Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
izinkan


__ADS_3

"ibu saya sudah meninggal" ucap Bhinneka berusaha tegar


"maaf saya nggak tau," ucap bunda Rika "baik kalau gitu nanti bakal bunda kabarin jadi atau nggaknya,ya udah bunda pulang dulu,dan Yusuf jangan malam malam pulangnya,assallammualaikum" bunda Rika pun bediri lalu berjalan keluar dari kafe setelah bersalaman dengan putranya dan Bhinneka


"kok kakak nggak bilang yang bakal nemuin aku itu bunda kakak" tanya Bhinneka


"maaf bukannya aku nggak jujur hanya saja aku nggak mau kesalah pahaman antara kalian semakin lama" jawab Yusuf


"tapi kak,," ucapan Bhinneka tertahan


"udah nggak usah dibahas lagi sekarang kita pesan makannan saja habis itu langsung pulang,bukannya kamu ada kegiatan di masjid" ucap Yusuf berusaha mengalihkan topik pembicaraan


"baiklah "


tak berselang lama makanan dan minuman yang mereka pesan sudah terhidang di atas meja,merekapun menikmatinya dengan sedikit canda tawa,tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan mereka,setelah makanan habis Yusuf dan Bhinneka pun bergegas keluar kafe dan pulang,orang yang memperhatikan mereka tak lain adalah Aji,


"Bhin jika memang pintu hatimu tlah tertutup kalau memang ragamu tak bisa ku sanding maka izinkan aku menyayangimu dengan cara yang sederhana" ucap Aji yang mulai berjalan ke ruangannya


_______

__ADS_1


Yusuf sudah sampai di garasi rumahnya,dengan perlahan ia berjalan memasuki rumah,


"Yusuf kesini sebentar" suara bunda Rika menghentikan langkah Yusuf iapun segera mendekati bunda yang sedang duduk di sofa bersama ayahnya


"ada apa bun" tanya Yusuf


"kamu yakin dengan keputusanmu" tanya ayah Andi,Yusuf sedikit tekejut mendengar pertanyaan ayahnya tanpa pikir panjang ia menjawab dengan penuh semangat


"aku yakin yah dengan niatku ini"


"baik kalau begitu kapan dia kau ajak kesini," tanya bunda


ayah Andi dan bunda Rika terkejut menanggapi pernyataan putranya


"jadi maksud kamu,dia belum menerima pinanganmu begitu" tanya bunda Rika


"iya bun" jawab Yusuf


"wah berarti dia punya prinsip yang kuat dalam hidupnya,hingga putra ayah yang digemari banyak perempuan hingga harus menunggu" ayah Andi berkata dengan wajah yang ceria mengetahui kalau gadis yang ingin putranya jadikan pasangan bukan gadis yang sembarangan

__ADS_1


Yusuf pun terlihat sedikit malu sedangkan bunda Rika hanya terdiam,hubungan kekeluargaan yang dari kemarin sedikit renggang sekarang mulai kembali seperti sedia kala


______


waktu menunjukan pukul satu malam Bhinneka terbangun dari tidurnya dengan semangat ia bergegas mengganti pakaiannya dengan yang lebih bersih lalu mengambil air wudhu ia hendak menjalankan sholat tahajud ia ingin menenangkan hati dan juga memohon kepada sang pencipta agar diberi petunjuk agar bisa memilih keputusan yang terbaik atas pinangan Yusuf tempo hari


tetesan air mata mengiringi doanya,setelah selesai ia merapikan perlengkapan sholatnya,ia tak kembali tidur namun segera kedapur untuk meracik bumbu makanan seperti biasa,tak terlupa ia menyiapkan masakan untuk dijadikan sarapan kak Yusuf


_____


tak terasa malam telah berganti pagi,,dengan diiringi musik galau yang baru viral Yusuf menjalankan mobil birunya perlahan,ia berangkat sepagi ini dengan tujuan ingin menjemput Bhinneka


Yusuf begitu senang awal hari ini setelah membaca pesan di handphonenya tadi,seakan ia ingin menghentikan waktu dan langsung menemui si pemberi pesan saat itu juga karena rasa bahagianya,


_____


kamar Yusuf tadi pagi


Yusuf terbangun setelah mendengar suara adzan,ia duduk dan meminum segelas air putih lalu berjalan ke luar kamar menuju mushola kecil yang ada di lantai bawah untuk menunaikan sholat subuh

__ADS_1


Yusuf pun menunaikan sholat subuh berjamaah dengan keluarganya dan juga beberapa pekerja yang tinggal dirumahnya,setelah selesai ia pun bergegas kembali ke kamar untuk menyiapkan semua barang yang akan ia bawa terdengar suara handphone saat ia melihat ternya nada itu berasal dati pesan yang masuk saay ia membaca pesan ia begitu terkejut


__ADS_2