Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
pengenallan


__ADS_3

Bhinneka terdiam sebentar


"nggak usah kak,aku dah biasa juga naik bus" Bhinneka berusaha menolak dengan halus


"ayo dong mau soalnya ada yang mau ketemu sama kamu juga," jelas Yusuf


"ha,,ketemu aku siapa kak emang ada apa" Bhinneka bertanya dengan penasaran


"orangnya penasaran ama makanan buatanmu" ujar Yusuf


dengan exspresi kebingungan Bhinneka terdiam dihadapan Yusuf


"mau ya pliss,tenang aku nggak bakal berbuat aneh aneh ama kamu" Yusuf menvoba meyakinkan Bhinneka bahwa ia bertindak benar,Aldi yang sedang duduk didalam hanya tersenyum menahan tawa melihat bos sekaligus sahabatnya yang seperti saudara itu bersikap lemah lembut


"emang bener kata orang kalau cinta bisa bikin orang berubah,apalagi kalau mata sudah terpikat hati sudah melekat makan kunyit rasa coklat" gumam Aldi dalam hati masih dengan tawa yang ditahan karena mendengar Yusuf dan Bhinneka berbicara


"baiklah kalau ini menyangkut dagangan aku akat ikut kakak," jawab Bhinneka ia berfikir mungkin ini salah satu jalur rejekinya


"ok bentar ya kita bareng aja ke parkirannya,aku ambil tas ku dulu" Yusuf pun masuk lagi mengambil tasnya


"Aldi kenapa kamu senyam senyum aja,dah sekarang kamu urus semua kerjaan yang masih ada,aku pergi dulu,assallammualaikum" ucap Yusif sambil berjalan

__ADS_1


"iya waalaikumus salam" Aldi pun menggelengkan kepalanya "dusuruh lembur lagi dah,tau aja si bos kalau gue harus mulai dipingit" ucap Aldi


_____


Bhinneka dan Yusuf pun sudah berada didalam mobil biru kesayangan Yusuf,


"kak emang kita mau kemana" tanya Bhinneka


"itu ke HALU KAFE yang deket aja,biar nggak kelamaan dijalan" ucap Yusuf sambil berkonsentrasi menyetir


tak berselang lama mereka sudah sampai di tempat tujuan dengan perlahan mereka berjalan memasuki kafe dan berhenti di sebuah meja,nampak seorang wanita paruh baya dengan gamis simpel berwarna navy dengan hijab berwarna coklat duduk disitu,,


"waalaikumus salam,gimana Dek kamu sudah nemu koki yang bisa bantu bunda buat demoin masakan sayur organik " tanya bunda Rika yang tak sadar atas kehadiran Bhinneka


" udah kok bun,ini dia pasti bunda udah kenal" Yusuf mengarahkan pandangannya ke Bhinneka yang sudah duduk manis di samping kirinya


bunda Rika pun mengikuti arah pandang putranya dan ia sedikit terkejut,


"kamu yakin" tanya bunda Rika seakan tak percaya


"iya bunda aku yakin nih aku bawain contoh masakannya" ucap Yusuf sambil meletakkan box makanan berukuran sedang yang berisi makanan buatan Bhinneka

__ADS_1


bunda Rika pun segera mengambil resol yang ada di hadapannya ia sangat menikmati makanan itu


"ini beneran masakan kamu," tanya bunda Rika setelah menikmati makanan buatan Bhinneka


"iya bu itu bikinan saya sendiri" jawab Bhinneka formal


"tapi kok bisa sayurannya terasa masih segar trus nggak kliatan minyaknya" tanya bunda Rika sedikit takjub


"ibu saya yang nemuin resep dan cara masaknya" ucap Bhinneka


"oh ya kalau gitu bisa bertemu ibu mu" pertanyaan bunda Rika membuat suasana menjadi hening,Yusuf yang tau keadaan Bhinneka pun mulai terasa tak tega


"ibu saya sudah meninggal" ucap Bhinneka berusaha tegar,sontak ucapan itu membuat bunda Rika merasa bersalah


"maaf saya nggak tau," bunda Rika sedikit kasihan


______


***maaf kakak kakak semuanya ada sedikit kesalahan yang baru saya ketahui dan saya sudah memperbaikinya,trimakasih atas dukungannya ya


salam warga +62***

__ADS_1


__ADS_2