
HALU KAFE
Terimalah lagu ini dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu
lagu mesra yang dinyanyikan oleh Aji seakan menghipnotis para pengunjung tak terkecuali Bhinneka yang sedari tadi duduk di salah satu kursi tak jauh dari panggung mini di kafe itu, Lintang yang menemani Bhinneka sedikit merasa kasiahan melihat Aji yang selama ini memendam perasaannya hanya agar wanita yang di sayanginya bisa bahagia,
" suara loe tuh bagus kenapa nggak ikut audisi pencarian bakat aja siapa tau menang" ungkap Lintang yang menatap Aji duduk dihadapannya setelah memeriahkan kafenya,
" cuman sekedar hobi kok gue nyanyi,eh loe pengantin muda kok nggak honeymoon gitu kayak Dika sama Indi" tanya Aji
" kan nunggu nih ustadzah kita nikah,habis itu gue ma suami langsung berangkat ke jerman" jawab Lintang
" emang sohib beneran " ucap Bhinneka yang langsung memeluk Lintang setelah pembicaraan yang begitu seru Lintang berpamitan setelah di jemput sopir Immanuel,sekarang tinggal Aji dan Bhinneka dengan perlahan Aji ingin mengungkapkan perasaannya namun belum sempat Aji berucap Bhinneka yang bersuara duluan
" oh ya Aji ini buku-buku mu gue balikin maaf ya kelamaan minjemnya" ucap Bhinneka sambil menyerahkan beberapa buku bertema agama
" wah gue aja lupa kalau loe minjem buku" balas Aji
" gue paling suka ceritanya abu nawas,lucu tapi penuh makna gitu" jelas Bhinneka
__ADS_1
" oh iya emang bener gue juga awalnya sedikit kurang suka dengan beberapa cerita nya tapi jika kita memahami perlahan pasti jadi tertawa dan nambah ilmu juga" Aji menaggapi
canda tawa itu masih berlangsung terdengar nada panggilan dari handphone Bhinneka dan ia pun segera menerima panggilam itu
" assallammualaikum bunda" ucap Bhinneka menyapa
" wa'alaikummus salam,Bhinn besuk kita jadi lho fitting bajunya, berangkat pagi ya biar nggak kesiangan juga waktu milih perhiasannya" ucap bunda Rika
" iya bunda ,Bhinneka ngikut saja" ucap Bhinneka
" Indi nanti malam bakal pulang jadi besuk kamu bisa ajak dia buat nemenin" jelas bunda Rika
" oh gitu baik bunda nanti Bhinneka coba hubungi Indi" ucap Bhinneka
" ya udah kamu sekarang dimana,kalau main jangan malam-malam ya,,nggak baik buat kesehatan apalagi bentar lagi kamu akan nikah" ucap bunda dengan nada kasih sayang seorang ibu, dalam lubuk hati Bhinneka ia begitu merasa bahagia
" iya bun sebentar lagi aku pulang kok,assallammualaikum" ucap Bhinneka menciba menenangkan bunda Rika yang sedikit khawatir sedangkan Aji yang menyaksikan hanya bisa terdiam,Bhinneka pun lalu pamit pulang karena sipir yang disuruh Yusuf sudah datang menjemputnya,dengan senyum Aji mengatar kepergian Bhinneka
persiapan
bunda Rika dan Indi terlihat sibuk memilih apanyang akan Bhinneka kenakan saat hari pernikahan besuk dari mulai baju,hijab hingga alas kaki sedangkan Bhinneka hanya duduk terheran melihat tingkah mertua dan sahabatnya
" Bhinn kamu mau hijabnya menutup dada atau yang di model sanggul gitu" tanya bunda Rika namun belum sempat Bhinnrka menjawab Indi sudah menerobos
" ya yang nutup dada dong tante,kan tante sudah pesen mahkota berhias permata buat hiasan di kepala"
" oh iya tante sampai lupa,ok kalau gitu alas kaki nya mau yang model stiletto,kitten heels,t-straps,wedges,flatshoes atau high heels" tanya bunda Rika
__ADS_1
" emmm aku milih yang model flatshoes aja bun," jawab Bhinnekka
" haduh jadi keinget kemaren gara-gara gue pakai high heels kelamaan nih tumit jadi sakit" keluh Indi
setelah pemilihan selesai mereka bertiga pun pergi menuju toko perhiasan,,setelah sampai bunda Rika menyuruh salah satu karyawan untuk mengeluarkan mahkota berhias permata pesanannya yang sangat indah dan tak kalah bagusnya dengan mahkota yang dipakai putri indonesia,,Indi yang melihat berbagai macam perhiasan yang akan di kenakan Bhinneka merasa takjub,ia pun ikut bersyukur dalam hati melihat temannya bahagia
tak terasa senja mulai menyapa,bunda Rika mengantarkan calon menantunya itu pulang sedangkan Indi sudah kabur dari tadi setelah dijemput suaminya Dika,,sebelum Bhinneka keluar bunda Rika mengajaknya berbincang
" kamu sekarang nggak usah mikirin masalah apa-apa semua sudah diurus bunda dan tim wo,jadi kamu sekarang istirahat aja dan jaga kesehatan ok" ucap bunda Rika
" baik bunda kalau gitu Bhinneka turun ya,assallammualaikum" ucap Bhinneka lalu mencium punggung tangan bunda
" waalaikummussalam" jawab bunda Rika setelah Bhinneka turun bunda Rika pun menyuruh sopirnya untuk melajukan mobil
senja pergi berganti malam yang datang,terlihat waktu menunjukkan pukul delapan malam Bhinneka yang telah selesai menjalankan sholat isya pun bergegas beristirahat,kala Bhinneka duduk di atas ranjang suara handphone terdengar,
" assallammualaikum kak" ucap Bhinneka
" waalaikummus salam,kamu sudah mau tidur" tanya kak Yusuf
" iya kak,kakak sendiri" jawab Bhinneka
" aku baru pulang dari kantor ,oh ya gimana tadi katanya kamu belanja sama bunda dan Indi" ucap Yusuf
" kalau lembur jangan sampai lupa makan lho kak biar nggak sakit,nanti kalau mau mandi jangan lupa pakai air hangat,tadi seru kok ya walaupun sedikit capek" ucap Bhinneka membuat hati Yusuf bahagia karena mendapat perhatian
" makasih udah di ingetin aku jadi nggak sabar cepet nikah sama kamu biar ada yang ngurusin gini,ya udah kalau kamu capek istirahat aja,pernikahan kita tinggal 5 hari lagi jaga juga kesehatanmu" ucap Yusuf
__ADS_1
" ok kalau gitu met malem kak" ucap Bhinneka dan panggilan itu pun berakhir setelah ia mengucap salam