Mencari Tulang Rusukku

Mencari Tulang Rusukku
apakah itu dia


__ADS_3

Keramaian nampak terlihat di dalam mall, begitu banyak orang berlalu lalang mungkin karena hari itu adalah akhir pekan


Terlihat Bhinneka tengah berjalan sambil mendorong stroller yang dikendarai Dilara, tak lupa bi Sumi ada disamping nya


" baiknya hadiah apa ya bi, aku kok jadi bingung ya " ucap Bhinneka


" apa ya, bibi juga nggak begitu mudeng " jawab bi Sumi


" kalau mainan cocok nggak ya bi. " tanya Bhinneka


" bagus juga, mainannya yang model merakit-rakit gitu aja , kayak punya non Dilara itu lho. "


Jawaban bi Sumi ditanggapi dengan positif oleh Bhinneka akhirnya mereka berjalan mendekati toko mainan yang berada di lantai dua mall tersebut, setelah beberapa menit akhirnya sebuah permainan terbeli setelah melakukan pembayaran dan hendak keluar tiba-tiba Dilara merengek minta dibelikan sebuah boneka berbentuk jerapah yang terpajang dia etalase, Bhinneka pun meminta bi Sumi untuk mengambil boneka tersebut, setelah melakukan pembayaran yang kedua kalinya, mereka bergegas berjalan menuju basement tempat mobil terparkir


Perjalanan pulang pun dilalui dengan perlahan, saat mobil yang ditumpangi Bhinneka melewati ruko-ruko, ia meminta pak Sukijo sang supir untuk berhenti terlebih dahulu di depan sebuah toko roti langganan nya


Sesampainya di depan toko Bhinneka pun turun dari mobil, melihat Dilara yang sedang tidur ia pun meminta bi Sumi untuk menjaganya,


Bhinneka pun melangkah masuk kedalam toko,saat ia sedang melihat roti dan kue yang terpajang tiba-tiba salah seorang pelayan mendekatinya mengajak berbincang sambil menawarkan beberapa roti yang tengah hits di toko tersebut, Bhinneka pun berfikir sejenak dan menerima tawaran sang pelayan untuk mencicipinya karena menyukai roti tersebut akhirnya ia memesan tak hanya satu, saat ia hendak keluar toko matanya sedikit melirik mobil berwarna hitam yang sedang masuk kedalam area parkir,


Dalam hati ia merasa mengenal pemilik mobil tersebut namun ia mencoba menepiskan perasaan tersebut dan ia pun melangkahkan kakinya kearah mobil merah miliknya, setelah selesai menata roti yang ia beli akhirnya mobil merah tersebut melanjutkan perjalanan menuju rumah sang pemilik


" kenapa tiba-tiba aku mengingat dia, " gumam Bhinneka dalam hati, lamunannya tersebut seketika dibuyarkan oleh suara bi Sumi yang memberitahukan bahwa mereka telah sampai dirumah, Bhinneka yang tersadar langsung keluar sambil menggendong sang putri yang masih tertidur, sedangkan barang belanjaan ia pasrahkan kepada bi Sumi dan pak Sukijo untuk di bawa masuk


Tak terasa malam telah datang Yusuf pun sudah pulang sekarang ia tengah membereskan beberapa berkas kerjaan yang ia bawa pulang, Bhinneka yang baru masuk ke ruang kerja suaminya mencoba menegur sang suami dengan pelan


" abi masih banyak kerjaannya, kok sampai dibawa pulang" ucap Bhinneka


" eh umi, iya ini ada proyek baru jadi abi harus meneliti berkas-berkas nya dulu sebelum menandatangani, oh ya tadi gimana hadiahnya sudah dapat " tanya Yusuf


" alhamdulillah sudah dapat, itu juga sudah di bungkus rapi, besuk tinggal dibawa saja " jawab Bhinneka


" oh ya syukur lah kalau begitu, maaf ya abi nggak bisa nemenin tadi. " ucap Yusuf sambil memeluk pinggang sang istri yang berdiri disamping badannya


" iya nggak apa-apa kok bi, lagian abi juga ngurus kerjaan kan ya sudah yuk tidur dah malam ini nanti umi pijitin biar capeknya hilang " ajakan Bhinneka ditanggapi dengan nada genit oleh Yusuf

__ADS_1


" pijatannya ada bonusnya nggak"


" ih abi ngrayu aja " tanggapan sang istri itu membuat Yusuf tertawa


Di waktu yang bersamaan terlihat Aji duduk termenung sambil menatap langit lewat jendela kamarnya, ia sedaritadi kepikiran oleh sosok perempuan berhijab merah muda yang ia lihat saat memarkirkan mobil ditoko milik sepupunya


" andaikan itu dia, apakah aku siap menyapanya, ya Allah berilah hamba petunjuk yang terbaik " doa sederhana terucap dalam hatinya


