
Saat melihat ponselnya Dirga langsung terpaku, hingga membuat mereka semua heran terhadap Dirga.
" Ada apa Mas, kenapa seperti serius sekali ?" tanya Naya yang juga di anggukan yang lainnya karena semuanya memang sedang memperhatikan Dirga.
" Ini lihatlah... " sahut Dirga yang langsung menyerahkan ponselnya pada mereka semua.
Dengan sigap Naya langsung menyambut ponsel itu, dan Nadiya serta kedua cucu kembarnya langsung ikut melihat apa yang ada di dalam ponsel Dirga sehingga membuat Dirga hanya diam saja.
Ketika mereka semua melihat Vidio yang ada di ponsel Dirga itu seketika Naya juga ikut terpaku begitu juga dengan anak kembarnya.
" Kurang ajar, siapa dia yang berani menghajar cucu ku, ini tidak bisa di biarkan. " kata Nadiya yang langsung menghentikan melihat itu dan langsung mengambil ponselnya.
" Hallo, cepat cari keberadaan cucu sulung saya, saya mau secepatnya kalian menemukan dimana keberadaannya, dan selidiki juga orang yang sudah berani menghajar cucuku, kalian mengerti... " kata Nadiya yang langsung bertindak tanpa menunggu apa - apa lagi.
" Siapa dia, kenapa Flo bisa merurusan dengan orang itu " gumam Naya yang kembali mengembalikan ponsel Dirga.
" Sepertinya orang yang di lawan kak Flo juga kuat dan kelihatan sekali kalau orang itu juga mahir ilmu bela diri, buktinya bisa mengimbangi dan melawan kak Flo dan temannya itu " kata Denis juga yang juga di anggukan Dito.
__ADS_1
" Ini tidak bisa di biarkan, sekarang juga papah akan pergi ke sana, papah pamit " kata Dirga yang langsung beranjak dari duduknya bersiap akan pergi.
" Aku ikut Mas... Adek berdua bunda sama papah tinggal dulu ya, kami harus bantu kak Flo " kata Naya yang juga berdiri bersiap untuk pergi.
" Mommy Juga ikut, kalian baik - baik di rumah ya sayang " kata Nadiya juga yang langsung berdiri mengikuti anak dan menantunya.
" Iya kami di rumah saja, cepat bantu kak Flo " kata Dito dan Denise bersamaan.
" Iya sayang, kami pergi dulu " kata Dirga lagi yang langsung keluar di susul Naya dan Mommy Nadiya yang bergegas menuju mobil mereka.
Tanpa menunggu lama lagi, mereka langsung tancap gas. Tidak lupa Dirga menghidupkan JPS ponsel melacak keberadaan putrinya melalui ponsel putrinya.
**********
Di tempat lain, tempat di sebuah ruangan kosong di dalam salah satu kamar di rumah Nisa, saat ini ketiga anak muda sudah babak belur tak berdaya terikat di sebuah Kursi dengan masih tak sadarkan diri.
Tapi tidak berapa lama, akhirnya Nisa sadar lebih dulu dan membuka matanya perlahan.
__ADS_1
" Eeeggghh... shiiiith... di dimana ini shiiiith... " gumam Nisa sambil menjerit merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
Dengan perlahan Nisa mengedarkan pandangannya mengitari ruangan itu dan bertapa terkejutnya ia saat menyadari dirinya yang sudah terikat di kursi dan yang lebih terkejut lagi, melihat kedua temannya juga dalam kondisi yang sama.
" FLO, kak Sean bangun, Flo bangun Flo kak Sean bangun... " panggil Nisa yang begitu sangat khawatir pada kedua temannya itu.
Nisa terus memanggil, dan berharap kedua temannya itu bangun, setelah cukup lama memanggil akhirnya mereka berdua sadar dan membuka mata mereka dengan perlahan.
" Eeeggghh... Dimana ini, apa yang sudah terjadi... " kata Flo yang mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan itu dan menyadari kalau dirinya juga terikat di kursi sama dengan kedua temannya.
" Eeeggghh... Shiiiith... haah... sepertinya kita sudah di tangkap " kata Sean yang melihat keadaan dirinya dan juga kedua temannya.
" Maafkan aku Flo kak Sean, gara - gara aku kalian juga merasakan seperti ini, maaf... " kata Nisa sambil menunduk dengan mata yang sudah berkaca-kaca karena merasa sangat bersalah dengan keadaan kedua temannya sekarang.
" Kamu tidak usah minta maaf Nis, kita ini teman, apapun yang terjadi kita akan hadapi bersama. " kata Flo yang tidak mempermasalahkannya.
" Benar, biar bagaimanapun kami tidak bisa membiarkan kamu seperti ini sendiri, meskipun pada akhirnya kita jadi seperti ini, tapi kalian tidak perlu khawatir, karena tidak lama lagi pertolongan juga akan datang " kata Sean juga dan itu sungguh membuat Flo dan Nisa sangat terkejut.
__ADS_1
" Maksud kak Sean apa... ?" tanya Flo dan Nisa bersamaan.
" Tadi... " Sean menghentikan ucapannya ketika pintu ruangan itu terbuka dan masuklah seseorang yang sudah membuat mereka bertiga seperti ini.