Mengejar Cinta Gadis Cupu

Mengejar Cinta Gadis Cupu
Episode 48


__ADS_3

BRAAKH...


Gebrakan meja yang sangat keras di hentakan beberapa orang itu di depan meja Nisa dan sungguh membuat mereka yang ada di situ termasuk Nisa sangat terkejut.


" Hey jelek, cepat belikan kami makanan " kata orang itu yang seenaknya menyuruh Nisa.


" Jangan lupa dengan minumannya, sekarang juga... cepat " kata orang satu ya lagi yang ikut menyuruh Nisa.


Mungkin jika Nisa yang dulu akan langsung ketakutan dan langsung melakukan apa yang di perintahkan padanya.


Tapi kini Nisa tidak takut sama sekali, bahkan tidak bergeming dari tempatnya dan hanya diam saja dengan malasnya berhadapan dengan mereka.


" Apa kau tuli haah... cepat lakukan apa yang kami katakan tadi, kalau tidak... " kata orang itu lagi yang melotot dengan penuh kekesalan.


" Kalau tidak, kau akan merasakan sendiri bagaimana menderitanya Sekolah di kampus ini, cepat lakukan " kata orang satunya lagi yang sama juga dengan penuh kekesalan karena melihat Nisa tidak bergeming sama sekali

__ADS_1


BRAAKH...


Orang itu kembali menggebrak meja karena tidak di respon Nisa sama sekali.


Sampai akhirnya Nisa berdiri. " Permisi... " ucap Nisa yang langsung meninggalkan mereka yang tadi menyuruhnya.


" Hmm... Bagus, kenapa tidak dari tadi gadis cupu, cepat belikan apa yang kami katakan tadi, awas jangan lama, kalau lama kau akan mendapatkan hukuman dari kami hahahaha... " kalau orang itu lagi dengan sangat puasnya mendapat pelayanan baru bagi mereka.


Sedangkan Nisa sendiri keluar bukannya menuju ke kantin, tapi malah ke ruangan lain untuk pindah jurusan yang sudah akan mulai pelajarannya.


Dengan cepat Nisa masuk ke dalam ruangan itu di susul dengan dosen pembimbing mereka yang juga baru masuk setelah Nisa, sehingga Nisa tidak terlambat.


" Hahahaha... Rasakan kalian, emang enak menunggu, tunggulah aku sampai garing karena sampai pulang nanti aku tidak akan kembali hahahaha... " seru Nisa dalam hati yang sangat senang membayangkan kekesalan orang - orang yang mau membully nya tadi.


Dan benar saja, ke empat orang yang mau membully tadi begitu sangat kesal dan marah karena orang yang mereka suruh tadi tidak kunjung kembali membawa pesanan makanan mereka.

__ADS_1


BRAAKH... Sialan...


Lagi - lagi mereka menggebrak meja saking kesalnya lalu pergi meninggalkan ruangan itu dan kembali ke ruangan mereka.


Tidak terasa waktu berlalu, hari ini Nisa cuma mengerjakan satu mata pelajaran, sehingga ia lebih cepat pulang.


Sesampainya di apartemen, Nisa sangat terkejut melihat Sean yang sudah bersiap untuk pergi.


" Mau kemana kak Sean ?" tanya Nisa yang bingung melihat koper besar yang di bawa Sean sekarang.


" Eh Nisa, maaf ya Nis, aku lupa memberitahu mu, Kalau aku akan pulang dan pindah sekolah ke Indonesia saja. " kata Sean yang memang lupa untuk memberitahu kepulangannya pada sahabatnya itu.


" Apa... Maksud kak Sean, kak Sean pulang dan tidak kembali kesini lagi? " tanya Nisa sambil melotot pada Sean karena tidak memberitahunya dan pergi mendadak seperti ini.


" Benar, maaf jika kesannya aku meninggalkan mu, tapi itu semua ku lakukan karena ingin memperjuangkan perasaan yang sudah lama ku pendam ini Nis. " Sahut Sean berharap sahabatnya ini mengerti dengan apa yang ia katakan.

__ADS_1


" Haaah... baiklah, tapi sebelumnya aku mau tahu, apa perasaan yang kak Sean maksud tertuju pada Flo, kak Sean menyukai Flo ?" tebak Nisa dengan perasaan sedihnya, karena ia juga merasakan hal yang sama pada Sean.


Mendengar itu Sean langsung terdiam dan bingung harus menjawab apa, sampai petikan jari mengagetkannya.


__ADS_2