Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 59


__ADS_3

Sedangkan Evan ikut pembahasan antara para orang tua sehingga tidak butuh waktu lama semuanya sudah di sepakati, dan keputusan mereka membuat Nisa sangat terkejut dan tidak tahu harus berkata apa.


Dan keputusan yang mereka tetapkan adalah pernikahan Evan dan Nisa akan di selenggarakan dua Minggu dari sekarang, dan kedua belah pihak pun sudah menyetujuinya, kecuali Nisa yang masih sangat terkejut mendengarnya.


" Kenapa secepat itu mas Evan ?" tanya Nisa yang menatap mereka semua.


" Tidak apa-apa Nak, karena akan di selenggarakan bersama dengan pernikahan Flo dan tunangannya " bukannya Evan tapi Dirga langsung yang menjawabnya.


" APA, jadi kamu juga mau menikah secepat itu Flo ?" tanya Nisa sambil menatap ke arah Flo dan keluarganya.


" Aku juga tidak tahu Nisa, Papah sama Bunda belum memberitahukan hal ini dengan ku. " jawab Flo yang juga tidak menyangka dengan keputusan para orang tua.


Apalagi ini keluarga dari pihak tunangan Flo tidak ada di situ, bagaimana bisa orang tuanya menentukan secara sepihak.


" Kami sudah membicarakan hal ini dengan keluarga calon suamimu Flo, dan mereka juga sudah menyetujuinya. Jadi sekarang karena Nisa juga sama, jadi sekalian kami bahas dan sekalian saja semuanya kita laksanakan secara bersamaan " kata Dirga yang juga di anggukan Naya dan Nadiya.

__ADS_1


Mendengar itu Flo dan Nisa langsung melongo mendengar keputusan para orang tua yang menentukan seenaknya saja, tanpa memikirkan kesiapan dari kedua gadis remaja itu.


Setelah pembahasan dan acara lamaran berjalan dengan lancar, keluar Evan pun pamit undur diri pada keluarga Dirga.


Setelah tamu mereka sudah pulang, Dirga Naya dan Nadiya langsung ke kamar mereka masing-masing.


Dan hanya tersisa Flo dan Nisa yang masih ada di ruang keluarga, dan mereka berdua masih belum beranjak dari tempat duduknya karena masih sangat terkejut dan syok dengan keputusan secara mendadak tadi.


" Jadi sebentar lagi kita akan menjadi seorang istri Flo ?" kata Nisa sambil memikirkan kedepannya kehidupannya.


" Sama Flo, aku juga rasanya sangat tidak percaya, padahal ku kira, kami akan bertunangan setahun sampai dua tahun, tapi tidak ku sangka semuanya hanya hitungan hari saja " kata Nisa juga.


" Aku juga berpikiran sama dengan mu, dan sekarang mau bagaimana lagi, mau membantah pun percuma karena semua sudah di tetapkan dan di putuskan oleh mereka semua, dan kita tidak di beri kesempatan untuk mengutarakan pendapat " kata Flo juga.


" Ya sudah lah mau bagaimana lagi Flo, oh ya kamu masih hutang penjelasan dengan ku Flo, katakan padaku siapa pria yang sudah menjadi tunangan mu, kenapa kamu tidak mengabari dan memberitahuku sebelumnya hah ?" tanya Nisa yang mengubah ekspresi datar menjadi tatapan intimidasi pada Flo.

__ADS_1


FLO yang di tatap seperti itu memutar bola matanya malas.


" Bukannya tidak memberitahu mu Nis, tapi belum, aku belum sempat memberitahumu soalnya hal ini juga mendadak, dan baru kemarin kami bertunangan, jadi aku belum sempat memberitahumu " jawab Flo yang memang begitu adanya.


Mendengar penjelasan Flo Nisa pun mengerti dan tidak menyangka kalau semuanya juga terjadi begitu mendadak.


" Oke baiklah aku mengerti, sekarang cepat katakan siapa pria beruntung yang menjadi tunangan mu itu sekarang Flo ?" tanya Nisa yang sudah sangat penasaran sedari kemarin setelah Nisa mengetahuinya.


" Haaah siapa lagi, kamu bahkan tahu sendiri kan siapa orang yang dengan terang - terangan mendekatiku dari dulu, bahkan dia tidak perduli dengan hubungan kita seperti apa " kata Flo lagi.


Mendengar itu kening Nisa mengkerut menebak yang di maksud Flo.


" Apa maksudmu pria itu adalah kak Sean, sahabat kita yang paling tampan karena hanya dia satu - satunya sahabat lelaki kita " kata Nisa sambil melongo mengatakan itu.


" Hmm... siapa lagi, tapi jujur aku juga menaruh perasaan padanya, karena tulusnya seluruh perhatian yang ia berikan padaku sejak dulu sampai sekarang, jadi membuat hati ini tidak ada penolakan sedikitpun Nis, " Sahut Flo yang mengingatkan kembali semua perhatian yang di tunjukkan Sean secara terang-terangan padanya dan itu langsung membuat Flo tersenyum sendiri mengingatnya.

__ADS_1


Nisa yang mendengar itu mengangguk, karena Nisa sudah tidak kaget lagi kalau Sean lah yang melamar Flo, karena Nisa juga tahu bagaimana perasaan Sean pada Flo jadi ia sudah bisa menebak sebelumnya, hanya saja untuk meyakinkan lagi Nisa pun bertanya langsung pada Flo biar tidak salah, dan ternyata benar adanya.


__ADS_2