KEDIAMAN DIKA & INDI


Pagi hari telah menyapa terlihat beberapa orang lalu lalang mempersiapkan acara tedak siten yang akan berlangsung di rumah tersebut, dari mulai menata meja untuk hidangan, mempersiapkan atribut yang diperlukan dalam acara, bahkan bingkisan yang akan diberikan kepada para tamu undangan


" mami nggak ada yang kelupaan kan. " tanya Dika


" alhamdulillah nggak ada papi, tadi mama ama mom udah ngecek semuanya kok kita tinggal nunggu para tamu hadir katanya. " jawab Indi


" lho Ikbal mana, "Dika mencari keberadaan sang putra


" baru diajak main kakek ma grandpa nya " jelas Indi


" kalau gitu aku mandi dulu ya, " ucap Dika


Waktu menunjukkan acara akan segera dimulai para tamu undangan pun satu persatu sudah duduk di karpet yang telah digelar,


" selamat siang, " ucap seorang tamu dengan penuh semangat


" eh Lintang ayo sini masuk, tambah cantik saja kamu, tante sampai pangling lho " ucap mama nya Indi yang langsung di sambung mom nya Dika


" anak ma suami mu mana kok nggak diajak "


" maaf tante-tante ku yang manis, sepupu nya Immanuel sedang melangsungkan acara ulang tahun anaknya jadi Hugo dia ajak kesana, ya hitung-hitung biar bisa hadir disemua undangan gitu kado dibagi-bagi" jelas Lintang


Akhirnya ia di persilahkan duduk setelah memeluk sang pemilik acara yaitu Indi dan Dika, meski mereka bertiga sudah menjadi orang tua namun kebersamaan dan jalinan pertemanan yang seperti saudara ini masih tetap mereka jaga


Tak berselang lama seketika mata para tamu undangan terutama para wanita bersama menatap kearah pintu masuk, diiringi suara kekaguman terdengar ditelinga Lintang karena merasa penasaran ia pun mencoba mencari tau siapa yang datang hingga bisa membuat kehebohan seperti itu,

__ADS_1


Ternyata kehebohan itu disebabkan kehadiran seorang artis yang tengah naik daun yang tak lain adalah sang sepupu Samuel, setelah menyapa pemilik rumah dan bersalaman dengan beberapa tamu, Samuel pun akhirnya duduk disamping Lintang


" bikin heboh aja, kamu nggak dateng bawa paparazi kan " celetukan Lintang membuat Samuel sedikit jengkel


" tuh mulut langsung nyamber aja kayak petir, tanyain kabar dulu kek, gue aduin ke suami loe entar biar dimarahin " Samuel mencoba menakuti sang saudara


Namun sebelum perang itu berlanjut seketika suara salam menghentikan mereka


" assalamu'alaikum, kalian ini nggak dulu nggak sekarang tiap ketemu bawaannya mau perang mulu. " ucap Bhinneka


" eh Wa'alaikumussalam, Bhinneka kapan dateng sampai nggak sadar aku ada kamu, " jawab Lintang


" makanya jangan marah melulu " Bhinneka pun akhirnya duduk disamping Lintang dengan memangku sang putri


" aduh tambah ngegemesin aja kamu nak, sini tante pangku, " ucap Lintang sambil menatap Dilara,


Seketika Dilara berdiri lalu berjalan perlahan mendekat kearah Lintang namun saat ia hendak dipeluk langkah kakinya tak berhenti di Lintang namun mendekati Samuel, Samuel pun mencoba mengejek Lintang


" tuh anak kecil aja tau yang mana malaikat yang mana iblis "


" idih kok Dilara gitu sih, pasti karena nggak ada Hugo nih " Lintang mencoba menepis ejekan Samuel


Bhinneka yang melihat tingkah lugu anaknya hanya bisa tersenyum, acara pun berlangsung dengan sempurna, akhirnya sesi makan-makan pun tiba, para hadirin pun menikmati hidangan yang disajikan tak terkecuali sahabat sang punya acara yaitu, Lintang Samuel dan Bhinneka


" lho Bhin, kak Yusuf mana, sepertinya pamit kekamar mandi nya dah lama kok nggak balik-balik " tanya Lintang sambil menikmati kue yang ada di tangannya


" oh itu dia sedang bersenda gurau dengan kakek ma grandpa nya Ikbal mungkin baru ngomongin masalah kerjaan " jawab Bhinneka mencoba menjelaskan


" oh ya Samuel tadi mana ya, katanya mau foto ama Dilara" Bhinneka memcoba mencari keberadaan sang artis


" mungkin sedang di ajakin foto ma fans nya " jawab Lintang


Akhirnya mereka berdua pun melanjutkan menikmati hidangan, tak lupa Bhinneka juga sesekali menyuapi sang putri, tiba-tiba suara Dika menghentikan mereka berdua


" lho Aji mana katanya tadi mau nyapa kalian "

__ADS_1


Ucapan Dika tersebut membuat Bhinneka sedikit terkejut, Lintang yang memahami langsung bersuara


" emang dia dateng, tapi dari tadi kita nggak ketemu tuh "


__ADS_2