
Karena Flo diam saja saat mereka semua berhenti bicara, membuat mereka berempat sangat geram terutama salah satu orang yang tak lain adalah ketua geng itu.
BRAAKH...
Gebrakan meja yang sangat keras membuat semua orang sangat terkejut terutama Flo yang berada di hadapan mereka itu.
" Cepat lakukan kutu buku, kalau kamu tidak mau maka... " perkataan orang itu langsung terhenti ketika tangannya tertahan ketika akan menjambak rambut Flo.
" Apa kau mau membully ku, kalian pikir kalian siapa haaah... Berani seujung kuku saja kalian menyentuh ku, HABIS KALIAN... " kata Flo dengan sorot mata yang tajam sambil menghempaskan kuat tangan orang yang akan menjambaknya tadi.
Mereka semua langsung terkejut melihat reaksi gadis cupu yang mereka kira gadis lemah, dan akan mereka jadikan budak itu ternyata bisa melawan bahkan berbalik mengancam mereka.
" AW shiiiith... " jerit orang yang hendak menjambak dan langsung di tangkis Flo tadi.
Setelah mengatakan itu Flo langsung berdiri meninggalkan mereka berempat yang masih terbengong-bengong keheranan melihat perlawanan Flo.
__ADS_1
Karena bertepatan dengan sudah selesai Flo makan, Flo langsung meninggalkan tempat itu lalu menuju ke ruangannya.
Sedangkan mereka berempat tadi begitu sangat kesal, mereka tidak terima di remehkan oleh orang yang hanya berpenampilan cupu seperti tadi.
" Kurang ajar si kutu buku itu, berani juga dia melawan kita, harus kita beri pelajaran dia biar tahu diri hmm... " kata salah satu orang itu dan langsung di anggukan yang lainnya.
" AW shiiiith... Aku tidak terima di perlakukan seperti ini, balas kutu buku itu dengan jauh lebih parah lagi, kalau perlu patahkan tangannya yang sudah berani menangkis ku tadi " kata orang itu lagi.
Setelah itu mereka berempat yang terdiri dua laki - laki dan dua perempuan yang bernama, Samuel, Gilang, Selin dan Tiara, langsung kembali menuju ke ruangan untuk mencari keberadaan gadis yang mereka sebut kutu buku itu untuk membuat
" Dimana dia, kurang ajar akan ku balas dia " kata Gilang tadi tangannya di hempasan Flo dengan keras sehingga terasa nyeri.
" Kita paksa dia jadi budak kita, kalau tidak jangan biarkan dia kuliah di kampus ini dengan tenang hmm... " kata Samuel dengan geramnya mengatakan itu saat mereka sampai di ruangan dan melihat sekeliling setiap ruangan, dan tidak menemukan keberadaan gadis cupu yang membuat mereka sangat emosi.
" Apa dia bersembunyi, kalau begitu kita buang saja sepedanya biar dia tahu rasa, karena berani membentak kita. " kata Selin yang tak kalah geram dan kesalnya pada Flo karena sudah menyakiti kekasihnya itu.
__ADS_1
" Kamu benar Selin, ayo kita keluar kita beri pelajaran Gadis cupu tidak tahu diri itu " kata Gilang lagi dan langsung di anggukan mereka berempat.
Setelah itu mereka berempat langsung keluar menuju parkiran mencari sepeda Flo untuk memberinya pelajaran.
Sedangkan Flo sebenarnya ia bersembunyi di bawah kursinya karena pulpennya terjatuh dan ketika dia menunduk mengambil pulpen itu mereka datang, jadi sekalian saja Flo menunduk di bawah meja dan terlindungi oleh para siswa lainnya yang berada diruang itu, sehingga tidak kelihatan oleh mereka berempat tadi.
Dan para siswa yang mengetahui hal itu juga hanya diam saja, tidak mau memberi tahu dimana Flo karena mereka kasihan pada Flo, dan sudah bisa mengira kalau Flo si gadis cupu akan jadi bully an untuk mereka tadi.
Makanya mereka yang ada di kelas itu hanya diam saja, dengan begitu mereka sudah bisa melindungi gadis lemah menurut mereka itu.
Mendengar perkataan mereka berempat tadi, Flo tidak tinggal diam, ia langsung menghubungi anak buah bayangannya untuk segera mengamankan sepedanya sebelum di apakan oleh ke empat orang itu tadi.
" Kurang ajar, dimana kutu buku itu menaruh sepeda bututnya itu, kenapa tidak ada di sini... sial... " kata Gilang ketika mereka sudah sampai di parkiran dan langsung mencari keberadaan sepeda Flo yang akan mereka jadikan sasaran.
Samuel, Selin dan Tiara juga langsung mencari kesana kemari sepeda yang di gunakan Flo, tapi tak kunjung mendapatkannya. Membuat mereka berempat menjadi semakin kesal dan marah terhadap gadis cupu menurut mereka itu.
__ADS_1