Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
mencoba bahagia


__ADS_3

"silahkan tapi kalau boleh tau masalah apa ya yang ingin anda bicarakan " tanya Bhinneka


"saya ingin kamu memaafkan atas apa yang bunda lakukan kemaren" ucap bunda Rika dengan nada lemah lembut


"bunda" gumam Bhinneka dalam hati


"mulai sekarang kamu panggil tante bunda ok,,karena sebentar lagi kamu nikah sama Yusuf" imbuh bunda Rika dengan rasa suka cita


" maaf tante,," belum sempat Bhinneka melanjutkan kalaimatnya bunda rika langsung menyela


" eits bukan tante tapi bunda ok" ralat bunda Rika memperjelas


" eee,,iya maaf bunda tapi kan saya dengan kak Yusuf masih dalam masa taaruf" jelas Bhinneka yang masih kebingungan


" bunda yakin kamu dan Yusuf itu berjodoh jadi bentar lagi kamu itu jadi anak bunda ok," bunda Rika lalu mengambil kotak persegi panjang dengan hiasan susunan pita berbentuk hati, " ini buat Bhinbhin dari bunda nggak boleh ditolak ok," ucap bunda Rika


" tapi bunda,," Bhinneka berusaha menolak dengan halus agar ia tak menyakiti perasaan wanita yang ada dihadapannya sekarang


" ok ini kamu terima dan simpan,bunda pengen kamu pakai ini dan semua ini saat kamu sudah siap untuk datang kerumah bunda" jelas bunda Rika sambil menunjung beberapa paperbag yang ada di sampingnya,Bhinneka hanya terdiam mendengar ucapan bunda Rika


" baiklah kalau gitu bunda pamit dulu,assallammualaikum" ucap bunda Rika lalu berdiri dan pergi mengedarai mobilnya,tinggalah Bhinneka yang masih terdiam


"wa'alaikummus salam" Bhinneka pun tersadar,ia lalu membuka pintu rumah dan membawa beberapa paperbag kedalam rumah dengan perasaan bahwa dia tidak pantas menerima semua itu


_______________________


dirumah Lintang


tak terasa siang telah berganti malam,dan malam ini bertepatan dengan pesta di rumah Lintang,


Aji Dika Indi dan Bhinneka sudah berada di dalam ruangan yang ramai tamu tamu pun sudah datang,


" hallo hallo wah kalu gini kita bisa dikira petugas catring nih" Samuel yang baru hadir membuyarkan rasa janggung yang sahabat sahabatnya rasakan


" hahaha bisa aja loe," balas Dika


" yuk ke tempat Lintang bentar lagi acara inti mau dimulai" ajak Samuel seraya mengarahkan pandangan sahabatnya ke arah Lintang yang tengah duduk manis dengan di dampingi pangerannya siapa lagi kalau bukan Immanuel


" ayo" Indi menanggapi dan mereka berlima pun berjalan mendekati Lintang


" selamat malam tuan putri" ucap Indi,Lintang terkejut dengan sapaan Indi


" ngagetin aja loe,wah emang gue pinter kalau masalah fashion liat nih kalian nggak kalah sama model internasional" seru Lintang


" model majalah kucing gitu" sindir Dika membuat tawa keluar dari mereka tak berselang lama acara inti pun dimulai penentuan pemberkataan pun sudah disebutkan ya itu 30 hari kedepan


" Lin kamu nggak bakal ikut kak Immanuel ke jerman kan" tanya Indi yang baru saja mencuri dengar pembicaraan Immanuel dengan temannya saat mengambil minuman bahwa setelah menikah ia akan menetap di jerman kampung halaman ibunya


" em maaf ya temen temen,sebenarnya gue juga nggak mau tapi gimana lagi kan gue kalau jadi istri harus patuh ma suami" jawab Lintang dengan nada menyesal


" bagus itu,udah lah Ndi kan kita masih bisa video call an kalau kangen,," ucap Bhinneka


" ya deh tapi pokoknya loe perginya setelah gue juga nikah ok" ucap Indi yang langsung mendapat anggukan kepala dari Lintang


pesta pun berlangsung dengan lancar Dika dan Indi pulang bersama namun sebelumnya mengantarkan Bhinneka sedangakan Samuel dan Aji masih disana membahas masalah pacar Samuel yang akan menyanyi dikafe Aji


_______________

__ADS_1


pagi berganti siang,siang berganti petang,petang pergi malam pun datang,,hari demi hari telah dilewati,,,tepat di hari minggu HALU KAFE tidak beroprasi karena akan diadakan syukuran kecil-kecilan,


terlihat kursi dan meja ditepikan berganti karpet hijau yang digelar ,background ber nuansa ceria pun terpasang,kado-kado cantik telah tertata di meja,hidangan dari cemilan,minuman dan makanan besar sudah siap dihidangkan


