
Keesokan harinya, seperti yang di katakan orang tua Evan semalam, hari ini mereka berempat langsung terbang ke Indonesia pulang ke rumah mereka, dimana Nisa hanya memiliki keluarga angkat dan hanya kesana ia akan pulang.
Sesampainya di kota J Evan dan orang tuanya mengantarkan Nisa terlebih dahulu tapi tidak mampir dan hanya sampai di depan pagar saja.
Setelah itu Evan dan orang tuanya langsung pulang ke rumah mereka yang ada di kota itu untuk mempersiapkan lamaran yang akan mereka laksanakan besok.
Sedangkan Nisa masih belum memberitahu keluarga angkatnya tentang hal ini, bahkan kepulangannya yang mendadak pun tidak ada yang tahu, karena rencana sekarang ia akan mengatakannya langsung sekaligus meminta ijin pada mereka.
Karena biar bagaimanapun sekarang mereka lah keluarga Nisa sekarang, meskipun hanya keluarga angkat, tapi hanya mereka yang Nisa miliki sekarang, makanya Nisa pulang ke sini.
Dengan banyak rangkaian kata yang sudah Nisa sediakan di pikirannya untuk di sampaikan pada keluarganya sekarang, jadi sebelum masuk Nisa sudah merasa grogi dan sedikit takut, takut kalau tidak di beri ijin oleh keluarga ini.
Jadi sebelum masuk Nisa lebih dulu menormalkan perasaannya yang grogi dengan menghela napasnya berkali - kali, sampai sudah merasa sedikit tenang, baru Nisa melangkahkan kakinya mendekati pagar rumah keluarga angkatnya itu.
" Pak, orang rumah ada ?" tanya Nisa pada sekuriti yang menjaga mansion itu.
__ADS_1
" Eh non Nisa, ko ada di sini kapan pulangnya non, kenapa tidak memberi kabar biar di jemput...?" kata sekuriti itu saking terkejutnya melihat Nisa ada di situ.
" Nisa baru saja pulang pak, sengaja tidak memberikan kabar, mau ngasih kejutan hehehe... Yang lain ada di rumah kan pak ?" tanya Nisa lagi dengan cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" Oh begitu, non bisa saja, sampai bapak saja sangat terkejut jadinya. Ada non, semuanya ada di dalam bapak sama ibu Juga sudah pulang, mari non silahkan masuk " sahut sekuriti itu yang langsung mempersilahkan Nisa masuk.
" Terimakasih Pak, ya sudah Nisa masuk dulu ya, mau kasih kejutan juga ke mereka hehehe... permisi pak " kata Nisa dan langsung di anggukan sekuriti itu sambil geleng-geleng kepala melihat Nisa seperti itu.
Dengan langkah cepat Nisa langsung berdiri di depan pintu, dan kembali menormalkan napasnya yang kembali grogi.
Setelah di rasa cukup tenang, Nisa langsung memencet bel dan berkali-kali baru pintu itu terbuka.
" Baru saja bi, sengaja mau kasih surprise hehehe... yang lain dimana bi ?" kata Nisa kembali cengengesan.
" Oh, berhasil non, bibi sangat terkejut, ayo masuk non, yang lain ada di ruang keluarga sedang berkumpul bersama sekarang " kata bi Ijah.
__ADS_1
" Iya bi, ya sudah Nisa duluan ya bi, Nisa mau mengejutkan mereka semua juga sekarang hehehehe... " kata Nisa lagi yang langsung di anggukan bi Ijah sambil geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat tingkah Nisa.
Dengan langkah cepat Nisa langsung masuk ke dalam rumah sambil hati - hati Nisa melangkah dan melihat memang benar mereka semua sedang berkumpul di ruang keluarga, seperti sedang ada pembahasan yang sangat penting.
" Hai semua Nisa pulang... " kata Nisa yang langsung masuk begitu saja dan langsung berkumpul bersama mereka.
" Nisa... kapan datang kamu nak, ko tiba-tiba ada di sini, kenapa tidak ngasih kabar, biar di jemput... " kata Naya yang langsung menyambut kedatangan anak angkatnya itu dengan masih dalam keterkejutannya dan bercampur aduk dengan perasaan senang dan bahagia melihat Nisa pulang sekarang.
" Nisa... Kaget tahu, sebel banget sih ko tidak kasih kabar kalau mau pulang " kata Flo juga yang langsung menghampiri dan memeluk Nisa saking kangennya begitu juga dengan Naya dan Nadiya yang juga langsung memeluk keluarga angkat mereka itu.
" Setidaknya bilang sama Omah, biar omah jemput kamu nak, kasihan pulang sendiri. " kata Nadiya juga yang sangat terkejut dan sangat senang sekaligus karena kedatangan cucu angkatnya itu.
" Kamu tidak apa-apa kan di jalan sayang, papah takut kamu sendirian soalnya ?" tanya Dirga juga yang masih terkejut tapi juga sangat cemas takut putri angkatnya itu kenapa - kenapa.
" Nisa, baru pulang Bun, Omah, Flo...sengaja tidak ngasih kabar biar surprise hehehe... Nisa juga tidak kenapa - kenapa pah, papah tenang saja Nisa ada yang jagain ko hehehe... " sahut Nisa cengengesan, dan juga sangat bahagia di sambut baik oleh keluarga angkatnya itu, sampai mata Nisa berkaca - kaca saking bahagianya memiliki keluarga meskipun hanya keluarga angkat.
__ADS_1
Dan sungguh sangat menyesal Nisa karena pernah memiliki perasaan yang buruk pada keluarga ini, dan baru sekarang Nisa benar-benar merasakan ketulusan yang keluarga ini berikan untuknya.
" Maafkan Nisa yang pernah berburuk sangka pada kalian semua, maafkan Nisa, Nisa sangat menyayangi kalian " batin Nisa yang saat dirinya di peluk hangat oleh keluarganya ini.