberitahu tim keamanan supaya wanita itu tak bisa masuk lagi,
" siapa wanita tadi " tanya Sammuel
" salah satu wanita yang pernah dikenalkan Ibu ku, " jawab Aji
" kenapa dia bisa tau kalau perusahaan sedang bermasalah " Sammuel kembali penasaran
__ADS_1
" dia punya 5 % saham disini,mungkin masalah ini telah tersebar di kalangan pemilik saham " ujar Aji yang sedikit tertekan
Sammuel yang melihatnya pun segera memberikan semangat,lantas ia berjalan keluar sambil memberi harapan bahwa Sammuel akan membawa model baru yang bisa membuat penjualan produk langsung meningkat