Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 27


__ADS_3

Keesokan paginya, seperti biasa kedua gadis remaja itu berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda bersama, sambil bersenandung kecil mereka menelusuri jalan raya menuju sekolah mereka.


Dan baru di pertengahan jalan perjalanan mereka berdua terhenti.


" Astaga siapa mereka... kenapa berdiri di tengah jalan, seperti sengaja menghalangi jalan kita saja " kata Nisa yang begitu sangat terkejut melihat beberapa orang berdiri berjejer di tengah jalan.


" Wah sepertinya mereka memang menunggu dan menghalangi jalan kita Nisa, sebaiknya kita waspada dan kelihatannya mereka orang jahat " kata Flo yang juga berhenti di hadapan mereka.


" Bagaimana ini Flo, sepertinya mereka preman mau begal kita " kata Nisa yang sedikit takut melihat mereka yang berjumlah lima orang bertubuh kekar berdiri di hadapan mereka berdua.


Kelima orang itu tersenyum sinis menatap Flo dan Nisa yang sedang berdiskusi bersama.


" Ya mau bagaimana lagi kita hadapi mereka " kata Flo yang mau tidak mau.


" Tapi aku kan baru belajar Flo, apa mampu ?" tanya Nisa yang ragu dengan kemampuannya.


" Coba saja dulu, praktekan yang di ajarkan Oma kemarin, hitung - hitung latihan sekarang " kata Flo lagi sambil berbisik dengan Nisa.


" Huuh... Baiklah, padahal aku tidak yakin dengan kemampuan ku sekarang, tapi mau bagaimana lagi sepertinya memang harus sekarang. " kata Nisa yang mendesah ragu melihat orang - orang itu.


" Sudah puas berdiskusi nya, cepat turun dan ikut kami sekarang. " kata salah satu dari orang itu.

__ADS_1


" Siapa kalian Kenapa kami harus mengikuti kalian ?" tanya Flo dengan beraninya.


" Kalian tidak perlu tahu siapa kami, yang jelas jangan membantah ikut kami sekarang " kata orang itu dengan nada kerasnya.


" Enak saja, kami tidak punya waktu untuk ikut kalian, kami harus ke sekolah sekarang. " kata Flo dengan tenangnya


" Kurang ajar... sepertinya harus di beri pelajaran kedua perempuan ini. " kata salah satu lelaki itu dan langsung di anggukan temannya.


" Kami tidak takut dengan kalian semua, yang kami takut terlambat datang ke sekolah, maka dari itu minggir kalian semua... menghalangi jalan saja " kata Flo yang perlahan mengayuh sepedanya menuju mereka berlima kemudian di susul Nisa dibelakang.


" Wah berani juga kedua bocah itu, cepat bereskan... Awas... " kata salah satu dari preman ini yang hampir saja di tabrak Flo.


Tanpa menunggu lama lagi Flo dan Nisa langsung menghadap kelima preman itu secara bersamaan.


Buk buk buk perkelahian terus terjadi sampai Nisa sedih kewalahan karena baru pertama berkelahi.


Sedangkan Flo masih santai saja menghadapi mereka, bagi Flo mereka semua tidak ada apa - apanya hanya preman pasar saja.


Tidak jauh dari sana, ada seseorang yang mengepalkan tangannya melihat orang yang ia maksud berani menghadapi orang bayarannya.


tidak butuh waktu lama, kelima preman itu langsung babak belur jatuh tersungkur di bawah kaki Flo dan Nisa bersamaan.

__ADS_1


Sedangkan Nisa meskipun tadi sempat kewalahan, tapi tidak membuatnya takut dan terus berusaha menghadapi mereka dengan kemampuannya.


" Rasakan itu, salah sendiri menghalangi jalan kami huuuh... " Kata Flo dengan kesalnya sambil merapikan penampilannya.


" Am... ampun neng... jangan pukul kami " jerit salah satu preman itu yang sudah tidak berdaya.


Mendengar itu Flo dan Nisa langsung mendekat dan berdiri tepat di hadapan mereka semua.


" Katakan, siapa yang sudah menyuruh kalian, jangan pikirin aku tidak tahu dengan semuanya itu , cepat...." kata Flo sambil menatap tajam.


Awalnya mereka tidak mau buka mulut, setelah Flo mengancam akan membawa mereka semua ke polisi, membuat mereka mau tidak mau mengatakannya.


Mendengar yang di katakan kelima preman itu membuat Flo dan Nisa saling pandang dan bertanya satu sama lain.


" Kau mengenal orang itu Nis ?" tanya Flo sambil menatap bingung pada temannya itu.


" Tidak, tapi aku pernah dengar kalau tidak salah ia sekelas dengan ka Sean, dan kalau tidak salah namanya Helena. " kata Nisa yang memang pernah mendengar.


" Kurang ajar, apa urusannya coba melakukan semua ini pada kita, tidak bisa di biarkan kita langsung labrak saja orang asing itu. " kata Flo yang sangat geram mengatakannya.


" HM... kamu benar Flo, lalu mereka ini bagaimana ?" tanya Nisa

__ADS_1


" Gampang biar orang- orang papah yang mengurusnya... ayo kita lanjutkan lagi, nanti terlambat " ajak Flo yang langsung di anggukan Nisa.


Lalu kedua gadis itu kembali melanjutkan perjalanannya menuju sekolah, dan membiarkan saja kelima preman itu di urus anak buah Dirga.


__ADS_2