
Setelah meluapkan seluruh perasaannya dengan saling curhat, kedua gadis remaja itu langsung kembali ke kamar untuk beristirahat melepaskan semua penat dalam pikiran mereka.
Sesampainya di kamar, Flo langsung membersihkan dirinya begitu juga Nisa yang melakukan hal yang sama.
***
Tidak terasa hari yang sangat spesial itu sudah tiba, sekarang kedua gadis remaja itu berada di sebuah ruangan dengan orang yang menghiasi mereka masing-masing.
" Wah cucu - cucu Omah cantik - cantik sekali, selamat ya sayang semoga kalian berdua selalu bahagia " kata Nadiya yang menemani kedua gadis itu berhias.
" Terimakasih omah, bunda mana omah, kenapa dari tadi tidak terlihat ?" tanya Flo yang juga di anggukan Nisa.
" Bunda dan papah mu sedang sibuk menerima tamu undangan, karena sebagian besar semua tamu adalah rekan bisnis orang tua kalian, makanya mereka menghadapinya sekarang. " jawab Nadiya
Mendengar itu Flo dan Nisa pun mengangguk, mereka mengerti karena kedua orang tua mereka adalah seorang pembisnis sehingga banyak sekali rekan bisnis yang mereka temuin sekarang.
__ADS_1
Acara pernikahan keduanya begitu sangat meriah karena di laksanakan di sebuah gedung yang sudah di dekorasi dengan begitu indahnya, jadi dapat menampung seluruh tamu undangan.
Dan acara yang di lakukan secara bersamaan itu berjalan dengan lancar sampai selesai, kedua mempelai pengantin sudah berada di atas pelaminan untuk menyambut para tamu yang memberi selamat dan doa restu pada mereka.
Para orang tua mereka juga sangat bahagia dan bergantian memberi selamat dan doa- doa yang terbaik untuk kedua pasang pengantin itu secara bersamaan.
Setelah acara selesai, kedua pasang pengantin langsung beristirahat di kamar masing-masing yang sudah di sediakan oleh pihak gedung yang bersebelahan dengan sebuah hotel mewah yang mereka sewa langsung untuk semuanya.
Dan kedua pengantin itu sudah bahagia dengan pasangan mereka masing-masing.
" Bagaimana para pengantin baru, kalian mau bulan madu kemana ?" tanya Nadiya membuka suara.
" Kami berdua akan kembali ke Jepang omah, dan sekalian bulan madu di sana, karena hanya untuk beberapa hari saja bulan madunya, soalnya Nisa harus kembali kuliah. " kata Nisa yang juga di anggukan suaminya Evan.
" Kalau kita, nanti akan langsung pergi ke Singapure omah, jalan - jalan sekalian bulan madu, sudah lama Flo ingin ke sana tapi tidak ada kesempatan, dan sekarang lah waktu yang tepat, boleh kan kak... " kata Flo sambil melihat ke suaminya.
__ADS_1
" Tentu sayang, kita akan pergi bulan madu di sana sesuai yang kamu inginkan " kata Sean yang senang melihat bertapa antusias istrinya itu.
" Baiklah, kalian sudah memutuskan masing-masing, kami sebagai orang tua akan selalu mendukung kalian " kata Nadiya lagi yang langsung di anggukan mereka semua.
Mereka sarapan dengan bahagianya karena memiliki pasangan masing-masing, dan hanya Nadiya yang tidak memiliki pasangan di situ.
Tapi semua itu tidak mengurangi kebahagiaan yang Nadiya rasakan sekarang, di sini Nadiya lah yang paling bahagia karena melihat kebahagiaan keluarganya.
Tinggal menunggu Dito dan Denise dewasa saja lagi, dan Nadiya juga berharap semoga ia juga dapat menyaksikan cucu kembarnya itu menemukan pasangannya saat dewasa nanti dan menjalani hidup masing-masing dengan pasangannya.
" Ya tuhan... Berikanlah lagi umur panjang agar aku dapat menyaksikan semua cucu - cucuku bahagia dengan pasangan mereka masing-masing ya tuhan... " kata Nadiya dalam hati memanjatkan doa sambil melihat ke arah keluarga besarnya itu yang terlihat sangat bahagia sekali.
Setelah sarapan selesai, mereka langsung kembali ke tempat tujuan masing-masing.
Para orang tua langsung kembali ke rumah mereka, sedangkan para pengantin langsung meluncur menuju ke tempat tujuan yang sudah mereka tentukan tadi.
__ADS_1