
" hai mau teriak sampai pita suara loe putus," ucap salah satu preman itu sambil mengangkat dagu Bhinneka,,Bhinneka terkejut dengan sekuat tenaga ia berusaha menjauhkan badannya dari tangan preman tersebut
namun sayang Bhinneka tidak bisa berbuat apa-apa,,air matanya perlahan keluar dengan penuh harap mengucap doa dalam hati
" ya Allah apabila yang hamba lalui hari ini sudah menjadi takdir ujian hidup yang ENGKAU berikan maka berilah hamba kemudahaan untuk keluar dari ujian ini"
preman preman yang berada dihadapannya sedikit menjauh dari tubuh Bhinneka
" Za gimana kalau kita cicipi dulu gadis ini" ucap preman yang disebelah kanan
" usulanmu sedikit menarik,dan juga gadis ini sepertinya sangat menjaga badannya Ga" ucap preman disebelah kiri dengan menjilat bibirnya dengan aura seperti akan memakan hidangan lezat yang berada di depannya
" singkirkan pikiran kotor kalian," ucap seorang wanita yang berjalan diikuti seorang laki laki,,Za dan Ga langsung terdiam dan menunduk kan kepala
" kita lihat seberapa berharganya dirimu" ucap wanita itu yang perlahan mendekati Bhinneka
" kamu siapa,kenapa kamu menyekap diriku" tanya Bhinneka dengan berani,namun perempuan yang ada dihadapannya itu hanya menampakkan senyum mengejek
" aku calon istri Yusuf lelaki yang selama ini kamu goda" jawab wanita itu yang tak lain adalah Friska sambil menarik rambut Bhinneka ke belakang
Bhinneka yang menahan rasa sakitnya sedikit terkejut atas ucapan yang dilontarkan Friska ia berfikir sejenak,jika memang Yusuf sudah memiliki calon istri kenapa Yusuf mendekatinya bahkan Indi mendukung tindakan sepupunya itu
" kenapa diam saja,nyesel atau kecewa" ucap Friska " kalian bertiga jaga dia dan jika Yusuf sudah datang langsung bertindak seperti yang sudah aku jelaskan tadi" Friska pun berbalik dan meninggalkan gedung tua itu
_____________________________
butuh waktu dua jam dan akhirnya Yusuf sudah tiba di gedung gula ia langsung berlari mencari keberadaan Bhinneka namun saat Yusuf membuka pintu gedung tiba-tiba ada seseorang yang memukul nya dari belakang dan seketika Yusuf jatuh pingsan
" kak Yusuf, kak" ucap Bhinneka sedikit kerasia mencoba membangunkan Yusuf yang sudah terikat diatas kursi dari pingsannya,tak berselang lama Yusiu terbangun perlahan ia membuka mata dan betapa terkejutnya melihat Bhinneka duduk di sampingnya sedikit berantakan
" Bhinn kamu nggak kenapa kenapa kan,apa aja yang sudah mereka lakukan" tanya Yusuf
__ADS_1
" aku yang harusnya nanya ke kakak kenapa kakak ke sini," jawab Bhinneka
" ya untuk nyelametin kamu,sekarang aku bakal nyoba nglepasin ikatan kamu setelah itu kamu buka ikatan kakak,mari kita pergi dari sini" Yusuf mencoba mendekati Bhinneka tanggan nya ia gerakkan agar bisa membuka ikatan Bhinneka namun belum sampai itu terjadi nampak Friska dan ketiga preman suruhannya masuk kedalam gedung dan mendekati mereka berdua
" oh calon suami ku sudah sadar rupanya,gimana sayang ada yang sakit" ucap Friska
" Friska,,,apa-apaan ini kenapa kamu lakukan hal rendah seperti ini" Yusuf bersuara sedikit membentak
" hal rendah katamu,ini semua terjadi karena kamu membatalkan perjodohan kita hanya karna gadis tolol ini" ucap Friska yang tanpa rasa bersalah langsung menampar Bhinneka
" Friska hentikan,lepaskan dia mari kita selesaikan permasalahan ini tanpa harus melibatkan dia" Yusuf bersuara sedangkan dalam hatinya ia begitu sedih melihat Bhinneka dianiaya oleh Friska
" mudah sekali kamu meminta,dan sayang sekali aku tidak suka berbelas kasih" ucap Friska , tak berselang lama ia langsung mengarahkan pisau ke leher Bhinneka serta menjambak rambutnya
