
Sementara Flo dan Sean menunggu, Nisa juga sedang menguatkan hatinya untuk bertemu orang yang sudah berjasa dalam hidupnya dan sekaligus telah menjadi sahabat serta saudara angkatnya sekarang.
" Huuuh... Ya tuhan, maafkan aku, buanglah semua pemikiran buruk yang ada dalam hatiku ini, ijinkan aku membalas semua jasa dan kebaikan Flo dengan cara tidak menyakiti hatinya ya tuhan... " Gumam Nisa sambil menguatkan hatinya.
" Ingat Nisa, karena Flo lah kamu bisa hidup sampai sekarang, dan karena dia juga lah kau bisa sampai di tempat ini, ikhlaskan semuanya Nisa, jangan pernah sakiti hatinya, huuuh... aku pasti bisa " kata Nisa lagi yang menyadari kekeliruannya.
Lalu dengan semangatnya dan dengan segenap jiwa raganya Nisa menguatkan hatinya untuk membuang dan mengubur semua perasaan iri yang ada dalam hati dan pikirannya.
Setelah itu, karena Nisa bisa menguasai hati dan pikirannya akhirnya senyum indah Nisa terbit lagi di wajahnya, kali ini tanpa terpaksa dan tulus dari hatinya.
Dengan langkah ringan dan senyum mengembang Nisa melangkahkan kakinya menuju pulang karena ia berada di taman yang tak jauh dari apartemennya.
Dan baru saja beberapa Nisa melangkah tiba - tiba...
Buukkhh... Aaakkkkhhh... Shiiiith... jerit Nisa sambil mengusap keningnya.
" Maaf nona saya tidak sengaja " kata seseorang yang di tabrak Nisa.
" Tidak apa-apa Mas... shiiiith " sahut Nisa sambil tersenyum karena memang suasana hatinya sudah lega.
__ADS_1
" Sakit ya nona, sekali lagi maafkan saya, saya tidak sengaja, mari saya bantu nona ayo kita duduk di sana " kata orang itu yang kelihatan begitu sangat bersalah melihat Nisa kesakitan.
" Saya tidak apa-apa mas, tidak usah saya mau pulang saja " kata Nisa yang sedikit takut sama orang yang tidak dikenal.
" Tidak nona, Anda jangan khawatir, saya bukan orang jahat, kalau begitu ijinkan saya mengantarkan anda pulang, agar saya tidak merasa bersalah. " kata orang itu lagi sedikit memaksa.
" Haaah... baiklah, karena anda memaksa, kalau begitu antarkan saya pulang saja ya, saya mau pulang. " kata Nisa lagi karena orang yang di hadapannya ini kelihatan sedikit memaksa.
" Baiklah mari nona, saya antar anda pulang " kata orang itu sambil tersenyum karena berkurang rasa bersalahnya.
Lalu mereka berdua melangkah bersama menuju mobil milik orang itu.
" Anda berlebihan, tapi terimakasih " kata Nisa lagi dan di balas anggukan oleh orang itu.
Dalam perjalanan tidak ada percakapan di antara mereka, sampai orang itu berdehem.
" Eehhhmm... Maaf nona, dari tadi kita bicara saya belum tahu siapa nama anda, kalau boleh tahu siapa nama anda ?" kata orang itu sambil menyetir mobilnya.
" Hmm... Tempat tinggal saya di apartemen depan sana, nama saya Nisa, terimakasih tumpangannya " sahut Nisa sambil menyunggingkan senyumnya.
__ADS_1
" Hmm... tidak masalah, nama saya Evan Williams, panggil saja Evan, senang berjumpa dengan Anda Nona " kata Evan juga sambil menyunggingkan senyumnya sama seperti Nisa.
Mendengar itu Nisa pun mengangguk dan tak terasa mereka berdua sampai di depan apartemen Nisa, dan betapa terkejutnya Nisa melihat Flo dan Sean sudah menunggunya di depan sana.
" Terimakasih tumpangannya tuan, saya turun sekarang teman saya sudah menunggu " kata Nisa yang langsung membuka pintu mobil dan langsung keluar dari mobil itu.
" Sama - Sam... Flo, Sean... " kata Evan yang juga sangat terkejut melihat mereka berdua yang di maksud Nisa.
Bergegas Evan juga langsung keluar dari mobilnya menghampiri mereka.
" Kamu tidak apa-apa Nis, apa yang sakit kenapa kamu bisa sampai sakit sekarang ?" kata Flo yang langsung menyerbu dengan berbagai macam pertanyaan Karena begitu sangat khawatir pada sahabatnya itu.
Nisa pun menggeleng sambil tersenyum pada Flo.
" Aku tidak apa-apa Flo, kamu jangan khawatir ya. " sahut Nisa
" Syukurlah... aku sangat khawatir padamu " kata Flo yang langsung memeluk sahabatnya itu dan langsung di balas Nisa dengan setulus hatinya.
Saat sedang berpelukan dengan Nisa tak sengaja mata Flo menangkap seseorang yang berjalan kearah mereka, begitu juga dengan Sean ia juga tak kalah terkejutnya melihat sahabatnya keluar dari mobil orang yang menuju ke arah mereka itu.
__ADS_1