" alhamdulillah," ucap Aji melihat semua sudah tertata rapi


" assallammualaikum," ucap Bhinneka Dika dan Indi bersama sama


" waalaikummus salam,nah gini dong kalau buat kebaikan tuh harus semangan" ucap Aji


" ya iya dong semangat,anak-anaknya kapan datengnya" tanya Dika


" entar jam 9 ,ini baru jam 8 juga,oh iya kalian pada duduk aja,, gue mau mastiin soundnya dulu" Aji pun meninggalkan ketiga sahabatnya yang sudah duduk dikursi depan menanti tamu yang hadir


" paaggiii,," sapaan yang ceria sedikit keras siaplagi kalau bukan Lintang


" nggak usah berisik loe pikir di gua apa teriak teriak" tegur Samuel dari arah belakang,mereka berduapun masuk kedalam kafe dan langsung duduk di kursi yang sudah di sediakan


" kata Aji entar si Airul bakal tampil nyanyi,wah bakal ada paparazi nih" ucap Lintang


" emang kenapa" tanya Dika


" soalnya Airul kan mantan tunangan ayang beb nya Samuel" jawab Lintang dan setelah ucapan itu semua pun langsung menatap Samuel,dengan santai Samuel menanggapi


" biasa aja kali lagian juga mereka pisah secara damai kok" ujar Samuel meyakinkan sahabatnya


" tau banget loe jangan jangan loe lavi yang jadi penyebab gagal nikahnya mereka" ujar Indi


" tau lah dan alasan mereka pisah itu karena beda keyakinan bukan karena ada gue" Samuel perlahan menjelaskan


" emang kalau dah masalah keyakinan sulit untuk di satukan,alhamdulillah kita nggak ya bi" ujar Dika menatap Indi dan disambut dengan anggukan kepala dari Indi


" assallammualaikum wah ini tema temannya Aji ya" ucapan Airul yang penuh keceriaan


" walaikummus salam " jawaban salam itu pun terdengar namun saat Airul melihat ada Samuel ia pun langsung mendekatinya


" gimana kabarnya" tanya Airul


" kabarku atau dia yang mau kamu tau" Samuel berusaha tenang menjawab dengan menambah canda dalam ucapannya


" hehehe,,ah kau ini jangan gitulah nanti bakal banyak yang salah paham" ucap Airul


" aku cuman bercanda juga,ngomong-ngomong kamu mau nyanyi apa?" jelas Samuel " nggak mungkin cinta cinta kan" lanjutnya


" ya enggak lah,nyanyi lagu tema anak-anak dong" jelas Airul,


" siip" ujar Lintang diikuti acungan jempol dari Bhinneka Dika dan juga Indi, tak berselang lama rombongan anak-anak yang ditunggu pun sudah hadir mereka duduk memenuhi karpet yang sudah digelar


acara pun dimulai setelah sambutan terdengar doa pun di panjatkan sekarang giliran Bhinneka dipersilahkan maju ke depan untuk memberi sedikit ilmu kepada anak-anak yang duduk dengan gembira


" assallammualaikum adik adik semuanya" Bhinneka menyapa


" waalaikummus salam kak" jawab anak anak itu


" baik kakak mau tanya nih ada yang tau bahasa arab nya kepala nggak" tanya Bhinneka


" nggak" jawaban itu diiringi gelengan kepala

__ADS_1


" kalau bahasa arab nya rambut" tanya Bhinneka lagi


" nggak kak" jawaban itu diikuti gelengan kepala lagi


" ya dah kakak ajarin dengan sholawatan dan kalian menirukan ya," ajak Bhinneka di jawab dengan anggukan kepala


"Sholaatullaah salaamullaah


alaa Thooha rosuulillaah


Sholaatullaah salaamullaah


alaa Yaasin habiibillaah


Tawassalnaa Bibismillaah


Wabil Haadi Rasuulillaah


Wakulli Mujaahidin Lillaah


Bi Ahlil Badri Yaa Allaah


ro'sun kepala sya'run rambut


'ainun mata udzunun telinga


anfun hidung hajibun alis


famun mulut khoddun pipi


syafatun bibir sinnun gigi


lisan lidah dzagnun dagu


wajhun wajah 'unuqun leher


katif bahu yaddu tanggan


Sholaatullaah salaamullaah


alaa Thooha rosuulillaah


Sholaatullaah salaamullaah


alaa Yaasin habiibillaah


Tawassalnaa Bibismillaah


Wabil Haadi Rasuulillaah


Wakulli Mujaahidin Lillaah


Bi Ahlil Badri Yaa Allaah "


_______________


**kemaren sempet lupa

__ADS_1


Innallaha Ma'ashobirin adalah bahwa "sesungguhnya Allah SWT itu dekat bersama dengan orang-orang yang bersabar."


dan sholawat diatas disebut dengan Sholawat Badar sedangkan bagian tengah adalah nama nama bagian kepala hanya untuk tambahan **


__ADS_2