" kamu ingin gadis ini selamat ok aku akan kasih kamu satu kesempatan tanda tangani kertas itu terlebih dahulu" Friska menunjukan kertas yang dibawa preman disebelah kiri Yusuf,Yusuf pun mencoba membaca tulisan yang ada di atas kertas itu
" kamu gila Friska,jika semua ini kamu lakukan hanya untuk mendapatkan hartaku maka ambilah semuanya" teriak Yusuf ketegangan terasa
" letakkan pisau itu dan menyerahlah kalian semua" ucap Galang sambil menodongkan pistol ke arah Friska dan anak buahnya
" siapa kamu ada urusan apa kau datang kemari" ucap Friska dengan masih menjadikan keselamatan Bhinneka sebuah ancaman
dengan perlahan Galang tetap berjalan dia sedikit memberi kode pada anak buahnya dalam hitungan detik ketiga anak buah Friska berhasil dilumpuhkan hanya dengan sekali tembakan,sedangkan Friska yang melihat kejadian itu lebih mendekatkan pisaunya ke leher Bhinneka
" letak kan pistol itu atau gadis ini benar benar akan aku bunuh" teriak Friska ,namun Galang masih tetap berjalan mendekatinya,Yusuf langsung berdiri setelah ikatannya dilepaskan oleh anak buah Galang
" Friska,,,lepaskan Bhinneka," acam Yusuf
" semakin kalian mendekat semakin cepat gadis ini bertemu tuhan" sekali lagi Friska mengancam
" tenanglah Yusuf " ucap Galang meyakinkan Yusuf jika ia bisa menyelamatkan Bhinneka dan Yusuf pun terdiam dalam hati ia mengucap doa " ya Allah lindungilah Bhinneka,"
__ADS_1
dengan cepat kilat suara tembakan terdengar sebuah peluru meluncur ke arah Friska namun hanya melewatinya,dengan rasa ketakutan Friska sepontan melepaskan pisau dari genggamannya,di saat itulah anak buah Galang langsung melumpuhkan Friska sedangkan Bhinneka langsung di dekati Yusuf yang secepat kilat melepas ikatan pada tangan dan kaki gadis yang ia cintai itu
" sekarang kamu aman,maafkan aku karena aku kamu jadi begini" ucap Yusuf dengan menatap Bhinneka penuh rasa bersalah,namun Bhinneka hanya terdiam seakan kesadaraannya menghilang tak bersepang lama ia pun jatuh pingsan Yusuf tanpa bertele-tele langsung membopong badan Bhinneka keluar gudang dan membawanya ke rumah sakit dengan mobilnya
sedangkan Friska dan ke tiga anak buahnya langsung dibawa ke kantor polisi oleh anak buah Galang agar segera di adili setelah diobati,Galang yang sudah duduk didalam mobilnya melakukan panggilan
" assallammualaikum,permintaan yang kau inginkan sudah ku atasi sekarang putramu dan gadisnya mungkin sudah tiba dirumah sakit" ucap Galang
" waalaikummus salam,yang bener kamu,,ok makasih kalau gitu aku kan menyusul mereka" tanpa pikir panjang lagi ayah Andi segera keluar namun saat di pintu depan ia dihalangi oleh bunda Rika fan putrinya Syifa
" ayah mau kemana dan kenapa muka ayah begitu cemas" tanya Syifa
" adikmu dirumah sakit" ucap ayah Andi yang membuat bunda Rika terkejut hingga tanpa ia sadari semua kantong belanja yang ada ditangannya terjatuh
" Yusuf kenapa yah,apa yang terjadi dengan anak kita" tanya bunda Rika dengan wajah ketakutan
" ceritanya panjang jika kamu mau ikut ayo segera kesana dan kamu Syifa dirumah saja" jawab ayah Andi yang sudah tak bisa menunggu dan akhirnya bunda Rika mengikuti langkah suaminya itu mereka berdua menuju rumah sakit dengan mengendarai mobil hitam
Syifa yang masih berada di depan pintu pun kebingungan namun ia hanya bisa berdoa memohon kepada Allah agar adiknya itu diberi keselamatan
_________
***maaf jika nunggu lama up nya karna baru ada tugas ubudiah di desa
maaf juga kalau masih banyak typo
trimakasih sudah berkenan membaca,mendukung novel saya
tetap ikuti jalan ceritanya ya
salam warga +62***
__ADS_1