Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 20


__ADS_3

Pada saat mereka masih berusaha melepaskan diri dari ikatan itu, tiba-tiba...


BRAAKH... BRAAKH...


Suara gebrakan pintu terdengar keras dari luar dan itu membuat mereka bertiga begitu sangat terkejut.


" Ada apa apa yang sudah terjadi...?" tanya Flo yang juga di anggukan Nisa.


" Mungkin mereka sudah datang. " kata Sean dengan santainya.


" Apa maksud kak Sean, siapa mereka yang kak Sean maksud ?" tanya Flo yang begitu bingung.


" Mereka adalah... " perkataan Sean terhenti ketika terdengar suara keras yang memanggil pemilik rumah keluar.


Sedangkan di luar ruangan tempat itu sekarang sudah berantakan karena kedatangan beberapa orang.


" Siapa kalian Kenapa masuk rumah orang sembarang, dasar tidak tahu diri, ku tuntut kalian semua pergi dari sini sekarang " kata ibu tiri Nisa yang begitu terkejut kedatangan tamu tak diundang secara tiba-tiba dan itu langsung membuatnya sangat kesal.


" Anda yang akan kami tuntut, sekarang cepat katakan dimana anda sekap anak kami HAH... " kata Dirga dengan nada kesalnya.


" Apa mungkin mereka adalah orang tua dari anak ingusan tidak tahu diri itu, hmm... cari mati mereka " kata ibu tiri Nisa dalam hati.

__ADS_1


" Saya tidak mengerti dengan apa yang kalian maksud, dan saya tidak melakukan seperti yang anda tuduhkan. Jadi keluar dari rumah saya sekarang.... " kata ibu tiri Nisa dengan kesalnya.


" Tidak usah berpura-pura lagi, cepat lepaskan anak kami, kalau tidak jangan salahkan kami kalau setelah ini kamu akan langsung di bawa ke penjara. " kata Nadiya yang sudah sangat geram dengan pemilik rumah ini.


" Hmm... Berani juga kamu mengatakan itu, tapi sebelum itu terjadi, kalian semua yang akan ku kirim ke neraka karena sudah berani masuk dalam kandang singa hmm... " kata ibu tiri Nisa dengan tatapan yang sangat tajam pada mereka semua.


Yah yang baru masuk itu adalah Dirga, Naya dan Nadiya mereka sampai lebih dulu dan langsung menemukan keberadaan tempat itu melalui JPS ponsel Flo, dan sekarang mereka bertiga sudah berhadapan langsung dengan pemilik rumah yang aslinya adalah rumah Nisa.


" Jangankan kandang singa, kandang macan saja akan ku hancurkan, sudahlah tidak usah banyak bicara cepat lepaskan anak kami, kalau tidak kau rasakan sendiri akibatnya " kata Naya yang juga tak kalah tajamnya menatap ibu tiri Nisa itu.


" HM... kalian pikir aku takut, rasakan ini... hiiiaaaa... " kata ibu tiri Nisa itu yang langsung menyerang Naya terlebih dahulu.


Tidak tinggal diam, Naya langsung menangkis serangan mendadak dari pemilik rumah itu.


Mereka berdua bertarung, dengan sangat mahir dan handalnya perkelahian mereka berdua seimbang.


Melihat itu Dirga tidak tinggal diam, ia langsung mencari putrinya di seluruh ruangan yang ada di rumah itu.


Sedangkan Nadiya terus melihat perkelahian antar putrinya dan wanita yang sudah menyerang cucunya itu.


Di ruangan itu mereka bertiga langsung terkejut ketika melihat Dirga berhasil menemukan mereka.

__ADS_1


" Sayang, kamu tidak apa-apa nak, Sean, nak Nisa. " kata Dirga yang langsung menghampiri mereka bertiga yang masih terikat di kursi.


" Papah, papah datang, tolong bantu Flo Pah " kata Flo yang sangat bahagia melihat papahnya datang menyelamatkannya.


" Om Dirga, syukurlah om cepat datang " kata Sean juga yang tak kalah leganya bantuan sudah datang.


Sedangkan Nisa hanya diam saja ia masih terkejut tapi juga sangat senang ada yang menyelamatkan mereka.


" Kalian bertiga baik - baik saja, maaf kami sedikit terlambat, karena baru saja mengetahuinya. Apa kamu yang mengirimkan Vidio itu Nak ?" kata Dirga sambil melepaskan ikatan mereka bertiga.


" Benar Om, hanya itu yang dapat Sean lakukan di saat seperti itu. " sahut Sean.


" Bagus, kamu bisa di andalkan, terimakasih Nak " kata Dirga yang bangga dengan putra asisten pribadinya itu.


Sean hanya mengangguk, sedangkan Flo dan Nisa hanya diam saja mendengarkan.


Setelah mereka terlepas mereka langsung keluar dari ruangan itu.


" Papah sama siapa kesini " tanya Flo yang mengikuti ayahnya dari belakang.


" Sama Bunda dan omah mu, sedangkan yang lainnya masih dalam perjalanan bersama polisi. " sahut Dirga.

__ADS_1


" Lalu... " perkataan Flo terhenti ketika mereka sampai di ruang keluarga dan disana masih bertarung antara Naya dan ibu tiri Nisa itu.


Mereka semua menyaksikan perkelahian itu, dan ibu tiri Nisa begitu sangat terkejut melihat anak - anak yang di sandranya sudah bebas.


__ADS_2